Media Tanam Aglaonema Yang Baik

bertaniorganik.com – Media tanam aglaonema – Penggunaan media tanam yang baik sangat berpengaruh terhadap hasil aglaonema yang kita tanam. Dengan menggunakan media tanam yang ideal, tanaman aglaonbema akan dapat tumbuh dengan optimal, memiliki akar yang kuat, daun yang subur, serta warna yang mantab.

Media tanam yang baik bagi aglaonema haruslah porous (berpori) dan dapat menyediakan unsur hara yang cukup bagi tanaman.

Media tanam sendiri dibagi menjadi 2 jenis yaitu media tanam yang keras seperti pasir malang, sekam, dan akar pakis. Serta media tanam yang lunak atau lembek seperti andaman, kaliandra, kadaka, kompos, dll.

Media tanam yang keras berperan dalam menghasilkan porousitas, sedangkan media tanam lunak berfungsi sebagai penyedia unsur hara bagi tanaman.

Jenis media tanam aglaonema yang baik

Berikut ini beberapa jenis media tanam aglaonema yang baik yang bisa anda coba:

1. Akar pakis

Media tanam berupa akar pakis berasal dari tanaman pakis yang sudah tua atau mati kemudian diambil akarnya.

bibitbunga.com

Akar pakis yang digunakan sebagai media tanam dapat diolah menjadi dua bentuk, yakni berbentuk lempengan (biasanya digunakan sebagai media tanaman anggrek), dan yang berbentuk cacahan halus dan kasar.

Baca: Cara Menanam dan Merawat Aglaonema Agar Tumbuh Subur

Cacahan akar pakis halus dapat mengisi pori-pori media dengan baik, namun media menjadi berat. Sedangkan cacahan akar pakis kasar tidak dapat mengisi pori-pori media dengan baik. Oleh karena itu sebaiknya campurkan keduanya kasar dan halus untuk mendapatkan media tanam yang baik.

Keunggulan dari media tanam akar pakis adalah sifatnya yang porous, memiliki aerasi dan drainase yang baik, serta bertekstur lunak, sehingga mudah ditembus akar tanaman.

Akar pakis yang digunakan untuk menanam aglaonema sebaiknya tidak dicacah terlalu halus karena media dapat menjadi mampat dan keras sehingga menjadi sulit untuk ditembus akar.

Sebelum digunakan sebaiknya akar pakis disterilkan terlebih dahulu agar terhindar dari bakteri dan jamur dengan cara dijemur dibawah terik matahari dan dicuci dengan air bersih.

2. Sekam padi

Sekam padi adalah media tanam yang berasal dari kulit padi. Sekam padi ini bisa berupa sekam mentah dan sekam bakar.

Kelebihan dari sekam bakar adalah memiliki kandungan karbon yang tinggi sehingga media tanam menjadi gembur. Selain itu sekam bakar atau arang sekam tidak perlu proses sterilisasi karena patogen telah mati saat pembakaran. Namun sekam bakar mudah lapuk sehingga harus sering diganti.

Baca: Agar Aglaonema Cepat Beranak Ini Dia Caranya

Sedangkan kelebihan sekam mentah adalah mudah mengikat air, tidak mudah lapuk, tinggi kandungan Kalium yang sangat dibutuhkan tanaman, serta tidak mudah menggumpal. Namun dibanding sekam bakar, sekam mentah lebih sedikit unsur hara.

3. Kompos

Kompos merupakan media tanam yang berasal dari proses fermentasi atau pelapukan bahan organik seperti jerami, sekam, daun, rerumputan dan lain lain.

Kelebihan dari kompos adalah mampu mengembalikan kesuburan tanah melalui perbaikan sifat sifatnya baik fisik, kimiawi, maupun biologis.

Selain itu kompos juga berperan sebagai fasilitator yang mampu meningkatkan efisiensi penyerapan unsur N yang sangat dibutuhkan tanaman.

4. Pasir malang

Pasir malang adalah batuan halus yang memiliki ukuran kecil dan mempunyai ukuran permukaan lebih besar daripada tanah.

media tanam pasir malang

Dibanding media tanam lain, pasir malang memiliki porousitas / rongga udara yang lebih banyak.

Baca: 7 Jenis Tanaman Hias Aglaonema Termahal

Pasir malang memiliki kandungan hara yang sangat minim bahkan kadang-kadang tidak memiliki hara sama sekali. Oleh karena itu dalam penggunaannya harus dicampur dengan media lain seperti sekam atau akar pakis.

5. Humus kaliandra

Humus kaliandra merupakan media tanam yang berasal dari pelapukan daun tanaman kaliandra (Calliandra calothyrsus). Humus dari daun kaliandra banyak mengandung nutrisi dan unsur hara sehingga sangat bagus digunakan sebagai media tanam aglonema.

Sebelum digunakan, humus kaliandra sebaiknya disterilkan terlebih dahulu dengan cara dikukus atau bisa juga direndam dalam larutan bakterisida atau fungisisda.

6. Akar kadaka

Media tanam ini berasal dari akar tanaman kadaka atau juga dikenal dengan nama paku sarang burung atau pakis sarang burung yang hidupnya menempel pada pohon lain sebagai epifit.

flamboyanasri.com

Tanaman kadaka biasanya banyak terdapat di hutan hujan tropis, dari dataran menengah sampai tinggi.

Penggunaan akar kadaka sebagai media tanam sangat baik untuk menyimpan dan menyerap air dan unsur hara yang diberikan saat pemupukan. Sehingga kandungan hara pada media tanam tidak cepat habis terbawa oleh air saat penyiraman atau air hujan.

Baca: Inilah Jenis Tanaman Hias Daun Aglaonema Berpenampilan Eksotis Yang Populer di Indonesia

Karena daya serapnya yang bagus, sebaiknya tanaman yang menggunakan media tanam akar kadaka tidak disiram terlalu banyak. Karena media yang terlalu lembab mudah terkena penyakit dan jamur.

7. Pupuk kandang

Pupuk kandang merupakan pupuk organik yang berasal dari kotoran hewan seperti kambing, kelinci, dll.

Pupuk ini sangat bagus digunakan sebagai media tanam aglonema karena memiliki kandungan unsur hara yang lengkap seperti Nitrogen (N), Fosfor (P), dan Kalium (K).

Selain itu, dalam pupuk kandang terdapat mikroorganisme yang mampu merombak bahan organik menjadi komponen yang mudah diserap tanaman.

Membuat komposisi media tanam aglaonema

Untuk membuat media tanam aglaonema yang ideal sebaiknya tidak menggunakan media tunggal seperti tanah saja atau pasir saja. Namun harus dikombinasi atau dicampur beberapa bahan atau media tanam lain.

Membuat campuran media tanam untuk aglaonema dapat bervariasi, tergantung keinginan dan ketersediaan media tanam yang dimiliki.

Berikut ini beberapa contoh komposisi media tanam yang ideal untuk aglaonema:

Komposisi media tanam yang pertama adalah cacahan akar pakis, arang sekam, pasir malang, dan kompos atau bisa juga pupuk kandang.

Bisa juga menggunakan campuran pasir, akar pakis, dan humus kaliandra. Selain itu, sekam, pasir malang, dan pupuk kandang bisa menjadi media tanam aglaonema yang baik.

Jika ingin membuat komposisi media tanam yang baik dengan bahan yang mudah didapat anda juga bisa menggunakan kombinasi tanah, sekam/ arang sekam, kompos/ pupuk kandang.

Demikian jenis-jenis media tanam yang baik bagi aglaonema semoga bermanfaat.

Artikel Terkait:

Cara Menanam Bunga Kertas Agar Cepat Tumbuh Dengan Stek Batang

Cara Menanam Bunga Mawar Potong di Pot Dengan Stek Batang

Cara Menanam dan Merawat Bunga Aster Di Pot Dengan Mudah

Cara Menanam Bunga Matahari Dari Biji Dengan Mudah