Cara Menanam Bayam Cabut Yang Baik dan Benar

bertaniorganik.com – Cara Menanam Bayam –Sahabat bertani, pada artikel kali ini kita akan mengulas cara menanam bayam yang baik dan benar. Cara menanam bayam sebenarnya tidak terlalu sulit. Tanaman sayur yang kaya akan manfaat ini dapat ditanam di lahan sempit maupun ditanam secara hidroponik.

Di Indonesia terdapat dua jenis bayam yang sering dibudidayakan yaitu:

  • Bayam cabut

Bayam ini disebut juga dengan bayam putih atau bayam sekul. Bayam cabut terdiri dari dua macam yaitu bayam merah dengan ciri batang dan daunnya berwarna kemerahan. Yang kedua bayam hijau dengan ciri batangnya berwarna keputihsn dan daunnya berwarna hijau serta bunganya terdapat pada ketiak cabang. Bayam cabut dipanen dengan cara mencabut batang beserta akarnya.

  • Bayam tahun

Bayam ini disebut juga dengan bayam potong, bayam skop atau bayam daun. Bayam tahun memiliki ciri-ciri daunnya lebar, berwarna hijau, dan bunganya terdapat dalam ujung batang. Bayam daun dipanen dengan memotong daunnya yang masih mudah.

Baca:[Tips Praktis] Cara Menanam Kangkung Darat 25 hari Panen

Syarat Tumbuh Bayam

  • Tanaman bayam merupakan jenis tanaman sayur yang dapat ditanam pada segala musim dan mudah tumbuh pada dataran rendah hingga tinggi antara 5-1000 mdpl.
  • Tanaman bayam membutuhkan sinar matahari penuh dengan curah hujan antara 1000-2000 mm/th serta kelembaban sekitar 60%.
  • Kondisi tanah yang ideal adalah tanah yang subur dan kaya akan unsur hara dengan PH 6-7

Proses Budidaya Bayam Cabut

Persiapan benih

Benih yang akan ditanam dapat dibeli ditoko pertanian atau bisa juga membuat benih sendiri. Jika ingin membuat benih sendiri perhatikan syarat berikut:

  • Indukan bayam yang akan diambil benihnya adalah indukan yang sehat dan bebas dari hama dan penyakit.
  • Indukan bayam yang akan ambil benihnya harus berumur 3 bulan.

Baca:CARA MENANAM DAUN BAWANG Dengan Benar dan Mudah Bagi Pemula

Pengolahan lahan

  • Gemburkan tanah yang akan ditanami bayam dengan cara dibajak atau dicangkul.
  • Bersihkan lahan yang sudah dibajak dari sisa-sisa ranting maupun gulma.
  • Buat bedengan dengan ukuran lebar 1o0cm, tinggi 20-30 cm, dan jarak antar bedengan kurang lebih 30 cm. Sedangkan panjang bedengan disesuaikan dengan kondisi lahan.
  • Taburkan pupuk kandang atau kompos di atas bedengan dengan dosis 10 ton per hektar. Aduk-aduk pupuk agar tercampur rata bersama tanah kemudian diamkan selama 1 minggu.
  • Jika PH tanah kurang dari 6 taburkan dolomit untuk menetralkannya.

Penanaman Benih Bayam

Benih bayam berukuran sangat kecil. Benih ditanam dengan cara menaburkannya secara merata pada bedengan. Kebutuhan benih sekitar 0,5-1 gram/m2. Untuk menaburkan benih dapat dilakukan dengan dua cara:

  • Membuat larikan

Buat larikan di atas bedengan dengan jarak antar larikan sekitar 10-15 cm. Taburkan benih pada larikan tersebut secara merata. Kemudian larikan ditutup kembali menggunakan tanah secara tipis. Larikan berfungsi untuk mengatur kepadatan tanaman sehingga tanaman tidak terlalu rapat.

  • Menaburkan benih secara merata pada bedengan

Caranya taburkan secara merata benih bayam pada bedengan. Agar benih dapat tersebar secara merata dan tanaman yang tumbuh tidak terlalu rapat, kamu dapat mencampur benih dengan tanah, dedak, atau kompos halus kemudian baru disebar di atas bedengan.

Untuk menghindari gangguan semut atau hama, semprotkan insektisida secara merata pada bedengan setelah benih ditaburkan.

Baca:Begini Cara Budidaya Seledri [Tanaman Sayur Berharga Mahal] Dengan Mudah

Perawatan budidaya tanaman bayam

Cara menanam bayam yang baik dan benar tidak terlepas dari pemeliharaan dan perawatan tanaman yang maksimal. Perawatan tanaman bayam meliputi:

  • Penyiraman

Penyiraman dilakukan sehari dua kali, pagi dan sore atau tergantung kondisi. Penyiraman sangat penting dilakukan untuk menjaga kelembaban tanah terutama saat benih baru ditabur hingga benih berkecambah.

  • Penyiangan

Penyiangan tanaman dilakukan dengan cara membersihkan gulma atau rumput yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman. Tanaman liar yang tidak dibersihkan selain mengambil nutrisi yang diperlukan tanaman juga dapat mengundang datangnya hama dan penyakit.

  • Pemupukan susulan

Setelah tanaman berumur 2 minggu lakukan pemupukan susulan agar tanaman dapat tumbuh dengan subur. Pemupukan susulan dapat dilakukan dengan merendam pupuk kandang kemudian menyiramkannya pada tanaman.

Atau bisa juga melarutkan segenggam pupuk NPK Mutiara ke dalam 20 liter air kemudian disiramkan pada tanaman. Lakukan setiap seminggu sekali atau disesuaikan dengan tingkat kesuburan tanaman.

Baca:Panduan Lengkap Budidaya Selada Keriting Bagi Pemula

Pengendalian hama dan penyakit

Beberapa hama yang sering menyerang tanaman bayam diantaranya ulat, oteng-oteng, belalang dan penggerek daun. Jika diketahui terdapat hama yang menyerang tanaman lakukan pengendalian dengan menyemprotkan insektisida seperti regent, metindo, dll.

Sedangkan penyakit yang sering menyerang tanaman bayam adalah rebah semai yang disebabkan oleh jamur. Untuk mencegahnya dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan areal tanaman, serta membuat drainase yang baik sehingga tanaman tidak terlalu lembab.

Jika penyakit sudah menyerang kamu dapat mengendalikan dengan menyemprotkan fungisida seperti antracol, cozeb, dll, sesuai dengan dosis yang dianjurkan.

Panen Bayam Cabut

Panen bayam cabut dapat dilakukan pada usia 20-25 hari setelah tanam. Panen dilakukan dengan mencabut seluruh batang beserta akarnya. Cabut tanaman bayam yang memiliki tinggi minimal 20 cm. Sedangkan tanaman bayam yang masih kecil dibiarkan hingga mencapai tinggi minimum untuk selanjutnya dipanen kembali.

Panen bayam sebaiknya dilakukan pada sore hari agar tanaman tidak layu terkena panas matahari. Dengan melakukan panen pada sore hari maka esok paginya bayam bisa langsung dijual di pasar.

Setelah bayam dipanen kemudian bayam dicuci dengan air bersih untuk membersihkan sisa-sisa tanah yang menempel pada akar. Kemudian bayam diikat untuk selanjutnya siap dipasarkan.

Demikian Cara Menanam Bayam Cabut Yang Baik dan Benarsemoga dapat bermanfaat.

Artikel Terkait