Panduan Lengkap Cara Menanam Semangka Cocok Untuk Pemula

bertaniorganik – Cara Budidaya Semangka – Tanaman semangka merupakan salah satu tanaman yang memiliki peluang bagus untuk dibudidayakan. Selain memiliki masa tanam yang relatif singkat, karena sudah bisa dipanen pada umur 55-70 hari setelah tanam. Keuntungan dari budidaya tanaman ini cukup menggiurkan.

Menurut Pak Wagimin (41 tahun), seorang petani dari desa Trengguli, Wonosalam, Demak, Jawa Tengah, penghasilannya dari menanam semangka lumayan tinggi. Beliau bisa mendapatkan keuntungan dua kali lipat dari modal yang dikeluarkan.

Bagi yang ingin melakukan budidaya semangka terutama bagi pemula, berikut ini langkah-langkah yang bisa dijadikan referensi:

Panduan Lengkap Cara Menanam Semangka

Semangka merupakan tanaman merambat dari keluarga Cucurbitaceae. Tanaman ini memiliki buah yang biasanya berbentuk bulat atau lonjong. Buah semangka memiliki kulit yang tebal dengan daging berwarna merah atau kuning. Buah semangka umumnya memiliki biji berwarna hitam kecil. Namun saat ini sudah ditemukan jenis semangka non biji.

Syarat Tumbuh Tanaman Semangka

  • Semangka merupakan tanaman yang dapat tumbuh baik di dataran rendah maupun tinggi antara 0-1000 mdpl.
  • Tanaman semangka sangat menyukai tanah yang gembur dan banyak mengandung unsur hara.
  • PH tanah yang ideal untuk budidaya semangka adalah 6-7.
  • Suhu ideal untuk tanaman semangka adalah 20-30C dan intensitas matahari minimal 7 jam/hari.

Persiapan Lahan Budidaya

  • Bersihkan lahan dari gulma dan rumput liar yang ada di sekitar lahan.
  • Gemburkan tanah dengan mencangkul atau dibajak.
  • Buat bedengan dengan ukuran lebar 70-80 cm,tinggi 30 cm dan panjang disesuaikan dengan kondisi lahan.

  • Buat jarak antar bedengan dengan ukuran sekitar 100-150cm.
  • Jika PH kurang dari 6 taburkan dolomit secara merata di atas bedengan.
  • Taburkan pupuk dasar berupa:
    • Pupuk kandang sebanyak 1 – 1,5 kg/tanaman
    • Pupuk TSP/SP36 : KCl : ZA sebanyak 100 gr/tanaman (perbandingan 2 : 1 : 1)

pemberian pupuk pada budidaya semangka

  • Aduk sampai pupuk tercampur rata dengan tanah, biarkan tersiram air hujan atau disiram sampai basah.
  • Selanjutnya bedengan ditutup dengan mulsa (opsional)
  • Buat lubang tanam di tengah bedengan dengan jarak antar lubang sekitar 80-90 cm.

Persiapan Bibit Semangka

Setelah persiapan lahan selesai dilakukan, tahap selanjutnya adalah menyiapkan bibit atau benih. Anda dapat memilih jenis semangka non biji atau biji. Benih dapat anda dapatkan di toko pertanian.

  • Siapkan media semai berupa campuran pupuk kandang yang telah matang atau sudah difermentasi dan tanah.
  • Masukkan media semai ke dalam polybag kecil
  • Rendam benih ke dalam air hangat kuku + zpt (bisa juga menggunakan air bawang merah) selama 3-5 jam.
  • Tiriskan dan dicambahkan dengan cara dibungkus menggunakan koran atau kain basah. Setelah 2-3 hari biasanya benih sudah berkecambah.
  • Setelah 3 hari masukkan benih ke dalam polybag kecil yang sudah dipersiapkan.
  • Bibit siap untuk ditanam setelah berusia 7-10 hari atau tumbuh daun 2-3 helai.

Cara Menanam Bibit Semangka

  • Setelah 7-10 hari atau telah tumbuh 2-3 helai daun, bibit siap untuk ditanam.
  • Penanaman sebaiknya dilakukan pada sore hari. Sebelum tanam, usahakan lubang dalam keadaan basah atau disiram terlebih dahulu jika tidak turun hujan sebelumnya.
  • Tanam bibit dengan cara merobek plastik polybag secara perlahan.
  • Kemudian masukkan bibit beserta tanah atau media semai ke dalam lubang tanam dengan jumlah 1 bibit per lubang tanam.
  • Tutup dengan tanah disekeling lubang tanam agar bibit tidak layu saat siang hari dan meminimalisir gangguan jangkrik.

Perawatan Tanaman Semangka

Penyiraman

Lakukan penyiraman setiap 3 hari sekali atau sesuai kondisi

Mengatur posisi ranting

Atur batang utama dan ranting pada sisi bedengan supaya rapi dan mudah dalam pemeliharaan

Pemupukan Susulan

  • Pemupukan susulan pertama dilakukan pada usia 10 HST dengan cara dikocor NPK 16-16-16 dengan dosis 5 gr NPK/300 ml air/tanaman.
  • Pemupukan selanjutnya dilakukan setiap 4 -5 hari sekali dengan penambahan dosis secara berkala.

Penyiangan

Lakukan penyiangan untuk membersihkan gulma atau rumput liar yang dapat menggnggu pertumbuhan tanaman semangka.

Perempelan Buah

Perempelan buah dilakukan dengan membuang buah yang tidak normal dan buah pada daun pertama sampai daun ke 13. Buah yang dipelihara adalah buah pada daun ke 14 keatas. Untuk menghasilkan buah yang maksimal, sisakan 2 – 3 buah saja perpohon.

Hama dan Penyakit Tanaman Semangka

Hama tanaman semangka

  • Penggerek Daun, Penggerek daun memakan dan merusak daun, terutama pada tanaman muda. Pencegahan dapat dilakukan dengan penyemprotan insektisida.
  • Kutu Daun (Aphids) : Menghisap cairan pada daun muda dan menyebabkan keriting daun. Penanggulangan dapat dilakukan penyemprotan insektisida berbahan aktif abamektin.
  • Thrips : Hama trhips menyerang daun muda dan menyebabkan keriting daun. Dapat ditanggulangi dengan penyemprotan insektisida berbahan aktif abamektin.
  • Lalat Buah : Lalat buah menyerang buah muda dan menyebabkan buah busuk dan rontok. Pencegahan dapat dilakukan dengan perangkap lalat buah atau penyemprotan insektisida yang berbau tajam.
  • Ulat Grayak : Ulat grayak merusak dan memakan daun, juga merusak bakal buah. Dapat dikendalikan dengan penyemprotan insektisida.
  • Ulat Tanah : Ulat tanah aktif pada malam hari, merusak tunas muda dan tanaman muda. Dapat dikendalikan dengan penyemprotan insektisida.

Penyakit tanaman semangka

  • Rebah Semai : Penyakit rebah semai atau dumping-off disebabkan oleh cendawan, dapat dicegah dengan penyemprotan fungisida.
  • Layu Fusarium : Tanaman yang terserang kelihatan segar pada pagi hari, layu pada siang hari dan kembali segar pada sore hari. Kemudian mati. Dapat dicegah dengan perlakuan trichoderma, PGPR dan penyemprotan fungisida.
  • Bercak Daun / Antraknosa : Ditandai dengan adanya bercak-bercak hitam kecoklatan berbentuk bulat dan menyebar hingga daun mengering. Dikendalikan dengan penyemprotan fungisida.
  • Busuk Buah : Busuk buah disebabkan oleh baktri, cendawan dan lalat buah. Dapat dikendalikan dengan penyemprotan bakterisida dan fungisida.

Panen Semangka

  • Semangka dapat dipanen pada usia 55-60 hari setelah tanam jika ditanam pada dataran rendah. Dan usia 65-70 jika ditanam di dataran tinggi.
  • Buah semangka yang siap panen adalah buah semangka yang telah matang dengan ciri-ciri:
    • Warna kulit buah memudar
    • Sulur yang ada dipangkal tangkai buah mengering
  • Pemanenan sebaiknya dilakukan setelah embun kering yaitu sekitar pukul 09.00 dan cuaca dalam kondisi cerah (tidak turun hujan) agar buah tidak mudah basah dan mudah busuk.
  • Petik buah semangka beserta tangkainya agar dapat disimpan dalam waktu yang lebih lama.

Demikian Panduan Lengkap Cara Menanam Semangka semoga dapat bermanfaat. Salam sukses

Baca Juga

[PANDUAN TEKNIS] Cara Menanam Semangka di Pot (Polybag) dengan Sangat Mudah

Panduan Praktis Cara Menanam Buah Melon

Kiat Sukses Budidaya Timun Hibrida Berbuah Lebat [35 Hari Panen]

Cara Menanam Labu Kuning (Waluh) Dengan Mudah Agar Cepat Berbuah Lebat

Budidaya Pare Hibrida, Peluang Bisnisnya Tak Sepahit Rasanya