10 Jenis Bebek Petelur Unggul yang Terbaik Untuk Dibudidayakan

jenis bebek petelur unggul terbaik untuk dibudidayakan

Jenis Bebek Petelur Unggul – Sahabat bertaniorganik, pada artikel kali ini kita akan membahas jenis bebek petelur unggul terbaik untuk dibudidayakan.

Sebab penggunaan bibit unggul menjadi salah satu faktor yang menentukan kesuksesan dalam beternak itik petelur.

Yang dimaksud dengan bebek unggul tentu saja adalah yang memiliki produktivitas telur yang tinggi serta memiliki ketahanan terhadap penyakit.

Nah, berikut ini beberapa jenis bebek petelur unggul terbaik untuk dibudidayakan

Jenis Bebek Petelur Unggul

1. Bebek Jawa

Salah satu bebek lokal Indonesia ini dikenal dengan nama bebek jawa karena banyak diternakkan di pulau Jawa. Meskipun saat ini bebek jenis ini sudah banyak diternakkan di berbagai wilayah di Indonesia

Sebagai bebek petelur, bebek jawa memiliki produktivitas yang tinggi. Dalam setahun bebek ini mampu menghasilkan telur dengan jumlah 250-300 butir.

Bebek jawa mulai menghasilkan telur pada usia 5-6 bulan dan tetap produktif hingga usia 2 tahun.

2. Bebek Karawang

Bebek ini sebenarnya masih satu spesies dengan bebek jawa, namun karena banyak dibudidayakan di daerah Karawang, Jawa Barat, maka orang menyebutnya bebek jawa.

Bebek karawang mudah dikenali dari ciri khasnya berupa bulunya yang berwarna kecoklatan dengan lehernya yang panjang.

3. Bebek Cirebon

Selain bebek Karawang, jenis bebek Jawa lain adalah bebek Cirebon atau disebut juga bebek rambon.

Bebek ini disebut dengan bebek Cirebon karena banyak dibudidayakan di daerah Cirebon, Jawa Tengah.

4. Bebek Mojosari

Bebek Mojosari merupakan bebek petelur unggul yang berasal dari daerah Mojosari, Jawa Timur.

Meskipun bentuk badannya yang terbilang kecil namun memiliki bentuk telur yang besar.

Bebek Mojosari memiliki produktivitas telur yang cukup tinggi. Dengan pemeliharaan secara tradisional saja bebek ini mampu menghasilkan telur sekitar 220-250 butir pertahun, apalagi dengan pemeliharaan sistem intensif pasti bisa lebih.

Bebek mojosari akan mulai bertelur pada usia 6 bulan dan mulai stabil produktivitasnya pada umur 7 bulan.

5. Bebek Magelang

Bebek magelang merupakan jenis bebek yang berasal dari daerah Magelang, Jawa Tengah.

Bebek ini memiliki ciri khas berupa bulu berwarna putih yang melingkar di leher mirip seperti kalung sehingga bebek ini juga sering disebut sebagai bebek kalung.

Untuk produktivitasnya bebek ini mampu menghasilkn telur antara 200-230 butir/tahun.

6. Bebek Tegal

Bebek petelur yang masih satu spesies dengan bebek jawa ini berasal dari daerah Tegal, Jawa Tengah. Karena itulah bebek ini disebut dengan bebek Tegal.

Bebek tegal dikenal memiliki kemampuan untuk menempuh perjalanan jauh, sehingga bebek ini banyak diternakkan secara tradisional dengan cara diumbarkan ke alam bebas.

Untuk produktivitas, bebek tegal mampu menghasilkan telur hingga 250 butir per tahun dengan masa bertelur dimulai pada usia 5,5 bulan.

7. Bebek Alabio

Bebek Alabio merupakan bebek petelur yang berasal dari Kecamatan Alabio, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan.

Produktivitas bebek Alabio sangat tinggi karena mampu menghasilkan telur hingga 300 butir per tahun. Namun telur yang dihasilkan bebek ini berukuran kecil dibanding telur jenis bebek lain.

Keunggulan lain dari bebek Alabio adalah daya tahan tubuhnya yang kuat, cepat besar, dan rasa dagingnya yang lezat.

Karena berbagai keunggulan yang dimilikinya, bebek Alabio banyak disilangkan dengan bebek jenis lain seperti bebek Mojosari.

8. Bebek Khaki Champbell

Bebek Khaki Champbell adalah bebek hasil persilangan antara bebek Jawa dan bebek Rouen dari Perancis.

Keunggulan dari bebek Khaki Champbell adalah daya tahan tubuhnya yang cukup tinggi dan prduktivitas telurnya yang juga tinggi.

Barena bebek ini mampu menghasilkan telur hingga 330 butir per tahun.

Namun bila dibandingkan dengan telur bebek lain, telur yang dihasilkan bebek ini memang lebih kecil dan warna kulitnya telurnya putih.

Sehingga kurang bisa diterima oleh masyarakat Indonesia yang terbiasa dengan warna kulit telur bebek yang kebiru-biruan.

9. Bebek MA-2000 (Bebek Ratu)

Bebek ratu adalah bebek unggul hasil persilangan antara bebek betina Alabio dan bebek jantan Mojosari.

Bebek ratu mewarisi seluruh keunggulan dari indukannya yaitu mampu menghasilkan telur hingga 260 butir, dengan bentuk seragam, dan tahan terhadap penyakit.

Keunggulan lain adalah mampu bertelur pada usia 4,5 – 5 bulan dengan masa produksi hingga 2 tahun.

Telur yang dihasilkan bebek ratu memiliki warna hijau kebiru – biruan.

10. Bebek Bali

Bebek bali disebut juga dengan bebek pinguin karena cara berjalannya seperti pinguin.

Bebek bali sebenarnya masih sejenis dengan bebek jawa. Nanya bebek ini memiliki ciri khas berupa warna bulu putih mengkilap dan jambul di atas kepalanya, sehingga bebek ini juga sering dijadikan sebagai bebek hias.

Bebek bali mampu memproduksi telur sekitar 150-220 butir per tahun.

Itulah 10 Jenis Bebek Petelur Unggul yang Terbaik Untuk Dibudidayakan. Semoga dapat menjadi referensi untuk peternak sekalian.