Cara Menanam Melon di Polybag di Halaman Rumah

cara menanam melon di polybag di halaman rumah

Cara Menanam Melon di Polybag di Halaman Rumah – Menanam melon (Curcumis melo L) dalam polybag atau pot sering diistilahkan dengan tabulampot atau tanaman buah melon dalam pot.

Melon merupakan tanaman buah yang masih berkeluarga dengan semangka yaitu dari suku Cucurbitaceae atau labu-labuan. Tanaman ini termasuk jenis tanaman yang mempunyai nilai ekonomi tinggi.

Pemanfaatan melon biasanya digunakan sebagai hidangan penutup, dibuat jus buah, campuran berbagi minuman segar, serta banyak digunakan dalam industri food and drink.

Budidaya melon pada umumnya dilakukan secara komersil, yaitu pada lahan yang luas dengan modal yang lumayan besar.

Nah jika kamu hobi berkebun dan ingin menanam melon namun tidak memiliki lahan yang luas, kamu bisa lho menanam melon dalam polybag.

Ingin tahu caranya? yuk simak ulasannya.

Syarat Tumbuh Tanaman Melon Dalam Polybag

Sebelum kita membahas cara menanam melon dalam polybag, ada baiknya kita tahu dulu syarat tumbuh tanaman melon. Karena meskipun menanam melon itu mudah, namun dalam prakteknya kita tidak boleh asal asalan.

Dengan mengetahui syarat tumbuh tanaman melon, harapannya tanaman kita nanti bisa tumbuh optimal.

Apa saja ya syarat tumbuh tanaman melon dalam polybag?

1. Tanaman melon membutuhkan cahaya matahari penuh minimal 8 jam sehari. Oleh karena itu nantinya letakkan polybag pada tempat yang terkena cahaya matahari penuh, hindari meletakkan plybag pada tempat yang teduh atau ternaungi.

2. Melon merupakan tanaman yang sangat menyukai media tanam yang gembur, sedangkan media tanam dalam polybag cenderung mudah padat. Karena itu gunakanlah media tanam yang pas, yang tidak mudah padat agar tanaman melon dapat tumbuh optimal.

3. Selain membutuhkan media yang gembur, tanaman melon juga membutuhkan media yang subur dan banyak mengandung unsur hara. Karena media dalam pot terbatas, maka gunakanlah media yang memberikan nutrisi yang cukup bagi tanaman.

4. Hindari menggunakan pot atau polybag yang berukuran kecil, karena melon memiliki perakaran yang panjang dan banyak.

5. Tanaman melon sangat membutuhkan air namun tidak menyukai media yang terlalu becek atau basah. Karena itu siramlah tanaman secukupnya dan jaga kelembaban media tanam agar tidak sampai kelebihan ataupun kekurangan air.

Cara Menanam Melon Dalam Polybag

Persiapan alat dan bahan

  • Siapkan polybag berukuran 40 x 50cm atau 37 x 40 cm.
  • Tempat atau lahan untuk menata polybag.
  • Ajir atau lanjaran dengan ukuran panjang 1,5 – 2 cm.
  • Peralatan lain seperti pisau potong, gunting, dan tali rafia.

Persiapan media tanam

Siapkan media tanam berupa campuran tanah gembur, pupuk kandang, sekam bakar/arang sekar, dan sekam mentah dengan perbandingan 3:2:1:1. Aduk media tanam hingga tercampur rata.

Untuk tanah, akan lebih baik bila menggunkan tanah topsoil (tanah lapisan atas) atau bisa menggunakan tanah bekas pembakaran sampah atau tanah yang ada di bawah pohon bambu.

PH ideal untuk tanaman melon adalah 6-7. Kamu bisa mengukurnya dengan PH meter atau kertas lakmus. Jika PH kurang dari 6, taburkan dolomit pada media tanam.

Masukkan media tanam ke dalam polybag hingga kira kira 3/4 dari bibir polybag.

Tambahkan pupuk dasar ke dalam polybag berupa pupuk NPK 5 gram dan Furadan 2 gram per polybag.

Diamkan media tanam hingga kira-kira 5 hari esebelum penanaman.

Persiapan bibit melon

Tahap berikutnya adalah mempersiapkan bibit melon. Sebaiknya pilihlah bibit melon yang unggul dan tahan hama dan penyakit.

Bibit melon bisa kita peroleh di toko pertanian. Namun jika hanya membutuhkan benih yang sedikit, benih bisa dibeli secara online.

Selanjutnya cara menanam melon bisa langsung dari bijinya (langsung ditanam di polybag) atau benih disemai terlebih dahulu. Jika ingin disemai, berikut ini cara menyemai biji melon:

  • Siapkan media semai berupa campuran tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 3:1.
  • Masukkan campuran tanah dan pupuk kandang ke dalam polybag kecil atau pot tray (pot semai).
  • Rendam benih melon dalam air hangat selama kurang lebih 2 jam.
  • Tiriskan benih dan bungkus dengan kertas koran yang sudah dibasahi dengan air.
  • Masukkan kertas koran dalam kantong plastik hitam dan simpan pada tempat yang gelap dan hangat selama kurang lebih 24 jam.
  • Setelah benih berkecambah, buat lubang tanam pada media semai dan tanam biji melon dengan hati-hati.
  • Setelah seminggu, bibit melon sudah siap dipindah ke media tanam.

Menanam bibit melon di polybag

Setelah bibit melon berumur 1 minggu, bibit siap untuk dipindah ke media tanam.

Sebelum penanaman sebaiknya lakukan penyiraman media terlebih dahulu.

Buat lubang tanam pada media tanam sesuai ukuran pot semai.

Lepaskan pot semai dengan hati-hati dan tanam bibit pada lubang tanam dengan 1 bibit dalam 1 lubang tanam.

Waktu terbaik untuk menanam melon adalah pagi atau sore hari.

Setelah penanaman selesai dilakukan, selanjutnya polybag bisa ditata rapi pada tempat yang telah disediakan.

Perawatan tanaman melon di polybag

Agar tanaman melon dapat tumbuh dan berkembang dengan baik maka perlu dilakukan perawatan. Berikut ini langkah-langkah perawatan tanaman melon dalam polybag:

Pemasangan ajir, pemasangan ajir dapat dilakukan sebelum atau sesudah penanaman dengan cara menancapkannya ke media tanam dengan jarak kira-kira 5 cm dari batang tanaman. Atau bisa juga dipasang diluar (disamping) polybag.

Penyulaman

Lakukan penyulaman segera jika terdapat tanaman yang mati atau tumbuh tidak normal.

Penyiraman

Lakukan penyiraman secukupnya jangan sampai berlebihan.

Penyiangan

Lakukan penyiangan dengan cara mencabut rumput atau gulma yang tumbuh pada media tanam.

Pemangkasan cabang dan seleksi buah

Pemangkasan perlu dilakukan agar tanaman melon dapat tumbuh dengan maksimal dan menghasilkan buah yang optimal. Cara pemangkasan cabang:

  • Pilih 2- 3 cabang yang paling besar untuk dipelihara. Sedangkan cabang lain yang kecil dan tunas-tunas yang tumbuh pada ketiak daun juga dipangkas.
  • Pemangkasan bisa dilakukan pada hari ke 14 atau 2 minggu setelah tanam.
  • Selain cabang dan tunas, daun-daun yang menguning dan terserang juga harus dipangkas.

Sedangkan untuk seleksi buah caranya adalah:

  • Pilihlah calon buah pada cabang atau tunas ke 7-12.
  • Pilihlah calon buah yang memiliki ukuran dan bentuk paling bagus untuk dipelihara. Sedangkan calon buah yang yang kurang bagus dibuang.
  • Dalam satu tanaman idealnya kamu bisa mempertahankan 2-3 buah untuk dipelihara, tergantung kondisi tanaman.

Pemupukan tanaman melon dalam polybag

Pemupukan tanaman melon dilakukan setelah penanaman hingga mendekati waktu panen.

Pemupukan susulan diperlukan untuk memenuhi asupan nutrisi bagi tanaman.

Pupuk yang digunakan untuk tanaman melon adalah pupuk NPK 16:16:16 dan KNO3. Pemupukan bisa dilakukan dengan cara ditaburkan 5 cm dari batang atau dilarutkan dalam air dan dikocorkan di samping batang tanaman. Berikut ini dosisi pemupukan tanaman melon:

  • Pupuk susulan I : Dilakukan saat tanaman melon berumur 14 hari setelah tanam. Pupuk yang digunakan berupa pupuk NPK 16:16:16 dengan dosis 10 gram/tanaman.
  • Pupuk susulan II : Dilakukan saat tanaman melon berumur 24 hari setelah tanam. Pupuk yang digunakan berupa pupuk NPK 16:16:16 dengan dosis 10 gram/tanaman.
  • Pupuk susulan III : Dilakukan saat tanaman melon berumur 34 hari setelah tanam. Pupuk yang digunakan berupa pupuk NPK 16:16:16 dengan dosis 10 gram/tanaman.
  • Pupuk susulan IV : Dilakukan saat tanaman melon berumur 44 hari setelah tanam. Pupuk yang digunakan berupa pupuk NPK 16:16:16 dengan dosis 10 gram/tanaman.
  • Pupuk susulan V : Dilakukan saat tanaman melon berumur 54 hari setelah tanam. Pupuk yang digunakan berupa pupuk KNO3 dengan dosis 5 gram/tanaman.
  • Pupuk Daun : Gunanya untuk memenuhi kebutuhan unsur hara mikro. Caranya semprotkan di atas permukaan daun setiap 1 minggu sekali.

Pengikatan tanaman

Tanaman melon yang telah memiliki kurang lebih 40 cm perlu diikarkan ke ajir. Tujuannya agar tanaman tidak menjalar ke mana mana.

Jika tanaman semakin tinggi, maka perlu dilakukan lagi pengikatan. Jarak pengikatan pertama dengan pengikatan selanjutnya kira-kira 40 cm.

Pengikatan buah

Selain batang, buah melon juga perlu diikat. Tujuannya agar tangkai tanaman tidak patah saat buah melon tumbuh membesar.

Ikat pada bagian cabang tempat tumbuh buah yang posisinya horisontal.

Pengendalian hama dan penyakit

Karena kita menanam melon menggunakan media dalam polybag, pengendalian dapat dilakukan secara mekanik yaitu dengan mengambil langsung hama yang ditemukan pada tanaman.

Selain secara mekanik, kamu juga bisa menggunakan insektisida untuk mengendalikan hama dan fungisida untuk mengendalikan penyakit yang disebabkan oleh jamur.

Panen Buah Melon

Setelah perjuangan yang cukup melelahkan sekarang saatnya kita merasakan hasilnya. hehe

Kamu bisa memanen buah melon setelah tanaman berumur kurang lebih 90 hari setelah tanam.

Buah melon yang siap dipanen memiliki ciri-ciri:

cara menanam melon di polybag di halaman rumah
buah melon siap panen
  • Buah sudah mengeluarkan aroma harum khas buah melon,
  • Serat jala yang terdapat pada permukaan kulit buah kelihatan kasar dan jelas
  • Terdapat retakan-retakan kecil pada kulit buah sekitar tangkai
  • Warna kulit hijau kekuningan dan daun-daun tanaman sudah mengering.