Mengenal Rumput Odot Pakan Favorit Untuk Kambing dan Kelinci

Bertaniorganik.com – rumput odot – Sahabat bertani, tentu kalian sudah tidak asing dengan yang namanya rumput gajah. Rumput yang memiliki bentuk batang mirip dengan tebu ini biasanya dibudidayakan untuk memenuhi kebutuhan pakan hijauan ternak khususnya sapi dan kerbau. Karena ternak lain seperti kambing atau domba kurang menyukai rumput gajah.

Nah beberapa tahun belakangan ini muncul variteas baru dari rumput gajah yang dikenal dengan rumput odot. Dari penuturan beberapa peternak yang telah menanam rumput odot, rumput yang terbilang baru ini lebih disukai ternak, tak hanya sapi dan kerbau, kambing, domba, kelinci, hingga ayam juga sangat menyukainya.

Apa itu rumput odot?

Rumput yang memiliki nama latin Pennisetum pupureum cv mott merupakan rumput yang masih satu varietas dengan rumput gajah. Rumput odot yang dalam bahasa inggris disebut dwarf atau drast elephant atau mott elephant grass ini pertama kali dikembangkan oleh Dr W Hanna dari Georgia, Amerika serikat. Kemudian dikembangkan lagi oleh Dr Mott di Florida, Amerika serikat. Sehingga nama latin dari rumput ini ditambahkan kata Mott dibelakangnya.

Di Indonesia rumput odot mulai dikenal sejak 2007. Bagaimana kemunculan umput odot di indonesia? Menurut beberapa sumber, rumput ini pertama kali dibawa dari Kanada oleh seorang TKI yang berasal dari Tulungagung bernama pak Odot. Itulah kenapa rumput ini disebut rumput odot.

Baca: Cara Termudah Budidaya Azolla Microphylla Untuk Pakan Ternak dan Ikan Kaya Nutrisi

Singkat cerita pak odot kemudian mulai menanam rumput ini dikebun. Saat itulah hewan-hewan ternaknya terlihat sangat menyukai dan melahap rumput yang ditanamnya. Hingga akhirnya banyak masyarakat untuk ikut menanamnya.

Keunggulan rumput odot

Meskipun dikenal sebagai jenis rumput baru, namun saat ini penyebaran rumput odot sudah  hampir merata diseluruh Indonesia. Banyak peternak yang kini mulai tertarik untuk membudidayakan rumput odot.

Dibanding rumput gajah rumput odot memang memiliki beberapa keunggulan. Berikut ini beberapa keunggulan yang dimiliki rumput odot:

  1. Rumput odot memiliki daun dan batang yang lebih lunak serta tidak memiliki bulu gatal. Dengan tekstur seperti ini menjadikan rumput odot sangat disukai oleh hewan ternak.
  2. Rumput odot memiliki pertumbuhan yang cepat, dalam usia 6-7 minggu setelah tanam sudah bisa dipanen. Dan dalam waktu 2 hari setelah di panen daunnya akan bersemi kembali.
  3. Cara penanaman rumput odot sangat mudah dan tidak memerlukan perawatan khusus.
  4. Produktivitas rumput odot sangat tinggi dengan jumlah anakan bisa mencapai 50-80 batang tiap rumpunnya.
  5. Rumput odot mudah beradaptasi pada berbagai kondisi lahan. Rumput odot bisa ditanam di sawah, pekarangan, maupun di pingggir parit. Rumput odot juga dapat ditanam di lahan kering sehingga selain berfungsi sebagai pakan ternak juga berperan dalam penghijauan.

Baca:Manfaat dan Kegunaan EM4 Untuk Pertanian, Peternakan, dan Perikanan

Kandungan nutrisi rumput odot

Rumput odot selain unggul dari segi fisik, juga memiliki kandungan gizi yang tinggi dan yang sangat bermanfaat dalam meningkatkan bobot hewan ternak. Berikut ini kandungan nutrisi pada rumput odot yang sangat bagus bagi hewan ternak, yaitu:

  • Protein kasar 14 %
  • Kadar lemak batang 0.91
  • Kadar lemak daun 2.72%
  • CP batang 8.1 %
  • CP daun 14.35%
  • Digestibility batang 62.56%
  • Digestibility daun 72.68%

Cara budidaya rumput odot

Budidaya rumput odot dapat dilakukan dengan perkembangbiakan metode vegetatif. Metode vegetatif ini dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu dengan cara stek atau menanam odot dengan cara memotong batang rumput odot menjadi beberapa bagian. Serta dengan menanam menggunakan anakan, yaitu mengambil beberapa anakan dari rumpun rumput odot untuk ditanam.

Baca: Cara Menanam Rumput Odot Yang Baik dan Benar

Anda dapat membudidayakan rumput ini dengan pola monokultur atau bisa dengan menanamnya di sela-sela tanaman lain (tumpangsari).

Selanjutnya, setelah rumput odot dipanen, rumput odot bisa langsung diberikan pada hewan ternak atau bisa juga dibuat silase rumput odot.

Baca Juga

[PELUANG BISNIS MONCER] Cara Ternak Entok Agar Cepat Besar dan Menguntungkan

Cara Mudah Membuat Probiotik Alami Untuk Fermentasi Pakan Ternak

Cara Budidaya dan Merawat Marmut Bagi Pemula Secara Lengkap

Budidaya Sereh Wangi, Tanam Sekali Panen Bertahun-tahun