Mengenal Tanaman Porang, Harga dan Manfaatnya

bertaniorganik.com – Tanaman Porang – Mungkin masih banyak dari masyarakat yang belum familiar dengan tanaman porang. Meskipun beberapa tahun belakangan tanaman ini menjadi komoditas ekspor yang diburu para investor Jepang dan China, yang tentu saja dengan harga jual yang menggiurkan.

Mengenal Tanaman Porang, Tanaman Mirip Suweg Buruan Para Investor

Apa itu porang? Porang (Amorphophallus Muelleri Blume) atau sering disebut iles-iles merupakan tanaman penghasil umbi dari keluarga Araceae dan genus Amorphophallus. Tumbuhan porang memiliki ciri-ciri yaitu tumbuh dengan tangkai atau batang tunggal yang berdiri tegak dan lunak, bercorak belang hijau putih seperti panu. Batang tunggal tersebut kemudian akan memecah membentuk cabang dan cabang tersebut akan memecah lagi membentuk tangkai daun.

Sekilas tanaman porang memiliki penampilan fisik yang sangat mirip dengan tanaman suweg. Sehingga kemudian banyak orang yang mengira porang adalah suweg. Padahal keduanya berbeda. Apa perbedaan porang dan suweg? Bedanya adalah tanaman porang memiliki bintil yang terletak di cabang tangkai daun. Bintil ini dikenal dengan nama katak.

Syarat Tumbuh Tanaman Porang

Tanaman porang merupakan tanaman yang hidup di hutan tropis. Tanaman ini juga dapat tumbuh dengan baik pada dataran rendah serta mudah hidup di antara tegakan pohon hutan seperti pohon sono, pohon mahoni, dan pohon jati. Tanaman porang termasuk tanaman semak karena hanya memiliki tinggi 100 – 150 cm dengan umbi yang berada di dalam tanah.

Meskipun tanaman porang mudah tumbuh pada berbagai jenis tanah, Namun dalam budidaya tanaman porang agar berhasil dengan baik, sebaiknya perlu memperhatikan syarat-syarat berikut ini:

  • Keadaan Iklim

Tanaman porang dapat tumbuh pada ketinggian antara 0-700 mdpl, namun yang paling ideal berada pada ketinggian 100-600 mdpl.

Tanaman Porang memiliki sifat khusus yaitu sangat toleransi terhadap naungan atau tempat teduh (tahan tempat teduh). Tanaman Porang hanya membutuhkan cahaya maksimum sampai 40%.

  • Keadaan Tanah

Untuk hasil yang optimal, tanaman porang menghendaki kondisi tanah yang gembur/ subur serta tidak becek (tergenang air) dengan PH tanah antara 6 – 7 serta pada kondisi jenis tanah apa saja.

  • Kondisi Lingkungan

Tanaman porang dapat tumbuh dengan baik diantara berbagai jenis tanaman naungan seperti Jati, Mahoni Sono, dan lain-lain. dengan tingkat kerapatan naungan minimal 40% sehingga semakin rapat semakin baik.

Perkembangbiakan Porang

Perkembangbiakan tanaman porang dapat dilakukan dengan cara generatif maupun vegetatif. Secara umum perkembangbiakan tanaman porang dapat dilakukan dengan beberapa cara:

  • Perkembangbiakan dengan Katak

Katak merupakan bintil berwarna coklat kehitaman yang muncul pada pangkal atau tangkai daun. Dalam 1 kg Katak berisi sekitar 100 butir katak. Katak ini pada masa panen dikumpulkan kemudian disimpan sehingga bila memasuki musim hujan bisa langsung ditanam pada lahan yang telah disiapkan.

  • Perkembangbiakan dengan Biji/Buah
sumber: www.Antarafoto.com

Tanaman Porang pada setiap kurun waktu empat tahun akan menghasilkan bunga yang kemudian menjadi buah atau biji. Dalam satu tongkol buah bisa menghasilkan biji sampai 250 butir yang dapat digunakan sebagai bibit Porang dengan cara disemaikan terlebih dahulu.

  • Perkembangbiakan dengan Umbi

Dengan umbi yang kecil, ini diperoleh dari hasil pengurangan tanaman yang sudah terlalu rapat sehingga perlu untuk dikurangi. Hasil pengurangan ini dikumpulkan yang selanjutnya dimanfaatkan sebagai bibit.

Dengan umbi yang besar, ini dilakukan dengan cara umbi yang besar tersebut dipecah-pecah sesuai dengan selera selanjutnya ditanam pada lahan yang telah disiapkan.

Panen Porang

youtube: paidi porang

Umbi porang dapat dipanen setelah tanaman berusia 3 tahun atau batang porang sudah terlihat menguning.

Dalam setiap pohon dapat memanen hasil sebanyak 2 Kg umbi, dan dalam setiap hektarnya dapat diperoleh 12 ton atau sekitar 1,5 ton kering.

Manfaat Porang

Tanaman porang memiliki hasil berupa umbi yang mengandung Glucomannan yang berbentuk tepung. Glucomannan sendiri merupakan serat alami yang larut dalam air dan diekstrak dari akar ubi gajah, yang juga dikenal sebagai konjac mannan. Glukomanan lazim digunakan sebagai aditif makanan sebagai emulsifier dan pengental.

Porang menjadi buruan para investor bukan tanpa alasan. Karena tanaman yang satu ini diketahui memiliki banyak manfaat. Sejumlah manfaat tersebut di antaranya:

  • Sebagai bahan pembuatan lem yang ramah lingkungan.
  • Campuran pada pembuatan kertas agar kuat dan lemas.
  • Pengganti media tumbuh mikroba.
  • Glucomannan pada tanaman porang yang berbentuk gel dapat dimanfaatkan sebagai pengganti gel silicon yang sangat baik sebagai isolator listrik.
  • Bahan campuran pembuatan komponen pesawat terbang dan parasut.
  • Di Jepang, bahan makanan ini banyak disukai untuk mie shiratake atau konyaku.
  • Sebagai penjernih air
  • Pengikat formulasi tablet.
  • Sebagai pengental sirup dan perekat pada es krim sehingga tidak mudah/tidak cepat meleleh.
  • Mengurangi kadar kolesterol dalam darah dan memperlambat pengosongan perut dan mempercepat rasa kenyang sehingga cocok untuk makanan diet bagi penderita diabetes.
  • Porang merupakan serat yang secara alami dapat larut dalam air dan tembus cahaya serta bersifat seperti agar-agar dan tidak berbau sehingga dapat digunakan sebagai pengganti agar-agar.
  • Mengandung vitamin A dan B lebih tinggi dari kentang.
  • Kandungan karbohidratnya lebih dari 80 persen.
  • Bahan campuran pembuatan pengkilap kain, perekat kertas, cat, kain katun dan wol, dan bahan imitasi yang memiliki sifat lebih baik dari milum serta harganya lebih murah.
  • Pengganti gelatin sebagai bahan pembuat negatif film, isolator, dan seluloid karena sifatnya yang mirip selulosa. Sehingga dapat sebagai pengganti selulosa dalam film.
  • Larutan mannan jika dicampur dengan gliserin atau natrium hidroksida bisa dibuat bahan kedap air.
  • Mannan juga dipergunakan untuk menjernihkan air dan memurnikan bagian-bagian keloid yang terapung dalam industri bir, gula, minyak dan serat.
  • Porang dipakai industri tekstil dipakai sebagai pengganti kanji sehingga kain katun, linen, wol dan kain-kain dari bahan imitasi lebih mengkilap

Nilai Ekonomis Porang

idealoka.com

Sebenarnya tanaman porang sudah dibudidayakan sejak 1970-an silam. Namun, sementara ini budidaya porang masih berpusat di daerah Jawa terutama Jawa Timur. Padahal tanaman porang memiliki prospek yang sangat bagus untuk dikembangkan. Tanaman porang merupakan komoditas ekspor dengan pangsa pasar utama Jepang dan China. Bahkan di Jawa Timur sendiri, budidaya tanaman ini sangat didukung oleh pemerintah setempat seperti Gubernur Khofifah hingga Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan.

Tanaman porang memiliki nilai ekonomis yang sangat tinggi. Saat ini harga jual porang mencapai 9.000-10.000/kg dalam keadaan basah dan 50rb-60rb/kg dalam bentuk irisan kering (surabaya.tribunnews.com).

Peluang bisnis porang masih sangat terbuka lebar. Apakah anda orang sukses budidaya porang berikutnya??

Artikel Menarik Lainnya

Cara Menanam Kentang Agar Berumbi Besar dan Banyak

Cara Lengkap Budidaya Ubi Jalar atau Ubi Ungu Agar Panen Melimpah

Menanam Bengkuang, Caranya Sangat Mudah Peluang Bisnisnya Menggiurkan

Panduan Menanam Kencur Secara Lengkap dari A-Z