4 Jenis Tanaman Sikas,Cara Menanam Dan Perawatannya

bertaniorganik.com – Jenis Tanaman sikas, Cara Menanam, dan Merawatnya –Tanaman sikas merupakan salah satu tanaman hias dari suku Cycanadine yang berasal dari Afrika selatan. Tanaman hias yang sering dijuluki mawar jambe atau pakis haji ini lazim ditanam secara outdoor atau diluar ruangan.

Tanaman sikas sangat menarik perhatian para pecinta tanaman hias karena memiliki bentuk bonggol yang unik. Serta daun yang tertata rapi dan teratur berwarna hijau gelap mengkilap.

Saat ini tanaman sikas masih terbilang sebagai tanaman hias outdoor yang memiliki harga mahal. Hal ini karena tanaman sikas memiliki pertumbuhan yang lumayan lambat. Bahkan untuk mencapai ketinggian 30 cm dengan diameter 5 cm saja membutuhkan waktu sekitar 2 tahun penanaman.

Jenis-jenis Tanaman Sikas

Tanam hias yang konon sudah ada sejak jutaan tahun lalu atau zaman purba ini memiliki hingga 70 jenis dan diantaranya banyak tumbuh di Indonesia. Nah jika kamu bingung mencari sikas untuk dibeli dan ditanam di areal halaman rumah, berikut ini 4 jenis tanaman sikas yang populer di Indonesia.

Baca: Inilah Jenis Tanaman Hias Daun Aglaonema Berpenampilan Eksotis Yang Populer di Indonesia

1. Sikas Encephalartos Lehmanii

Sikas yang memiliki julukan blue encephalartos ini memiliki beberapa kelebihan dibanding sikas jenis lain. Sikas ini memiliki daya tahan yang tinggi, dapat bertahan hidup pada suhu -5 derajat Celcius serta tidak membutuhkan banyak air.

2. Encephalartos Ferox

Bagi pecinta tanaman hias, sikas Encephalartos Ferox merupakan jenis sikas yang populer untuk dikoleksi. Sikas ini dapat mencapai tinggi antara 70 – 1,5 meter.

3. Encephalartos Longifolius

Sikas Encephalartos longifoliusmemiliki tangkai yang dapat tumbuh tegak dengan ketinggian hingga mencapai 4 meter. Sikas jenis ini pertama kali dicatat oleh E Caffer pada tahun 1772.

4. Encephalartos Latifrons

Sikas Encephalartos latifrons memiliki penampilan yang sangat indah karena memiliki bentuk daun yang lebar. Hal ini sesuai dengan namanya latrifons yang berarti lebar. Sikas Encephalartos latifrons dapat tumbuh dengan ketinggian hingga 2,5 meter.

Baca:Jenis-jenis Tanaman Hias Berdaun Merah Mempesona, Unik dan Langka

Cara Menanam dan Merawat Sikas

Tanaman sikas dapat tumbuh pada media tanah maupun media tanam berupa pot. Ketika menanam sikas, usahakan media tanam tidak menghambat aliran air yang dapat membuat akar tidak dapat tumbuh dengan maksimal. Hal ini karena akar tanaman sikas akan terus membesar dan akar tersebut berfungsi menyimpan cadangan makanan.

Lokasi penanaman sikas

Agar sikas dapat tumbuh dengan baik lokasi penanaman haruslah yang memiliki kadungan undsur hara yang cukup serta mencapat sinar matahari denaan intensitas tinggi.

Perbanyakan sikas

Uuntuk memperbanyak tanaman sikas dapat dilakukan dengan cara vegetatif maupun dengan generatif atau anakan. Anakan yang digunakan untuk perbanyakan adalah anakan yang tumbuh atau keluar disamping batang tanaman sikas.

Cara menanam sikas

Untuk menanam sikas dapat dilakukan dengan langkah-langkah berikut ini:

  • Siapkan lubang tanam dengan ukuran 30x30x30 cm.
  • Siapkan media tanam berupa campuran tanah, pasir dan pupuk kandang dengan perbandingan 1x1x1.
  • Tanam bonggol sikas secara tegak lurus agar dapat tumbuh dengan baik (proporsional).

Perawatan tanaman sikas

Sikas merupakan tanaman yang tidak terlalu membutuhkan air dalam jumlah banyak. Oleh karena itu penyiraman tidak perlu dilakukan setiap hari. Kamu dapat menyiram sikas sebanyak 3 kali dalam seminggu.

Pemupukan tanaman sikas

Pemupuan perlu dilakukan agar tanaman dapat tumbuh dengan baik. Sebaiknya lakukan pemberian pupuk secara berimbang, yaitu menggunakan pupuk organik (kandang) dan pupuk anorganik (kimia). Selain itu lakukan penyemprotan fungisida agar tanaman tidak ditumbuhi jamur.

Pengendalian hama dan penyakit

Hama yang sering menyerang tanaman sikas adalah kutu putih. Untuk mengendalikannya kamu dapat menggunakan pestisida. Caranya, pestisida yang sudah kamu larutkan dengan jangan disemprotkan secara langsung ke daun karena dapat merusak daunnya. Kamu cukup membersihk\n dan menyikat kutu dari permukaan daun dengan larutan pestisida.

Demikian ulasan ringkas 4 Jenis Tanaman Sikas serta Cara Menanam dan Merawatnya semoga dapat bermanfaat.

Artikel Menarik Lainnya