Mengenal Refugia, Tanaman Hias Pengendali Alami Hama Tanaman

Posted on

bertaniorganik.com – Mengenal refugia – Mungkin masih banyak diantara kita para petani yang belum mengenal apa itu refugia. Karena memang refugia adalah sistem baru dalam dunia pertanian, yaitu sistem pengendalian hama dengan memanfaatkan tanaman hias di lahan pertanian.

Pengertian Refugia

Selama ini para petani sudah terbiasa mengendalikan serangan hama pada lahan pertanian secara instan dengan menggunakan racun pestisida. Dengan cara ini memang pengendalian hama menjadi lebih cepat. Namun untuk jangka panjang, pengunaan pestisida secara terus menerus memiliki dampak buruk seperti kerusakan ekosistem, menurunkan produktivitas lahan serta efek samping lain yaitu meningkatnya resistensi hama terhadap pestisida sehingga hama menjadi lebih kebal. Maka tidak heran jika kemudian serangan hama pada lahan pertanian menjadi lebih intensif dan lebih sulit untuk dikendalikan.

Untuk itu, sudah saatnya petani beralih ke cara lain yang lebih ramah lingkungan untuk mengendalikan hama. Salah cara pengendalian hama yang efektif namun tetap ramah lingkungan adalah dengan teknik refugia.

Apa itu refugia? refugia adalah tanaman yang berfungsi sebagai microhabitat dari serangga musuh alami dan penarik hama tanaman.

Jenis jenis refugia

Ada tiga jenis tanaman refugia yaitu:

  • Refugia yang menghasilkan sayuran dan bernilai ekonomis seperti kacang panjang. Tanaman ini selain dimanfaatkan kacang dan lembayungnya juga berperan sebagai musuh alami hama.
  • Refugia yang hanya menghasilkan bunga. Refugia ini adalah yang paling banyak jenisnya misalnya bunga matahari, tanaman bunga kertas (zinnia), tanaman kenikir,┬ábunga jengger ayam, dan bunga tapak dara. Tanaman-tanaman ini memiliki bunga yang mencolok dan mempunyai warna yang diminati serangga sebagai musuh alami.
  • Refugia dari jenis rumput-rumputan (gulma), yaitu rerumputan yang memiliki bunga seperti asteraceae. Selain itu, beberapa tumbuhan liar juga dapat dijadikan sebagai refugia. Seperti tanaman liar dari jenis Synedrella nodiflora, Centella asiatica, Setaria, Borreria repens, dan Arachis pentoi.

Selain berdasarkan golongan tanamannya, jenis-jenis refugia juga bisa berdasar tata peletakkannya yaitu:

  • Refugia yang dianjurkan di tanam di sekitar pertanaman seperti caisin liar (Rorhipa indica), kacang tanah liar (Arachis pinktui), kemangi, tembelkan, bunga matahari (Helianthus annus L.), bunga kertas, terung (Solanum melongena), Tagetes, dan rumput Sudan (Sorghum bicolor).
  • Refugia yang dianjurkan ditanam di tepian jalan dan di luar lahan pertanian, seperti Teprosia (Teprosia diversiola), kaliandra, kipait (Tithonia sp.), lamtoro dan lain-lain.

Demikian ulasan singkat pengertian refugia dan jenis-jenisnya, semoga dapat menambah wawasan para petani dalam menanggulangi serangan hama secara alami dan ramah lingkungan.

Baca Juga

6 Faktor Penyebab Meningkatnya Serangan Hama Wereng dan Cara Pencegahannya

Tips Cara Ampuh Mengatasi Hama Wereng Menggunakan Musuh Alami

Manfaat dan Cara Membuat Pupuk Organik Trichokompos Secara Mudah

Cara Membuat Pupuk Kompos Dengan Cepat dan Mudah Dengan Dekomposer

Cara Mudah Membuat Pupuk Cair NPK Organik Dari Bahan Di Sekitar Rumah

Gravatar Image
Syahid Bilal, tinggal di daerah Pekalongan-Lampung Timur yang merupakan sentra pembibitan terbesar di daerah Lampung. Sebagai orang yang berhasrat terhadap dunia tulis-menulis dan mengagumi dunia pertanian, berbagi pengetahuan seputar dunia pertanian adalah sebuah kebahagiaan. Salam kenal :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *