Asam di Lidah Manis di Kantong, Inilah Cara Lengkap Budidaya Jeruk Nipis

Posted on

Budidaya Jeruk Nipis

Bertaniorganik.com – Cara Budidaya Jeruk Nipis – Sahabat bertaniorganik pasti anda sudah tidak asing bukan dengan buah yang satu ini?

Ya, jeruk nipis atau dalam bahasa latin disebut Citrus Aurantifolia merupakan jenis tanaman buah yang masuk dalam keluarga jeruk-jerukan. Tanaman jeruk nipis banyak tumbuh dan tersebar di seluruh daerah di Indonesia, Mexico, India dan Florida.

Buah yang memiliki rasa asam ini dikenal sebagai salah satu buah yang kaya akan manfaat bagi kesehatan serta kecantikan. Khasiat jeruk nipis banyak digunakan untuk menghaluskan wajah, menghilangkan jerawat, mengobati batuk, membersihkan noda membandel dll.

Syarat Tumbuh Tanaman Jeruk Nipis

  • Jeruk nipis dapat tumbuh dengan baik pada lokasi yang terkena sinar matahari langsung.
  • Jeruk nipis dapat ditanam pada dataran rendah maupun tinggi yang berkisar 200-1500 mdpl.
  • Sedangkan tingkat kesuburan tanah bisa dari sedang hingga tinggi.

Cara Menanam Jeruk Nipis

Menanam jeruk nipis pada dasarnya tidak terlalu sulit. Hanya butuh sedikit ketelatenan dan kesabaran menunggu masa berbuahnya.

Untuk menanam jeruk nipis ada beberapa cara yang dapat kamu pilih yaitu menanam dengan biji, cangkok, dan okulasi. Masing masing teknik tentu mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Jika kamu memilih menanam jeruk nipis dengan biji kamu akan mendapatkan tanaman yang memiliki akar yang kuat dan kokoh. Namun masa panen lebih lama sekitar 5-6 tahun. Karena itu menanam jeruk nipis dengan biji biasanya dilakukan petani hanya untuk membuat media cangkokan. Atau menanam jeruk nipis dengan biji untuk dilakukan teknik sambung (okulasi).

Nah pada artikel kali ini kita akan membahas cara menanam jeruk nipis dengan bibit dari hasil cangkok atau okelasi. Karena teknik ini memiliki keunggulan yaitu memiliki sifat yang mirip dengan indukan serta memiliki masa panen yang lebih cepat yaitu sekitar 2-3 tahun.

Untuk menanam jeruk nipis agar menghasilkan jeruk nipis yang cepat panen berikut ini langkah-langkahnya:

Persiapan Lahan

  • Bersihkan lahan yang akan digunakan sebagai lokasi penanaman dari gulma dan tanaman yang mengganggu.
  • Setelah lahan bersih selanjutnya bisa digemburkan dengan dibajak atau bisa juga langsung dibuat lubang tanam dengan ukuran 50 x 50 cm dan kedalaman 40 cm dan jarak antar lubang sekitar 6m x 6m.
  • Masukkan pupuk dasar berupa pupuk kompos atau pupuk kandang yang telah matang.
  • Masukkan kembali tanah bekas galian sampai kira-kira separuh lubang kemudian biarkan lubang selama 2-3 hari.
  • Jika kondisi tanah terlalu asam anda bisa menambahkan kapur tani atau dolomit ke dalam lubang tanam.

Persiapan Bibit Jeruk Nipis

  • Pada penanaman ini, bibit yang akan kita gunakan adalah bibit dari hasil cangkok atau hasil okulasi. Tujuannya tentu untuk mendapat hasil yang maksimal dengan masa panen yang lebih cepat.

  • Pastikan bibit yang anda gunakan adalah bibit dengan kualitas unggul. Bagi kamu yang ada di seputaran Lampung, kamu bisa mendapatkan bibit berkualitas unggul dari sentra pembibitan lampung dengan menghubungi nomor WA 0813 6835 1932

Penanaman Jeruk Nipis

  • Setelah bibit dan lahan siap, tahap selanjutnya adalah menanam bibit.
  • Waktu penanaman yang terbaik adalah di awal musim hujan.
  • Lepaskan bibit dari polybeg secara perlahan dengan cara merobek polybagnya kemudian masukkan bibit ke dalam lubang tanam dengan hati-hati.
  • Tutup lubung dengan tanah tipis agar tanaman tetap tegak berdiri
  • Kemudian lakukan penyiraman.

Perawatan Tanaman Jeruk Nipis

Penyulaman

  • Lakukan penyulaman jika terdapat bibit yang kerdil, pertumbuhannya tidak normal atau mati.
  • Penyulaman sebaiknya dilakukan segera mungkin agar tanaman dapat tumbuh dengan seragam.

Penyiangan

Lakukan penyiangan untuk membersihkan gulma atau tanaman liar yang tumbuh di sekitar tanaman jeruk nipis agar tidak mengganggu pertumbuhan jeruk nipis.

Penyiraman

  • Lakukan penyiraman secara rutin minimal seminggu sekali atau tergantung kondisi tanah dan cuaca.
  • Usahakan penyiraman tidak sampai menggenang karena dapat menyebabkan pembusukkan akar.

Pemupukan Susulan

Pemupukan susulan dilakukan untuk mendapatkan pertumbuhan tanaman yang optimal. Pemberian pupuk susulan dilakukan ketika tanaman sudah berumur lebih dari 5 bulan.

Selanjutnya pemupukan dilakukan setiap 3 atau 4 bulan sekali. Pemberian pupuk dapat menggunakan pupuk organik atau menggunakan pupuk kimia ( Urea, KCL, TSP) dengan perbandingan 2:1:1 atau menggunakan pupuk majemuk NPK 15:15:15.

Pengendalian Hama dan Penyakit

Dibanding tanaman lain, jeruk nipis sebenarnya lebih tahan terhadap serangan hama dan penyakit. Namun pencegahan terhadap hama dan penyakit yang dapat mengganggu tanaman bukan berarti tidak diperlukan. Lakukan pengendalian segera jika ditemukan hama dan poenyakit yang dapat merusak batang atau buah menggunakan pestisida yang recomended.

Selain hama dan penyakit, gangguan yang biasanya menyerang tanaman jeruk nipis adalah benalu. Lakukan pemusnahan segera jika ditemukan benalu yang menempel pada ranting.

Pemangkasan Jeruk Nipis

  • Pemangkasan pada tanaman jeruk nipis diperlukan agar tanaman memiliki bentuk yang simetris sehingga tanaman dapat menyerap sinar matahari secara sempurna.
  • Pemangkasan dilakukan pada saat tanaman sudah mencapai tinggi minimal 1 meter dari permukaan tanah. Cara pemangkasan adalah dengan memilih 3-5 tunas yang bakal dijadikan cabang baru kemudian sisanyalah yang dipangkas.
  • Pemangkasan tanaman biasanya dilakukan setiap setahun sekali hingga batang mencapai tinggi sekitar 20 cm.

Mempercepat Pembungaan Jeruk Nipis

  • Untuk mempercepat proses pembungaan, kamu dapat melakukan teknik stresing air. Caranya tanaman tidak boleh disiram selama 7 hari. Setelah itu, siram dengan air sedikit demi sedikit selama tiga hari. Selanjutnya keringkan kembali selama seminggu.
  • Lakukan hal itu selama kurang lebih 4-6 minggu berturut-turut.
  • Anda juga dapat menambahkan pupuk TSP sebanyak 50 gram per tanaman atau pupuk bunga dan buah untuk memaksimalkan bunga dan buah.

Seleksi Buah Jeruk Nipis

Lakukan pengaturan pembuahan dengan cara membuang buah yang pertama. Pengaturan ini diperlukan untuk merangsang tunas-tunas yang produktif dan menjadikan waktu pembungaan menjadi lebih dekat.

Lakukan seleksi buah dengan membuang buah yang muncul berdekatan. Tujuannya agar pertumbuhan buah menjadi lebih maksimal. Sisakan sekitar 1-3 buah saja dalam satu tangkai. Seleksi dilakukan saat buah masih berukuran kelereng.

Pemanenan Jeruk Nipis

Kredit photo : Kompas.com
  • Tanaman jeruk nipis akan mulai berbuah untuk pertama kalinya pada saat tanaman berumur 2- 3 tahun. Pada panen perdana ini buah yang dihasilkan masih sedikit.
  • Produktifitas buah akan meningkat pada saat tanaman berumur 4-5 tahun dengan hasil buah rata-rata 20 kg per pohon.
  • Dan akan mencapai puncaknya pada saat tanaman berusia 7-15 tahun dengan hasil rata-rata mencapai 50 kg per pohon.
  • Buah yang siap dipanen ditandai dengan warna hijau kekuning-kuningan, tidak terlalu keras atau kelihatan empuk saat dipegang.

Demikian artikel Cara Lengkap Budidaya Jeruk Nipis semoga dapat bermanfaat. Salam bertaniorganik.

Baca Juga

Gravatar Image
Syahid Bilal, tinggal di daerah Pekalongan-Lampung Timur yang merupakan sentra pembibitan terbesar di daerah Lampung. Sebagai orang yang berhasrat terhadap dunia tulis-menulis dan mengagumi dunia pertanian, berbagi pengetahuan seputar dunia pertanian adalah sebuah kebahagiaan. Salam kenal :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *