Cara Menanam Labu Kuning (Waluh) Dengan Mudah Agar Cepat Berbuah Lebat

Posted on

bertaniorganik.com – cara menanam labu kuning (waluh) – Tanaman labu kuning atau waluh (Cucurbita moschata Durch.) merupakan salah satu tanaman pangan alternatif yang sangat mudah dibudidayakan. Tanaman labu dapat tumbuh dengan baik pada berbagai kondisi lahan dan iklim. Bahkan tanaman ini dapat terus tumbuh dan berbuah meskipun tanpa pemupukan serta tidak mengalami kekeringan parah. Selain itu, tanaman labu kuning juga tahan terhadap serangan hama dan penyakit. Untuk menanam labu kuning berikut ini langkah-langkahnya.

Cara Budidaya Labu Kuning (waluh)

Syarat Tumbuh

  • Labu kuning atau waluh merupakan tanaman yang dapat tumbuh pada berbagai kondisi lahan. Namun tanaman ini paling ideal ditanam pada daerah dengan ketinggian sekitar 800-1200 mdpl, curah hujan sekitar 700-1000 mm/tahun dan kelembaban udara sekitar 75%
  • Jenis tanah yang paling bagus untuk budidaya waluh atau labu kuning adalah tanah aluvial berhumus, tanah gembur kering bekas rawa, andosol, tanah merah dan grumosol. Serta tingkat keasaman lahan atau PH sekitar 5,0-6,5

Pembibitan Labu Kuning

Umumnya penanaman labu kuning dilakukan dengan cara generatif atau biji. Sebelum menanam, pastikan benih yang anda gunakan adalah benih dengan kualitas terbaik. Berikut ini cara mendapatkan benih berkualitas baik:

  • Untuk calon bibit, pilihlah buah yang baik yaitu yang berukuran besar, memiliki warna kulit yag cerah dan memiliki pangkal buah yang kecil.
  • Setelah mendapat buah yang bagus, biarkan buah masak di pohon.
  • Setelah buah masak, buah dipetik dan disimpan selama 7 hari.
  • Kemudian potong buah secara melintang untuk diambil bijinya
  • Cuci bersih biji waluh dan keringkan di bawah sinar matahari selama kurang lebih 3-4hari
  • Setelah bii kering, biji sudah dapat ditanam atau disimpan
  • Jika biji ingin disimpan, sebaiknya bungkuslah biji tersebut menggunakan kertas atau alumunium foil dan diikat kuat.
  • Biji yang sudah dibungkus tersebut dimasukkan ke dalam toples kemudian diberi arang atau abu gosok.

Langkah langkah Penanaman Labu Kuning

Menanam labu kuning sebenarnya cukup mudah, berikut ini langkah-langkahnya:

  • Bersihkan lahan dari gulma atau rumput liar.
  • Buat lubang tanam dengan diameter sekitar 25 cm dan kedalaman 20cm.
  • Berikan pupuk kompos atau pupuk kandang yang telah masak sebanyak 5 kg per lubang dalam lubang tanam tersebut.
  • Aduk pupuk kandang bersama tanah bekas galian lubang tanam tersebut dan biarkan selama satu minggu,
  • Setelah satu minggu, tanam biji labu pada lubang sebanyak 2 biji setiap satu lubang.
  • Untuk mencegah serangan bekicot atau cacing anda dapat menaburkan abu sekam pada lubang tanam . Anda dapat menaburkan abu sekam hingga pertumbuhan tanaman mencapai ketinggian 25cm

Perawatan Tanaman Labu Kuning

Tanaman labu kuning merupakan jenis tanaman yang tidak terlalu membutuhkan perawatan khusus. Labu kuning dapat terus tumbuh batang dan cabangnya meskipun dibiarkan tumbuh dan merambat ditanah. Namun jika dibiarkan, kualitas dan kuantitas labu tidak akan maksimal.

Untuk menjaga kualitas dan kuantitas buah labu, anda dapat membuat ajir atau lanjaran sebagai tempat merambat sulur atau cabang labu kuning. Karena satu tanaman biasanya dapat menghasilkan buah sekitar 10 dengan berat sekitar 3-5 kg per buah sebaiknya buatlah ajir dengan kuat.

Berikut ini tips membuat ajir untuk tanaman labu:

  • Siapkan tiang ajir dari bambu dengan panjang kurang lebih 2 m.
  • Tanam bambu tersebut sedalam kurang lebih 0,5 cm, dan sisanya bagian atas nanti digunakan sebagai tiang ajir. Ukuran tinggi tiang kira-kira seukuran tinggi badan atau kurang lebih 1,5 m dari atas permukaan tanah.
  • Agar ajir dapat berdiri kuat dan tidak mudah ambruk karena menahan beban, sebaiknya dalam satu batang tanaman labu membutuhkan sekitar empat batang tiang.

Setelah anda memasang ajir, berikut ini langkah perawatan selanjutnya:

  • Pada saat tanaman berumur 10 hari dari masa tanam, segera lakukan penyiangan untuk membersihkan gulma yang dapat mengganggu perkembangan tanaman. Penyiangan dilakukan kembali pada saat tanaman berumur 3 minggu dan 6 minggu. Pada penyiangan kedua ini anda juga dapat melakukan pembubunan.
  • Sebenarnya tanaman labu tidak terlalu membutuhkan pupuk selama perawatan. Namun jika menginginkan tanaman labu anda dapat terus tumbuh dan berproduksi hingga lebih dari 6 bulan, anda dapat menambahkan pupuk kandang atau kompos setiap 3 bulan sekali dengan dosis 5 kg per tanaman.

Pemanenan Labu Kuning

  • Labu kuning sudah bisa dipanen setelah tanaman berumur 50-60 dari masa tanam.
  • Setelah itu pemanenan dapat dilakukan 2-3 kali per minggu.
  • Buah labu kuning yang telah matang memiliki ciri warna kuning dengan tangkai buh yang telah mengering.
  • Memanen labu dapat dilakukan dengan cara memotong tangkai buah dengan menggunakan pisau tajam atau gunting.

Demikian ulasan singkat Cara Menanam Labu Kuning (Waluh) Dengan Mudah Agar Cepat Berbuah Lebat semoga dapat bermanfaat.

Baca Juga

 

Gravatar Image
Syahid Bilal, tinggal di daerah Pekalongan-Lampung Timur yang merupakan sentra pembibitan terbesar di daerah Lampung. Sebagai orang yang berhasrat terhadap dunia tulis-menulis dan mengagumi dunia pertanian, berbagi pengetahuan seputar dunia pertanian adalah sebuah kebahagiaan. Salam kenal :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *