Rahasia Cara Menanam Nanas Dengan Mudah Agar Panen Singkat [LENGKAP]

Posted on

Langkah-langkah Budidaya Nanas dengan Mudah Agar Panen Singkat

bertaniorganik.com – rahasia cara menanam nanas agar cepat panen – Sahabat bertaniorganik, pada artikel kali ini kita akan membahas secara lengkap cara budidaya nanas dengan mudah agar cepat panen mulai dari pembibitan, penanaman, perawatan hingga panen.

Sahabat bertaniorganik, tentu anda sudah tidak asing bukan dengan buah nanas? buah yang memiliki ciri khas daun panjang dan runcing, dengan kulit buah yang bersisik serta mahkota di atasnya ini merupakan salah satu jenis buah- buahan tropis yang sering dimanfaatkan sebagai bahan olahan beragam makanan seperti selai, campuran koktail atau es buah, serta buah kalengan.

Buah yang memiliki daging berwarna kuning dan rasa yang manis keasaman ini sebenarnya berasal dari daratan Brasilia. Di Indonesia sendiri, pada awalnya buah nanas hanya dikenal sebagai tanaman pekarangan. Namun seiring berjalannya waktu tanaman ini kemudian banyak dibudidayakan baik dalam skala kecil oleh masyarakat maupun skala besar oleh perusahaan. Salah satu sentra budidaya nanas di Indonesia diantaranya berada di daerah Humas Jaya, Lampung Tengah, Lampung.

Tahukah anda bahwa buah nanas mengandung enzim bromelin yang dapat melunakan daging? sehingga banyak dimanfaatkan oleh para ibu-ibu sebagai bahan pengempuk daging.

Syarat Tumbuh Tanaman Nanas

Tanaman nanas merupakan salah satu tanaman tropis yang mudah tumbuh diberbagai kondisi lahan dan cuaca. Tanaman ini dapat tumbuh dengan baik di iklim kering maupun basah dengan curah hujan sedang maupun rendah.

Tanaman nanas dapat tumbuh subur pada suhu antara 23-32°C dengan intensitas cahaya matahari antara 33-72%.

Meskipun nanas mudah tumbuh pada berbagai kondisi lahan, namun tanaman nanas paling ideal ditanam pada lahan dengan PH tanah 5-6.

Selain itu, agar pertumbuhan nanas dapat optimal sebaiknya lahan yang akan digunakan sebagai tembat budidaya harus gembur dan mengandung banyak unsur hara.

Pembibitan Nanas

Sebelum menanam nanas, langkah pertama adalah menyiapkan bibit terlebih dahulu. Pembibitan nanas dapat dilakukan dengan dua cara yaitu vegetatif (stek atau tunas) dan generatif (kawin). Namun pada artikel ini kita akan fokus pada teknik pembibitan dengan cara vegetatif karena prosesnya lebih mudah dan akan menghasilkan panen yang lebih cepat. Pembibitan vegetatif dapat dilakukan dengan tunas batang maupun dengan stek batang.

Pembibitan dengan tunas batang

  • Pilih tanaman induk yang sedang berbuah atau sudah panen
  • Pilihlah tunas batang yang berukuran 30-35 cm
  • Setelah anda mendapatkan tunas yang bagus, selanjutnya potonglah bagian daun yang dekat dengan pangkalnya. Tujuannya untuk mengurangi terjadinya penguapan serta memudahkan dalam pemindahan bibit
  • Siapkan media semai berupa campuran tanah, pasir, dan pupuk kandang
    Media semai selanjunya dapat anda masukkan ke polybag semai atau dibuat bedengan semai di atas tanah
  • Selanjutnya semailah bibit hingga bibit siap dipindahkan pada lahan tanam

Pembibitan dengan stek batang

gambar: inspirasiberkebun.blogspot.com
  • Potong batang nanas yang telah dipanen sepanjang 2,5 cm
  • Belah batang menjadi 4 bagian sama panjang dan pastikn setiap bagian memiliki mata tunas
  • Siapkan media semai berupa campuran tanah, pasir, dan pupuk kandng.
    media semai selanjunya dapat anda masukkan ke polybag semai atau dibuat bedengan semai di atas tanah
  • Tanam potongan stek batang ke dalam media semai hingga berumur 3-5 bulan atau telah berukuran 25-35 cm
  • Lakukan penyiraman secara rutin selama masa penyemaian

Cara Menanam Nanas

Persiapan Lahan Budidaya

  • Sebelum bibit nanas ditanam, langkah pertama adalah melakukan persiapan lahan terlebih dahulu. Waktu terbaik untuk pengolahan lahan adalah satu bulan sebelum awal musim hujan. Tujuannya agar waktu penanamn nantinya dapat bersamaan atau bertepatan dengan awal musim penghujan.
  • Anda dapat menanam nanas pada lahan sawah, tegalan, maupun di pekarangan rumah
  • Bersihkan lahan dari rumput atau tanaman liar yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman nanas
  • Lakukan pengolahan lahan dengan cara dicangkul sedalam 30 cm atau dibajak agar tanah menjadi gembur
  • Setelah lahan dicangkul atau dibajak, diamkan lahan selama 15 hari sebelum tanam
  • Meskipun nanas dapat ditanam pada berbagai kondisi lahan, namun PH tanah yang ideal adalah 5-6. Jika kondisi tanah terlalu asam anda dapat menaburkan kapur dolomite dengan dosis 2-3 ton/H
  • Selanjutnya buat bedengan dengan ukuran lebar 100-120 cm, tinggi 40-50 cm dan panjang bedengan disesuaikan dengan kondisi lahan
  • Buat jarak antar bedengan dengan ukuran 80-100 cm. Jarak antar bedengan selain berfungsi untuk mengoptimalkan pertumbuhan nanas, juga berperan sebagai drainase air serta memudahkan dalam melakukan perawatan
  • Taburkan pupuk dasar berupa pupuk kandang yang telah matang atau yang sudah difermentasi di atas bedengan dengan dosis 20 ton/H
  • Setelah pemberian pupuk dasar atau pupuk kandang, diamkan kembali lahan selama 15 hari
  • Berikutnya buatlah lubang tanam dengan ukuran 30x30x30 cm pada bedengan menggunakan tugal

Langkah Penanaman Nanas

  • Waktu terbaik untuk penanaman nanas adalah antara bulan Oktober-November. Karena pada bulan tersebut merupakan musim penghujan sehingga anda tidak perlu melakukan penyiraman.
  • Ambil bibit nanas dari persemaian dengan memilih bibit yang sehat, dan tingkat pertumbuhan tunas dan akar yang baik.
  • Selanjutnya tanam bibit nanas ke dalam lubang tanam sedalam 3-5 cm. Hal ini karena system pengakaran nanas tidak terlalu dalam.
  • Selanjutnya tutup lubang dengan tanah kemudian padatkan (ditekan) agar bibit tidak roboh.
  • Jika kondisi lahan kering sebaiknya lakukan penyiraman sebelum atau sesudah penanaman.

Pemeliharaan Tanaman Nanas

Penyulaman

Setelah bibit berusia 1-2 bulan setelah tanam, lakukan penyulaman untuk mengganti bibit yang tumbuh tidak sempurna maupun yang mati.

Penyiangan

Lakukan penyiangan atau pembersihan lahan dari gulma atau rumput liar yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman.

Pembubunan

Pembubunan dilakukan untuk memperbaiki keadaan tanah serta menutup akar tanaman yang mulai keluar ke permukaan agar tanaman menjadi kokoh. Untuk menghemat waktu dan biaya, anda dapat melakukan pembubunan bersamaan dengan penyiangan

Pemupukan susulan

Pemupukan susulan pada tanaman nanas dilakukan pada saat tanaman berusia 2-3 bulan setelah tanam. Selanjutnya pemupukan dilakukan setiap 3-4 bulan sekali sampai tanaman berbunga. Berikut ini tabel jenis dan kebutuhan pupuk susulan dalam budidaya nanas:

infoagribisnis.com

Pengairan dan penyiraman

Pada dasarnya tanaman nanas merupakan tanaman yang tahan terhadap iklim kering. Namun untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan mendapatkan hasil panen yang maksimal, tanaman nanas tetap memerlukan suplai air yang cukup, terutama jika penanaman nanas dilakukan pada musim kemarau.

Jika tanaman nanas masih kecil, penyiranam dapat dilakukan seminggu sekali terutama pada musim kemarau.

Jika tanaman nanas telah berusia dewasa, penyiraman dapat dilakukan 2 minggu sekali.

Pemanenan Nanas

Nanas dapat dipanen pada usia 12-24 bulan setelah masa tanam tergantung varietas bibit yang ditanam.Jadi dalam satu siklus tanam, nanas dapat dipanen 2 kali yaitu pada bulan ke 12 dan 24.

ciri nanas siap panen

Buah nanas yang siap dipanen memiliki ciri:

  • Mahkota buah telah terbuka
  • Tangkai buah mengkerut
  • Mata buah berbentuk bulat, besar, serta lebih mendatar
  • Warna dasar buah mulai menguning
  • Buah nanas mengeluarkan aroma buah yang khas

Demikian artikel singkat tentang cara budidaya nanas semoga dapat bermanfaat.

BACA JUGA

Gravatar Image
Syahid Bilal, tinggal di daerah Pekalongan-Lampung Timur yang merupakan sentra pembibitan terbesar di daerah Lampung. Sebagai orang yang berhasrat terhadap dunia tulis-menulis dan mengagumi dunia pertanian, berbagi pengetahuan seputar dunia pertanian adalah sebuah kebahagiaan. Salam kenal :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *