Ingin Sukses Ternak Kambing Jawa Modern? Ini Dia Langkah-langkahnya
PERTANIAN Budidaya Tanaman Pupuk dan Teknologi Pertanian Hama dan Penyakit HIDROPONIK
Budidaya Tanaman
Pupuk dan Teknologi Pertanian
Hama dan Penyakit
HIDROPONIK
PETERNAKAN
PERIKANAN
TANAMAN HIAS
RAGAM MANFAAT
Home
Ingin Sukses Ternak Kambing Jawa Modern? Ini Dia Langkah-langkahnya
bertaniorganik.com – cara ternak kambing jawa modern – Ternak kambing jawa merupakan salah satu usaha ternak yang mudah dilakukan dibanding usaha ternak lain seperti sapi, kerbau, atau ayam pedaging. Pemeliharaan kambing jawa terbilang mudah karena hewan ini dapat diberi pakan hampir segala jenis daun-daunan dan rumput-rumputan.
Selain mudah untuk dipelihara, kambing jawa juga memiliki harga jual yang lumayan tinggi jika dibandingkan jenis kambing lain seperti kambing gembel. Sehingga prospek beeternak kambing jawa terbilang sangat cerah untuk anda lakukan, baik sebagai usaha utama maupun sebagai usaha sampingan di rumah.
Nah, pada artikel kali ini kita akan membahas cara lengkap ternak jawa modern. Artikel yang kami bahas berasal dari pengalaman para peternak kambing dan juga dari berbagai sumber terpercaya. Baca selengkapnya di bawah ini:
Persiapan Bibit Kambing Jawa
Sebelum anda memulai ternak kambing jawa, hal pertama yang harus anda lakukan adalah memilih bibit kambing jawa unggulan, agar ternak yang anda lakukan sesuai dengan harapan.
Ciri-ciri bibit kambing jantan unggul:
Memiliki bentuk tubuh besar, badan panjang, berkaki lurus, gagah, dan atraktif.
Kambing dalam kondisi sehat dan bebas dari berbagai penyakit.
Bulu kambing terlihat bersih dan mengkilat
Memiliki nafsu kawin yang besar dengan buah zakar yang normal tanpa kelainan
Ciri-ciri indukan betina unggul:
Badan sehat dan terbebas dari penyakit
Bulu bersih serta terlihat mengkilap
Bentuk badan tidak terlalu gemuk
Puting susu kambing betina normal, halus, dan kenyal
Pakan Kambing Jawa
Pakan merupakan komponen utama dalam beternak kambing. Pakan kambing yang anda berikan ada 2 jenis, yaitu pakan hijauan seperti rumput atau dedaunan dan pakan konsentrat atau vitamin kambing.
Banyak jenis dedaunan yang dapat anda berikan pada kambing jawa seperti lamtoro, daun nagka, daun singkong yang sudah dilayukan, daun sawo, daun mahoni, dan lain-lain. Selain daun, anda juga dapat memberikan pakan hijau berupa rerumputan seperti rumput gajah, kentangan dll.
Sedangkan pakan konsentrat merupakan pakan tambahan yang berasal dari dedak atau onggok (ampas ketela).
Untuk mengurangi aktivitas mencari pakan hijau atau mengarit, anda juga dapat memberikan pakan kambing jawa berupa pakan fermentasi.
Baca: Langkah langkah Membuat Pakan Kambing Fermentasi Komplit Bernutrisi Tinggi
Mengawinkan Kambing Jawa
Agar ternak kambing jawa anda menjadi lebih efektif dan efisien, anda dapat memulai membeli indukan kambing jawa yang telah berumur 10-12 bulan untuk kambing betina, serta usia 1 tahun untuk kambing jantan. Hal ini karena pada usia tersebut merupakan usia kambing mulai memasuki masa kawin.
Ciri-ciri kambing betina yang telah memasuki masa birahi atau minta kawin:
Kambing terlihat gelisah
Terjadi pembengkakan pada alat kelamin yang ditandai juga dengan kelamin basah, hangat, dan berwarna kemerahan
Kambing lebih sering menggerakan ekornya sebagai pertanda minta kawin
Selain itu kambing betina yang meminta kawin, nafsu makannya berkurang serta lebih sering mengembik dengan keras
Namun kambing akan diam saja ketika dinaiki oleh kambing jantan
Pada umumnya kondisi tersebut akan berlangsung selama 30 jam. Sedangkan siklus kambing minta kawin berlangsung selama 15-17 hari. jika lewat masa itu kambing tak juga dikawinkan, kambing akan kehilangan nafsunya dan kembli normal seperti biasa.
Cara mengawinkan kambing jawa:
Masukkan kambing jantan dan betina dalam satu kandang
Sebaiknya kambing segera dicampur 12 jam setelah kambing memberi tanda birahi. Agar proses kawin lebih mudah serta mengurangi resiko gagal kawin
Setelah kambing memasuki masa kehamilan, pastikan kambing mendapat asupan pakan yang cukup. Anda juga dapat meningkatkan pemberian konsentrat 2 kali lebih banyak dari pada biasanya.
Ciri-ciri kambng akan melahirkan:
Kambing terlihat gelisah dan sering menggarukkan kakinya ke tanah
Pinggul kambing nampak mengendur
Kambing menjadi sering mengembik dan nafsu makan mulai menurun
Terjadi pembengkakan alat kelamin dan mengeluarkan cairan kolostrum.
Payudara terlihat membesar dan keras
Pemeliharaan Anak Kambing
Setelah kembing betina melahirkan, tahap berikutnya adalah merawat bayi kambing. Kambing yang baru melahirkan akan membersihkan tubuh sang anak dengan cara menjilatinya. Anda dapat membantu membersihkan tubuh anak kambing dengan menggunakan lap yang bersih.
Setelah itu dekatkan anak kambing dengan induknya agar mau menyusui. Namun pada beberapa kasus, anak kambing susah untuk menyusu ke induknya karena berbagai hal, anda harus memberinya susu buatan atau bisa memberikan air tajin.
Susu buatan untuk anak kambing dapat anda buat dengan bahan berupa susu putih, gula pasir, serta satu butir telur. Campur ketiga bahan tersebut dalam gelas yang sudah diberi air masak. Berikan susu buatan tersebut pada pagi dan sore hari hingga anak kambing mau menysusu ke induknya.
Untuk membantu memperbanyak dan memperlancar produksi susu pada induknya, anda dapat memberikan pakan berupa daun nangka dan ampas kedelai.
Pada umumnya anak kambing akan menyusu selama 2-3 bulan. Setelah itu anda dapat mulai menyapihnya. Jika tidak segera disapih anak kambing dapa tmenuyusu induknya hingga 5-6 bulan.
Perawatan Kandang Kambing Jawa
Menjaga kebersihan dan sanitasi kandang merupakan hal mutlak yang harus dilakukan untuk mencegah kambing terserang penyakit yang dapat mengganggu proses pertumbuhan kambing jawa itu sendiri. Dan pastinya mengurangi resiko kerugian bagi peternak akibat kambing terserang penyakit.
Kandang yang baik haruslah terbuat dari bahan yang kuat, sirkualsi udara dan pencahayaan yang cukup, tersedia tempat makan dan minum yang mudah dijangkau, dll.
Baca: Contoh Gambar dan Desain Kandang Kambing Modern dan Sehat
Panen Kambing Jawa
Keberhasilan ternak kambing jawa sangat tergantung oleh pangsa pasar. Jika anda akan menjual kambing sebagai kambing potong atau kambing guling, anda dapat memanen kambing pada usia 8-12 bulan.
Jika pangsa pasar anda adalah musim idul adha, anda dapat memanen kambing jawa pada usia kambing sudah mencapai 1 tahun. Agar sesuai dengan kriteria kambing untuk qurban
Demikian Langkah-langkah Ternak Kambing Jawa Modern Agar Sukses , semoga dapat bermanfaat.
Artikel terkait:
Usaha Penggemukan Kambing 3 bulan Langsung Panen!!! Ini Dia Syaratnya
Cara Lengkap Mengatasi Kambing Kembung Atau Masuk Angin
Kenali Jenis-jenis Penyakit Pada Kambing dan Pengobatannya
Penyebab Bulu Kambing Rontok, Cara Pencegahan dan Pengobatannya
Cara Mengobati Penyakit Cacingan Pada Kambing
Membuat Pakan Fermentasi Jerami Untuk Ternak Kambing Dengan SOC
AMPUH Cara Mengobati Penyakit Gudik (Kudis) Pada Kambing Menggunakan Ekstrak Daun Gamal
Cara Mudah Membuat Probiotik Alami Untuk Fermentasi Pakan Ternak
DISCLAIMER
KONTAK KAMI
PRIVACY POLICE
TOS
Copyright© 2019 - bertaniorganik.com