[Tips Praktis] Cara Menanam Kangkung Darat 25 hari Panen

Posted on

Tanaman Kangkung

bertaniorganik.com – cara menanam kangkung – Selain bayam, jenis sayuran yang sangat populer dan disukai banyak orang adalah kangkung. Banyak warung makan tenda hingga restoran yang menyajikan aneka olahan kangkung seperti tumis kangkung dan cah kangkung.

Dibanding jenis sayuran lain,tanaman kangkung merupakan jenis sayuran yang paling mudah dibudidayakan dengan masa panen singkat. Menanam kangkung dapat dilakukan di polybag atau di pekarangan di rumah. Bahkan saat ini budidaya banyak dilakukan dengan hidroponik.

Ada 2 jenis kangkung, yakni kangkung air dan kangkung darat. Berikut ini ciri-cirinya:

Kangkung air

  • Tumbuh di tempat yang banyak air, seperti parit, rawa-rawa, kolam dll
  • Memiliki batang yang lebih besar dan berwarna hijau pekat.
  • Daun lebih lebar dan lebih keras.
  • Memiliki bunga berwarna putih kemerahan

Kangkung darat

  • Tumbuh di lahan kering atau daratan.
  • Batang lebih kecil dan berwarna putih kehijauan.
  • Daun lebih kecil, runcing dan lebih lunak.
  • Bunga umumnya berwarna putih

Nah pada artikel kali ini kita akan membahas cara menanam kangkung darat, karena kangkung darat merupakan jenis kangkung yang lebih banyak dibudidayakan dibanding kangkung air.

Langkah-langkah Menanam Kangkung Darat

Persiapan Bibit

  • Benih kangkung yang ditanam harus steril (bebas dari hama penyakit)
  • Benih kangkung memiliki daya tumbuh mencapai 95%
  • Sebaiknya tidak menggunakan benih yang telah disimpan lebih dari 1 tahun, karena biasanya benih yang telah disimpan terlalu lama produktivitasnya akan menurun.
  • Benih berkualitas dapat anda beli di toko-toko pertanian terdekat
  • Contoh benih kangkung unggulan seperti varietas sutera, bangkok, kangkung bisi, dan cap panah merah.

Persiapan Lahan

  • Lakukan pengolahan lahan dengan cara dicangkul atau dibajak.
  • Cacah tanah menggunakan cangkul sampai benar-benar gembur.
  • Buat bedengan dengan ukuran lebar 1 m, jarak antar bedengan 40 cm dan panjang disesuikan dengan k0ndisi lahan.
  • Taburkan pupuk dari tahi ayam pada bedengan sebagai pupuk dasar dengan dosis 10 ton per hektar. Pupuk dari tahi ayam memiliki kualitas lebih bagus dari pupuk kotoran kambing karena memiliki kandunagn N lebih banyak tinggi
  • Setelah dipupuk, diamkan lahan selama 3 hari agar pupuk dapat meresap pada tanah

Penanaman Kangkung

Kangkung darat merupakan jenis tanaman yang mudah tumbuh dengan waktu panen yang cepat. Sehingga menanam kangkung darat tidak perlu disemai seperti tanaman sayuran lain. Menanam kangkung darat dapat dilakukan dengan cara disebar atau ditugal.

  • Menanam Kangkung dengan disebar
    • Dengan cara ini penanaman lebih cepat dan tidak membutuhkan ongkos tenaga kerja yang banyak
    • Penggunaan benih lebih boros, dalam satu Hektar membutuhkan sekitar 5-10 Kg benih kangkung
    • Agar persebaran benih dapat merata , dibutuhkan tenaga kerja yang terampil
    • Menanam kangkung dengan cara disebar, sulit untuk mendapatkan kepadatan populasi tanaman hingga 50.000 tanaman kangkung per hektar lahan
  • Menanam kangkung dengan sistem tugal
    • Dengan cara ini, jarak antar tanaman dapat diatur. Sehingga populasi tanaman menjadi lebih rapat dan ideal.
    • Biasanya jarak antar tanaman yang digunakan adalah 5 x 10 cm
    • Isi setiap lubang 2-3 biji kangkung
      cCara ini membutuhkan tenaga kerja lebih banyak, sehingga biaya yang dikeluarkan juga bertambah.
    • Menanam kangkung tidak perlu ditugal terlalu dalam, sebab tanaman kangkung tidak membutuhkan peraklran yang dalam

Pemupukan Kangkung

  • Tanaman kangkung sebenarnya tidak membutuhkan pemupukan susulan seperti tanaman sayur lain.
  • Namun agar kangkung dapat tumbuh subur dan cepat panen, lakukan pPemupukan sekali menggunakan NPK MUTIARA pada umur 7 hari.
  • Larutkan satu sendok makan NPK MUTIARA pada satu gembor air, kemudian siramkan pada tanaman kangkung

Penyiraman Kangkung

  • Kangkung merupakan tanaman yang membutuhkan air yang banyak. Penyiraman kangkung dilakukan setiap hari pagi dan sore
  • Saat musim hujan, perhatikan drainase agar air hujan tidak menggenangi tanman, yang dapat menyebabkan penyakit busuk akar

Panen Kangkung

  • Kangkung sudah dapat dipanen pada usia 25 hari
  • Pemanenan dilakukan dengan mencabut kangkung beserta akarnya.
  • Setelah selesai dipanen, kangkung dicuci menggunakan air mengalir untuk menghilangkan sisa tanah yang melekat pada akar.

Demikian [Tips Praktis] Cara Menanam Kangkung Darat 25 hari Panen, sangat mudah bukan?????

Baca Juga:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *