Cara Ternak Leopard Gecko Dengan Mudah Bagi Pemula

Posted on

Peluang Usaha Ternak Gecko

bertaniorganik.com – Cara Ternak Gecko – Mendengar nama gecko mungkin banyak dari anda yang bertanya-tanya apakah gecko itu????

Gecko atau disebut juga Leopard Gecko merupakan sejenis reptil yang berasal dari Pakistan, India, dan Iran dan masih berkerabat dengan tokek atau cicak. Namun gecko tidak bersuara dan tidak menggigit.

Saat ini gecko menjadi salah satu reptil yang mulai digemari di Indonesia karena memiliki ukuran tubuh yang kecil dan memiliki warna kulit yang indah, unik, dan cantik. Selain itu gecko juga relatif mudah dipelihara.

Berkembang pesatnya para pecinta gecko di Indonesia, diikuti juga dengan berkembangnya komunitas-komunitas pecinta gecko seperti Pecinta Leopard Gecko. Selain itu, banyak para pehobi yang mulai tertarik untuk membudidayakannya. Dan menjadikan usaha ternak Leopard gecko sebagai peluang usaha baru yang menguntungkan.

Salah satu pembudidaya Leopard Gecko adalah Giovanni Putra. Warga Jalan Donowati, Sukomanunggal, Surabaya tersebut sudah membudidayakan reptil ini sejak duduk di bangku SMP tepatnya di tahun 2008. Selain Gio, sapaan akrabnya, pembudidaya lain adalah Eri Santoso yang memiliki koleksi Gecko hampir 1000 ekor dan Budi Wonosasmito yang memiliki koleksi hingga 2000 ekor. Bisa dibilang mereka bertiga adalah pionir leopard gecko di Surabaya

Nah, jika anda ingin mencoba beterrnak gecko, simak ulasannya berikut ini:

Cara Ternak Gecko Yang Baik dan Benar

Memilih Indukan Berkualitas

Memilih indukan yang bagus akan sangat mempeengaruhi terhadap kualitas keturunan yang dihasilkan. Indukan yang bagus adalah indukan yang sehat, gemuk, lincah, memiliki nafsu makan yang bagus serta memiliki warna yang menarik.

Jika anda menggunakan indukan yang kurang bagus dikhawatirkan telur yang dihasilkan akan buruk atau bahkan bisa gagal panen.

Gecko merupakan jenis binatang nokturnal atau aktif di malam hari. Jadi, jika anda ingin melihat pergerakannya maka lihatlah pada malam hari.

Membedakan Gecko Jantan dan Betina

Untuk membedakan gecko jantan dan betina caranya adalah, pada gecko jantan terdapat dua benjolan pada bagian pangkal ekor. Sedangkan pada gecko betina, tidak terdapat benjolan namun memiliki ekor yang lebih besar.

Proses Mengawinkan Gecko Sampai Bertelur

Untuk mengawinkan gecko, langkah-langkahnya adalah:

  • Gecko yang akan dikawinkan minimal sudah berusia 7 bulan bagi jantan dan usia 1 tahun bagi betina.
  • Siapkan kandang gecko atau bisa juga mengunakan akuarium bekas yang di dalamnya diberi rumah-rumahan sebagai tempat bersembunyi gecko.
  • Tempatkan gecko jantan dan betina dalam satu kandang.
  • Beri alas berupa kapur dolomit, tissu atau koran pada bagian dasar kandang atau akuarium. Jangan sekali-kali menggunakan alas berupa cocopit saat mengawinkan karena dapat membuat kelamin jantan terinfeksi.
  • Saat akan kawin, gecko jantan biasanya akan mendekatkan kelaminnya pada betina sambil menggigit bagian leher betina. Biarkan mereka melakukan proses hoho-hihek (kawin).
  • Tahap berikutnya, sediakan sebuah kotak atau laying box yang diberi alas cocopit. Kotak atau laying box ini berfungsi untuk meletakkan telur gecko.
  • Setelah 2 minggu dari proses perkawinan, gecko betina akan mulai bertelur. Gecko betina yang akan bertelur, ia akan menunjukkan tanda-tanda sebagai berikut:
    • Indukan betina yang akan bertelur tidak memiliki nafsu makan. Namun meskipun dia tidak bernafsu makan anda tetap harus memberinya makan.
    • Cocopit pada kotak akan berantakan
    • Setelah bertelur tubuh gecko betina menjadi kurus
  • Dalam sekali kawin, gecko bisanya akan bertelur sampai enam kali dalam waktu yang tidak bersamaan. Misalnya hari ini dia bertelur, dua minggu kemudian dia akan bertelur kembali dengan jumlah telur 2 kali lipat dari telur pertama.

Memindahkan Telur dari Laying Box ke Inkubator

  • Setelah gecko bertelur, cari telurnya pada laying box dengan hati-hati untuk dipindahkan ke inkubator.
  • Setelah telur ditemukan, periksalah apakah telurnya lembek atau sudah mengeras.
  • Tandai telur bagian atas sebelum dipindahkan. Tujuannya agar telur tidak terbalik saat diletakkan di inkubator. Jika peletakkan telur terbalik dapat menyebabkan embrio akan mati.
  • Tahap berikutnya adalah menyiapkan inkubator.

Cara Membuat Inkubator dan Menetaskan Telur Gecko

  • Siapkan alat dan bahan berupa kontainer bening atau tupperwere yang sudah ditutup rapat dan Vermiculite (dapat dibeli di tempat penjualan media tanam atau di petshop)

  • Buat lubang udara 4-5 lubang kecil pada kontainer.
  • Untuk vermiculite anda dapat menggunakan dua tipe yakni kering dan basah
  • Setelah dua tipe vermiculite sudah siap, Berilah air hangat pada vermiculite basah agar lembab. Kemudian peras dengan tangan agar vermiculite tidak terlalu basah.
contoh gambar vermiculite
  • Masukkan vermiculite basah ke dalam kontainer terlebih dahulu kemudian baru masukkan vermiculite kering. Penumpukkan vermiculite kering dan basah bertujuan agar telur tidak busuk karena terlalu lembab.
  • Setelah inkubator siap, pindahkan telur dengan hati-hati dan perhatikan posisinya agar telur tidak terbalik.
  • Setelah semua siap, letakkan inkubator pada ruangan bersuhu 26-30ºC. Usahakan agar suhu tidak sampai di bawah 23ºC atau diatas 35ºC.
  • Diamkan telur selama kurang lebih 35-60 hari. Jika dalam waktu 35-40 hari telur sudah menetas, biasanya berjenis kelamin jantan. Sedangkan jika dalam waktu 45-60 hari bisanya akan menghasilkan anakan berkelamin betina

Merawat Bayi Gecko

  • Setelah gecko menetas, tahap berikutnya adalah menyiapkan kontainer yang diberi alas berupa tisu lembab untuk perawatan bayi gecko.
  • Dalam waktu 3-4 hari, bayi gecko akan buang air besar untuk pertama kalinya.
  • Setelah itu bayi gecko diberi pakan berupa jangkrik yang berukuran sangat kecil atau ulat hongkong.
  • 2 minggu kemudian atau gecko sudah lancar makan, alas diganti menggunakan cocopit atau dolomit.
  • Selanjutnya anda dapat memelihara gecko sebagai peliharaan dirumah atau menjualnya dengan harga bervariasi mulai dari 100rb  hingga belasan juta.

Demikian ulasan mengenai cara ternak leopard gecko semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan. Terima kasih sudah berkunjung.

Baca Juga:

Cara Budidaya Jangkrik Mudah Bagi Pemula

[PELUANG BISNIS MONCER] Cara Ternak Entok Agar Cepat Besar dan Menguntungkan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *