Usaha Penggemukan Kambing 3 bulan Langsung Panen!!! Ini Dia Syaratnya

Posted on

Cara Penggemukan Kambing

bertaniorganik.com – Penggemukan Kambing – Usaha ternak kambing dengan pola penggemukan merupakan salah satu peluang bisnis yang memiliki prospek cerah.

Saat ini dengan sistem ternak modern anda dapat melakukan penggemukan kambing tanpa mengarit, tanpa menggembalakan kambing dan pada masa penggemukan ini kotoran kambing tidak akan menimbulkan bau sama sekali.

Bagi anda yang ingin memulai usaha penggemukan kambing, anda dapat memulai dengan memilih bibit kambing yang berumur 4-8 bulan. Sebab usia tersebut merupakan waktu yang sangat efektif untuk meningkatkan berat badan atau bobot ternak kambing.

Baca: Kenali Jenis-jenis Penyakit Pada Kambing dan Pengobatannya

Faktor-faktor Penting Dalam Penggemukan Kambing

Sebelum anda melakukan program penggemukan kambing, ada beberapa faktor yang perlu anda perhatikan:

Tempat atau lokasi budidaya

Untuk mendapat hasil penggemukan kambing yang maksimal, masalah tempat atau lokasi budidaya merupakan salah satu faktor yang perlu anda perhatikan.

  • Pastikan tempat budidaya dalam kondisi teduh/ tidak terkena sinar matahari langsung. Namun masih ada cahaya matahari yang dapat masuk ke kandang.
  • Pastikan sirkulai udara lancar. Sehingga kambing selalu mendapat pasokan udara yang cukup.
  • Usahakan suasana di sekitar lokasi budidaya dalam kondisi tenang, jauh dari suara bising atau keramaian agar kambing tidak stres.
  • Jaga sanitasi lingkungan, untuk mencegah ternak kambing terjangkit penyakit.

Kandang

Dalam usaha penggemukan kambing, kandang menjadi faktor penting berikutnya. Sebab kandang merupakan tempat tinggal bagi kambing setiap harinya.

  • Buatlah kandang berbentuk panggung, memiliki penampungan feses dan urin, serta terdapat tempat untuk meletakkan pakan dan air minum. Dengan penerapan sistem seperti ini ada beberapa keuntungan yang didapat. Feses dan urin dapat dijadikan pupuk organik dengan kualitas yang tidak kalah dengan pupuk kimia. Dengan peletakan tempat pakan dan air minum yang baik akan memudahkan dalam pemberian pakan dan air minum bagi kambing.
  • Dalam penggemukan kambing, ukuran kandang hendaknya disesuaikan dengan jumlah kambing yang akan diternak. Misal, jika anda hendak memlihara 10 ekor kambing maka membutuhkan ukuran kandang 3×1,5m dengan lebar dibagi 2, bagian luar dan dalam atau untuk tempat makan dan tempat minum.

Baca: Penyebab Bulu Kambing Rontok, Cara Pencegahan dan Pengobatannya

Pemilihan bibit kambing

Faktor penting berikutnya dalam usaha penggemukan kambing adalah pemilihan bibit. Penggunaan bibit yang unggul akan sangat berpengaruh terhadap hasil penggemukan kambing. Semakin unggul bibit kambing yang dipilih maka akan semakin besar keuntungan dalam suksesnya proses penggemukan kambing.

Ciri-ciri bibit kambing yang baik:

  • Dilihat dari postur tubuh. Kambing yang bagus memiliki ciri leher yang panjang, kaki terlihat panjang, perut tidak tampak buncit, bagian punggung rata atau tidak cekung dan badan tampak panjang.
  • Dilihat dari gerakannya. Bibit kambing yang bagus memiliki pergerakan yang cukup lincah. Untuk mengujinya, cobalah pada saat kambing dalam keadaan duduk kemudian anda dekati kambing tersebut. Jika kemudian kambing bergerak lambat berarti kambing kurang sehat. Namun jika kambing bergerak sigap artinya kambing tersebut sehat.
  • Dilihat dari fisik. Bibit kambing yang bagus memiliki fisik yang sehat. Mata nampak cerah dan tidak sayu, hidung tidak mengeluarkan lendir, bulu terlihat halus, bersih dan tidak kusam, anus tidak menunjukan tanda mencret, dan tidak ada luka atau penyakit kulit.

Baca: Membuat Pakan Fermentasi Jerami Untuk Ternak Kambing Dengan SOC

Pemeliharaan

Faktor terakhir dalam proses penggemukan kambing adalah pemeliharaan.

Pemeliharaan kambing meliputi:

  • Pemberian pakan dan minum. Pakan kambing pada umunya adalah rumput hijau yang didapat dari aktivitas mengarit. Namun dalam usaha penggemukan kambing modern anda dapat menggunakan pakan fermentasi seperti fermentasi jerami, fermentasi gedebok pisang, fermentasi daun singkong, dll. Pemberian pakan fermentasi lebih efisien dari pada menggunakan rumput hujau dari mengarit.
  • Pemeliharaan kesehatan kambing. Dengan menggunakan pakan fermentasi, maka daya tahan kambing menjadi lebih kuat, tidak mudah terserang penyakit dan virus. Selain itu, dengan pemberian pakan fermentasi secara teratiur dapat meningkatkan pertumbuhan dan penggemukan kambing sekitar 4 kg/minggu atau dalam 3 bulan anda sudah dapat memanen kambing.
  • Menjaga sanitasi kandang. Sanitasi kandang sangat berpengaruh terhadap kesehatan kambing. Lakukan pembersihan kandang minimal 1 kali seminggu. Agar kambing terlihat bersih maka mandikan kambing 1 kali dalam 1 bulan.

Demikian ulasan mengenai syarat-syarat penting dalam usaha penggemukan kambing semoga dapat menambah wawasan.

salam bertaniorganik

Baca Juga:

Gravatar Image
Syahid Bilal, tinggal di daerah Pekalongan-Lampung Timur yang merupakan sentra pembibitan terbesar di daerah Lampung. Sebagai orang yang berhasrat terhadap dunia tulis-menulis dan mengagumi dunia pertanian, berbagi pengetahuan seputar dunia pertanian adalah sebuah kebahagiaan. Salam kenal :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *