Begini Cara Budidaya Seledri [Tanaman Sayur Berharga Mahal] Dengan Mudah

Posted on

Budidaya Seledri, Prospeknya Selalu Menjanjikan

bertaniorganik.com – Cara Menanam Seledri – Tanaman seledri (Apium graveolens L.) merupakan tanaman sayuran yang banyak digunakan sebagai bahan tambahan masakan seperti sop, bakso, bubur ayam dll. Selain itu tanaman seledri juga dikenal sebagai obat herbal yang ampuh mengobati berbagai macam penyakit.

Budidaya seledri merupakan salah satu budidaya tanaman sayuran yang memiliki prospek bisnis cerah. Tingginya permintaan pasar serta harganya yang cukup tinggi dan stabil menjadikan tanaman ini sebagai komoditi pertanian yang menjanjikan.

Budidaya tanaman seledri dapat dilakukan di dataran rendah. Namun akan lebih maksimal jika dibudidayakan di dataran tinggi dengan ketinggian 1000-1500 mdpl dengan kondisi tanah yang subur dan PH tanah 6-7.

Jika anda tertarik untuk membudidayakan seledri, berikut ini ulasan lengkapnya:

Cara Menanam Seledri

Penyemaian bibit seledri

Budidaya seledri dapat dilakukan secara vegetatif (dari anakan) maupun secara generatif menggunakan biji. Namun untuk budidaya skala besar atau untuk tujuan komersil sebaiknya dilakukan dengan generatif atau penyemaian biji. Pilihlah benih yang berkualitas unggul. Benih dapat anda dapatkan ditoko-toko pertanian terdekat.

Untuk teknis penyemaian benih seledri dapat anda baca secara lengkap di [panduan lengkap] Cara MENYEMAI BIBIT SELEDRI dengan Benar

Persiapan lahan budidaya seledri

Sembari menunggu bibit yang disemai siap untuk ditanam, langkah selanjutnya adalah menyiapkan lahan yang akan digunakan untuk budidaya.

  • Bersihkan lahan dari gulma kemudian gemburkan lahan dengan menggunakan cangkul atau bajak.
  • Buat bedengan pada lahan dengan lebar 80-100 cm, tinggi 20cm dan jarak antar bedengan 25-30cm.
  • Tanaman seledri menghendaki tanah yang benar-benar gembur. Untuk itu jika dirasa tanah masih kurang gembur, tanah yang sudah dibuat bedengan dapat anda cacah menggunakan cangkul untuk menggemburkannya.
  • Taburkan dolomit diatas bedengan untuk mentralkan PH tanah.
  • Taburkan pupuk kompos atau pupuk kandang di atas bedengan sebanyak 10-25 ton/H. Aduk-aduk pupuk kandang meggunakan cangkul agar tercampur rata bersama tanah bedengan.
  • Rapikan bedengan dan buat lubang tanam dengan jarak 20x20cm atau 25x25cm.
  • Atau anda dapat memasang mulsa plastik dan buat lubang tanam seperti di atas.

Langkah menanam bibit seledri

  • Siram lahan persemaian agar tanah menjadi lunak.
  • Pilih bibit yang sehat dan cabut dangan hati hati beserta akarnya.
  • Tanam bibit pada lubang tanam dengan 1 bibit 1 lubang.
  • Lakukan penanaman pada sore hari agar bibit tidak layu terkena terik matahari.
  • Jika lahan dalam keadaan kering sebaiknya sebelum bibit ditanam, lahan disiram terlebih dahulu.

Perawatan dan pemeliharaan tanaman seledri

  • Lakukan penyulaman segera jika ditemukan tanaman yang mati atau tumbuh tidak sempurna. Penyulaman dilakukan sampai tanaman berumur 14 hari.
  • Lakukan penyiraman jika tanah dalam kondisi kering agar tanaman tidak sampai kekurangan air. Usahakan penyiraman jangan sampai menimbulkan genangan yang dapat menyebabkan tanaman busuk.
  • Lakukan penyiangan secara rutin agar tidak ada gulma atau rumput liar yang dapat menggangyu pertumbuhan tanaman.

Pemupukan tanaman seledri

  • Lakukan pemupukan susulan setelah tanaman berusia 2 minggu.
  • Lakukan pemupukan susulan menggunakan pupuk NPK atau mutiara biru . Caranya larutkan 2 kg pupuk dengan 200 liter air. Kemudian kocorkan di sekitar batang seledri dengan jarak 5 cm dari batang sebanyak 200-250 ml per tanaman.
  • Jika tanaman terlihat menguning atau kekurangan unsur N berikan pupukĀ  ZA dengan dosis 1 kg/150 liter air.
  • Lakukan pemupukan secara rutin 1 minggu sekali.

Pengendalian Hama Penyakit Tanaman Seledri

Beberapa hama yang sering menyerang tanaman seledri diantaranya ulat grayak, bekicot, kutu daun, dan tungau. Jika ditemukan serangan hama pada tanaman seledri segera lakukan penanganan dengan menyemprotkan pestisida sesuai jenis hama.

Sedangkan penyakit yang sering menyerang tanaman seledri berupa penyakit bercak daun, layu bakteri, layu fusarium dan virus aster yellow. Untuk mencegah seranagn penyakit, gunakan benih unggul yang tahan penyakit dan lakukan pengolahan tanah dengan benar serta lakukan pergiliran tanaman. Jika terdapat serangan hama, lakukan penyemprotan dengan fungisida atau bakterisida sesuai jenis penyakitnya.

Panen Seledri

Tanaman seledri sudah dapat dipanen pada usia 1-3 bulan tergantung varietasnya.

  • Varietas Florida dapat dipanen pada usia 125 HST.
  • Varietas Kinsai pada usia 50 HST.
  • Varietas Tall-Utah dapat dipanen pada usia 3 minggu HST.

Lakukan pemanenan dengan cara mencabut tanaman bersama akarnya. Atau bisa juga dengan cara memotong batang yang siap panen dan meninggalkan anakan yang masih muda.

Pemanenan bisa dilakukan setiap 1 minggu sekali.

Baca juga:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *