5 Pakan Lele Alternatif Ini Mampu Mengurangi Biaya Pakan Pelet Lho…

Posted on

Membuat Pakan Lele Alternatif Untuk Mengurangi Biaya Pakan

bertaniorganik.com – Pakan lele alternatif – Dalam budidaya lele, kebutuhan pakan menempati porsi paling besar hampir 80% dari biaya produksi. Mahalnya harga pakan pelet membuat banyak peternak mengeluh, bahkan banyak pula yang terpaksa mengalihkan usahanya ke bidang lain.

Untuk mengatasi masalah tersebut salah satu solusinya adalah dengan membuat pakan lele sendiri sebagai pengganti pelet maupun sebagai pakan tambahan untuk mengurangi biaya pelet.

Nah berikut ini kami paparkan 5 pakan alternatif yang dapat anda gunakan sebagai pakan tambahan untuk mengurangi penggunaan pakan pelet:

Baca: Begini Cara Mengganti Air Kolam Lele Dengan Benar Agar Lele Tidak Stress

5 Jenis Pakan Ikan Lele Tambahan

  • Bangkai unggas

Beruntung bagi anda yang tinggal di lokasi yang dekat dengan peternakan unggas. Biasanya peternakan unggas menghasilkan limbah berupa bangkai unggas. Umumnya bangkai-bangkai unggas tersebut akan dimusnahkan dengan cara dikubur agar tidak menular ke unggas sehat lain. Nah dari pada dikubur, anda dapat memanfaatkan bangkai tersebut sebagai pakan lele tambahan.

Namun untuk menghindari terjangkitnya penyakit pada lele, bangkai ayam atau puyuh tidak langsung diberikan begitu saja ke lele. Bangkai perlu dibersihkan terlebih dahulu bulunya kemudian direbus. Selain menghilangkan bulu, proses perebusan dapat membunuh bibit penyakit yang kemungkinan terkandung dalam bangkai. Perebusan bangkai unggas dapat anda lakukan menggunakan drum-drum besar atau panci besar jika bangkai ayam banyak. Sebaiknya hindari merebus menggunakan peralatan masak yan biasa digunakan istri ya….

Setelah melalui proses perebusan, bangkai kemudian diangkat dan didinginkan. Selanjutnya anda dapat memberikannya pada lele di hari yang sama dengan cara digantung menggunakan tali dan dicelupkan di kolam. Setelah pakan habis, tulang atau kerangka yang tersisa jangan sampai menjadi residu di kolam.

  • Keong mas atau bekicot

Keong mas banyak ditemukan di arela persawahan dan umumnya menjadi hama bagi petani padi. Anda dapat memanfaatkan kong mas yang kaya akan protein sebagai pakan tambahan bagi lele.

Sedangkan bekicot biasanya banyak terdapat di kebun sekitar rumah, terutama pada tanah-tanah yang lembab.

Sebelum diberikan ke lele, sebaiknya keong mas atau bekicot direbus terlebih dahulu untuk melunakkan daging, melepaskan cangkang serta membunuh bibit penyakit yang kemungkinan terdapat pada keong mas atau bekicot.

Setelah keong atau bekicot direbus, lepaskan cangkang menggunakan garpu dengan cara dicukil. Kemudian keong mas atau bekicot didinginkan dan dicincang kecil-kecil dan diberikan pada lele.

Baca: Bagaimana Cara Budidaya Bekicot Dengan Mudah Hasil Melimpah?

  • Maggot

Maggot atau belatung merupakan pakan alami ikan yang kaya akan protein yang dihasilkan dari lalat. Ada beberapa jenis maggot yang dapat digunakan sebagai pakan, salah satunya maggot yang dihasilkan dari lalat black soldier fly (Hermetia illucens). Maggot dari lalat ini memiliki kandungan protein kasar hingga 40% sehingga sangat bagus digunakan sebagai pakan lele tambahan.

  • Ikan rucah

Ikan rucah merupakan ikan-ikan kecil atau ikan sisa tangkapan yang tidak dikonsumsi manusia dan biasanya dijual dengan harga sangat murah. Ikan rucah banyak ditemukan ditempat pelelangan ikan.

Ikan rucah dapat langsung diberikan ke lele, karena ikan rucah biasanya tidak banyak mengandung tulang atau duri . Namun jika ikan rucah banyak mengandung tulang atau duri sebaiknya ikan direbus terlebih dahulu. Begitupun jika ikan rucah sudah tidak segar lagi atau terlihat agak membusuk, sebaiknya ikan rucah direbus terlebih dahulu sebelum diberikan pada lele. Tujuannya untuk menghindari adanya bibit penyakit.

 

  • Tanaman / daun-daunan

Dedaunan seperti daun pepaya, kangkung, atau daun talas sudah lama dikenal sebagai pakan tambahan bagi ikan terutama ikan gurame.

Dengan sistem fermentasi, daun-daunan juga dapat dijadikan pakan lele tambahan. Salah satu tanaman yang dapat dijadikan pakan lele tambahan adalah Azolla yang banyak tumbuh di perairan kolam.

Azolla segar memiliki kandungan protein hingga 31% dan akan meningkat sampai 39% jika difermentasi.

Cara fermentasi Azolla:

  • Campur 50 kg Azolla dengan 1 liter molase (tetes tebu) dan 30cc probiotik (EM4). Jika tidak ada molase anda dapat menggantinya dengan rebusan air gula merah.
  • Masukkan semua bahan ke dalam drum plastik atau tempat lain yang kedap udara.
  • Tutup rapat drum dan pastikan tidak ada udara yang masuk kemudian diamkan selama 15-20 hari
  • Setelah proses fermentasi selesai, anda dapat mencampurnya dengan bahan lain seperti tepung jagung atau jenis tepung lain untuk dibentuk pelet.

Demikian artikel 5 Pakan Lele Alternatif Untuk Mengurangi Biaya Pakan Pelet semoga dapat bermanfaat.

Salam Bertaniorganik!!

Baca Juga:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *