Begini Cara Mudah Membuat Kolam Terpal Rangka Bambu Untuk Ternak Lele

Posted on

bertaniorganik.com Bagi para peternak ikan khususnya ternak ikan lele, kolam terpal menjadi alternatif untuk budidaya ikan di lahan yang terbatas. Selain itu membuat kolam terpal caranya mudah dan tidak membutuhkan biaya yang besar.

Yang harus diperhatikan, kolam terpal membutuhkan rangka yang kuat. Rangka ini fungsinya sebagai dinding penahan pada kolam. Untuk bahan membuat rangka anda dapat memilih bahan diinginkan seperti bambu, besi, baja ringan, maupun batako.

Namun jika anda masih pemula dan baru memulai budidaya ikan, Kolam terpal dengan rangka bambu mungkin dapat menjadi pilihan tepat. Karena selain cara membuatnya lebih mudah, biayanya juga lebih terjangkau.

Baca: [PANDUAN LENGKAP] Cara Budidaya Lele Sistem Bioflok, Hasilnya 10 Kali Lipat Dari Budidaya Biasa

Cara Membuat Kolam Terpal

Pembuatan dinding rangka kolam

Pada artikel kali ini admin menggunakan ukuran kolam standar yang umum dipakai para peternak yaitu kolam ukuran 2×4 meter. Nantinya ukuran kolam yang akan anda buat dapat disesuaikan sendiri dengan kebutuhan.

Alat dan bahan

  • Terpal ukuran 4x6m
  • Bambu ±10 lonjor dengan panjang rata-rata 7 m (lebih banyak lebih bagus)
  • Paku reng dan paku usuk secukupnya
  • Tali kawat

Cara membuat

  • Potong bambu untuk patok dengan panjang 1,5 m, dan bambu untuk pagar dengan panjang 2 m dan 4 m. Jumlah bambu yang dipotong disesuaikan dengan tingkat kerapatan pagar bambu dan patok yang dibuat. Semakin rapat bilah bambu dan patok maka konstruksi kolam semakin bagus karena semakin kuat menahan tekanan air.
  • Belah bambu yang akan digunakan sebagai pagar menjadi 4 bagian.
  • Raut bambu dengan halus, buang bagian tajam atau bekas ranting agar tidak mengenai terpal yang dapat menyebabkan terpal bocor.
  • Jika stok bambu kurang, prioritaskan kerapatan bambu pada bagian bawah. Karena tekanan air paling besar berada pada dinding bagian bawah. Jika dinding tidak kuat kolam dapat jebol.
  • Buat pagar dengan ukuran 1×4 2 buah dan 2×4 2 buah.

  • Setelah membuat pagar selanjutnya adalah memasang patok. Tanam patok dengan kedalaman ±50 cm atau sampai patok tidak goyang dan pastikan patok tidak akan jebol menahan tekanan air.
  • Langkah berikutnya adalah penyatuan pagar dan patok. Gunakan paku usuk untuk merekatkan pagar dengan patok kemudian diikat dengan kawat.

Pemasangan Pipa Saluran Pembuangan Air Kolam

Pemasangan pipa saluran air bertujuan untuk mengganti air kolam atau menguras air terutama saat melakukan pemanenan. Selain itu berguna untuk mengatur level ketinggian air kolam.

sumber: Daunijo.com

Baca: [LENGKAP] Cara Budidaya Ikan Hias Manfish di Akuarium Untuk Pemula

Bahan yang diperlukan:

  • Clamp / Klem, dapat dibeli di toko bangunan atau di toko onderdil mobil.
clamp / klem

 

  • Pipa PVC/paralon ukuran 2 inci.
  • Pipa L (Knee) ukuran 2 inci.
pipa L

 

  • Tali karet dari ban dalam bekas
tali karet dari ban dalam bekas

Alat yang dibutuhkan

  • Obeng min
  • Pisau Cutter / Gunting
  • Tali
  • Spidol

Langkah kerja

  • Usahakan kondisi tanah pada kolam yang akan diberi saluran pembuangan dibuat lebih rendah dari sekitarnya.
  • Pasang terpal di dalam pagar kolam yang sudah dibuat sebelumnya.
  • Tandai bagian terpal yang akan dijadikan tempat saluran pembuangan air menggunakan spidol.

  • Kemudian masukkan salah satu ujung knee (pipa L) dari luar ke dalam terpal. Dan pastikan salah satu ujung knee menghadap ke arah pembuangan air.
  • Ikat terpal dan pipa pembuangan menggunakan tali karet. Lakukan pengikatan serapi mungkin agar tidak terlalu banyak lekukan terpal.

  • Pasang klem pada bagian yang sudah diikat dan kuatkan skrupnya menggunakan obeng.

  • Selanjutnya buat lubang menggunakan pisau cutter pada bagian terpal yang sudah ditandai spidol.

  • Pasang pipa paralon pada knee di dalam kolam. Panjang paralon disesuaikan dengan tinggi debit air yang diinginkan. Pasang juga pipa paralon pada knee yang diluar kolam, panjangnya terserah saja.

Demikian Cara Mudah Membuat Kolam Terpal Bambu Untuk Ternak Lele, selain untuk ternak lele kolam ini juga dapat digunakan untuk melakukan budidaya ikan lain seperti nila, mujair, patin, emas dll.

Artikel Menarik Lain:

Gravatar Image
Syahid Bilal, tinggal di daerah Pekalongan-Lampung Timur yang merupakan sentra pembibitan terbesar di daerah Lampung. Sebagai orang yang berhasrat terhadap dunia tulis-menulis dan mengagumi dunia pertanian, berbagi pengetahuan seputar dunia pertanian adalah sebuah kebahagiaan. Salam kenal :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *