PANDUAN LENGKAP Budidaya Pisang Agar Cepat Berbuah Maksimal

Posted on

bertaniorganik.com Buah pisang merupakan salah satu buah yang sangat populer di masyarakat. Pisang banyak digunakan untuk membuat berbagai produk olahan makanan seperti keripik pisang, kolak, gorengan dll. Maupun dijadikan sebagai buah pencuci mulut.

Mengingat begitu banyaknya produk olahan makanan yang menggunakan pisang sebagai bahan bakunya, menjadikan budidaya pisang sebagai sektor bisnis yang menjanjikan. Apalagi di Indonesia sendiri, menanam pisang tidaklah sulit. Selain tanahnya yang ideal sebagai lahan budidaya pisang, anda juga dapat menanam varietas pisang yang anda inginkan seperti kepok, cavendish, raja, dll.

Nah jika anda sudah memutuskan untuk melakukan budidaya pisang, simak baik-baik cara menanam pisang berikut ini

Cara Menanam Pisang dengan Baik dan Benar

Syarat Tumbuh Pohon Pisang

Sebenarnya pohon pisang mudah tumbuh pada segala kondisi lahan. Namun tempat paling ideal sebagai lahan budidaya pisang adalah daerah tropis dengan intensitas matahari dan curah hujan yang tersedia sepanjang tahun. Dengan curah hujan sekitar 1.500 mm/tahun hingga 3.000 mm/tahun.

Meskipun pohon pisang dapat tumbuh pada daerah yang memiliki keterbatasan air, karena batang dapat menyuplai air yang cukup banyak. Namun kondisi tersebut dapat membuat pertumbuhan pohon pisang tidak maksimal.

Pisang dapat ditanam di dataran rendah maupun tinggi dengan ketinggian maksimal 2500 mdpl.

Memilih Bibit Pisang

Untuk menanam pohon pisang anda dapat melakukannya dengan sistem pembibitan kultur jaringan maupun dengan cara vegetatif yaitu dengan cara menanam tunas atau anakan pisang. Namun menurut saya cara termudah adalah dengan sistem vegetatif.

Untuk menanam tunas atau anakan pisang perhatikan syarat-sayarat berikut:

  • Gunakan bibit dari indukan yang baik, sehat serta pernah berbuah dengan baik pula.
  • Pilih bibit pisang dengan ukuran tinggi sekitar 1-1,5 m dengan diameter 15-20 cm.
  • Pilih bibit pisang dengan daun pisang berbentuk lancip atau mirip pedang.
  • Terdapat 2 jenis anakan untuk pembibitan pohon pisang, yaitu anakan muda dan dewasa. Maka sebaiknya gunakan anakan yang sudah dewasa karena sudah memiliki bakal bunga serta cadangan makanan di dalam bonggolnya. Sehingga mempersingkat waktu berbuah.
  • Jika anda menggunakan anakan dari indukan sendiri sebaiknya lakukan pembatasan anakan atau tunas 7-9 saja. Jika anakan lebih dari 9 tunas sebaiknya sisanya dipotong untuk menjaga kualitas bibit anakan.

Sebelum bibit pisang ditanam pada lahan, lakukan sanitasi pada bibit pisang dengan langkah-langkah sebagai berikut:

  • Setelah bibit diambil dari indukan, bersihkan tanah yang masih menempel pada akar
    sebelum ditanam.
  • Simpan bibit pada tempat yang teduh selama 1-2 hari. Tujuannya agar luka pada pada bekas potongan mengering.
  • Rendam bibit dalam larutan insektisida 0,5%-1% sampai batas leher batang selama 10 menit. Kemudian bibit diangin-anginkan selama beberapa menit.
  • Anda juga dapat merendam bibit dalam air mengalir selama 2 hari sebagai pengganti pestisida.

Persiapan Media Tanam

Setelah bibit pisang didapatkan, selanjutnya mempersiapkan lahan yang akan digunakan sebagai tempat budidaya pisang.

  • Bersihkan lahan dari gulma yang dapat mengganggu pertumbuhan pohon pisang.
  • Gemburkan tanah menggunakan bajak atau cangkul. Penggemburan tanah sangat baik untuk mendapatkan hasil panen pisang yang optimal.
  • Buat lubang tanam dengan ukuran kurang lebih 30x30x40 (PxLxT) dan jarak antar tanaman kurang lebih 3×3 meter.
  • Masukkan pupuk kandang ke setiap lubang tanam dengan kebutuhan sekitar 15-20kg per lubang.
  • Buatlah parit di sekitar lubang sebagai drainase agar ketika hujan tanaman pisang tidak tergenang air.

Cara Menanam Pisang

Setelah lahan tanam sudah siap, selanjutnya masuk ke langkah penanaman. Waktu penanaman pisang yang terbaik adalah pada awal musim hujan atau sekitar bulan September-Oktober. Agar tunas pisang yang baru ditanam mendapat pasokan air yang cukup.

Masukkan tunas pisang ke dalam lubang tanam, kemudian tutup kembali dengan tanah. Pastikan tunas pisang dalam posisi tegak agar tidak mudah roboh saat terkena hujan atau angin kencang.

Pada 3 bulan pertama setelah penanaman, anda juga dapat melakukan pola tumpang sari di sela-sela tanaman pisang. Tanaman yang ditumpang sari merupakan tanaman semusim seperti sayur-sayuran atau yang lainnya.

Pemeliharaan dan Perawatan Pohon Pisang

  • Pemeliharaan tanaman pisang dilakukan hingga memasuki masa panen.
  • Dalam satu rumpun tanaman pisang, sebaiknya maksimal terdapat 3-4 pohon pisang. Tujuannya agar unsur hara dalam tanah cukup untuk menutrisi kebutuhan pohon pisang itu sendiri.
  • Lakukan penyiangan untuk membersihkan gulma dan rumput liar.
  • Lakukan juga pemangkasan daun pohon pisang yang kering agar pertumbuhan dapat maksimal.
  • Untuk menjaga ketersediaan unsur hara, lakukan pemupukan susulan setelah pohon pisang berumur 6 bulan

Tips Merawat Buah Pisang Agar Buah Semakin Besar Dan Panen Maksimal

  • Setelah pisang berbuah dan tandan pisang mencapai 5-7 sisir, potong jantung atau bunga pisang meskipun kemungkinan masih dapat tumbuh sisir berukuran kecil.
  • Bungkus tandan pisang menggunakan karung atau plastik.
  • Berikan pupuk perangsang buah agar buah pisang dapat tumbuh optimal.
  • Jika buah pisang sudah terlihat berwarna hijau tua atau agak kekuning-kuningan artinya pisang siap untuk dipanen.
  • Potong pisang dari tandannya menggunakan pisau tajam atau golok kemudian taruh dengan posisi terbalik agar getah tidak mengotori buah pisang.
  • Setelah panen, pangkas batang pisang sampai ke umbinya. Budidaya akan terus berlanjut karena pohon pisang akan mengeluarkan tunas atau anakan yang dapat anda rawat seperti biasa.
  • Setelah usia lahan budidaya mencapai 5 tahun, lakukan penanaman pisang dari awal lagi agar produktivitas dan kesuburan lahan tetap terjaga.

Demikian PANDUAN LENGKAP Budidaya Pisang Agar Cepat Berbuah Maksimal. Mudah bukan?????

Artikel Terkait:

Gravatar Image
Syahid Bilal, tinggal di daerah Pekalongan-Lampung Timur yang merupakan sentra pembibitan terbesar di daerah Lampung. Sebagai orang yang berhasrat terhadap dunia tulis-menulis dan mengagumi dunia pertanian, berbagi pengetahuan seputar dunia pertanian adalah sebuah kebahagiaan. Salam kenal :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *