[LENGKAP] Cara Menetaskan Telur Bebek Secara Cepat dan Optimal

Posted on

Peluang Usaha Penetasan Telur Bebek

bertaniorganik.com Usaha menetaskan telur bebek merupakan salah satu usaha yang memiliki peluang bisnis menjanjikan. Hal ini karena minat masyarakat untuk beternak bebek terus meningkat. Sementara jumlah pelaku usaha penetasan telur bebek atau peternak anak bebek terbilang masih sedikit.

Untuk memulai usaha menetaskan telur bebek sebenarnya caranya tidak terlalu sulit, asal ada kemauan semua pasti bisa. Cara menetaskan telur bebek atau itik caranya cukup sederhana, hampir sama dengan cara menetaskan telur ayam. Yang membedakan adalah waktu atau lama hari penetasan. Pada telur bebek waktu menetaskan telur mencapai sekitar 28 hari sedangkan telur ayam hanya sekitar 21 hari.

Pada usaha penetasan telur bebek terdapat dua cara yang biasa dilakukan masyarakat, yaitu dengan cara manual atau tradisional dan dengan mesin penetas.

Namun sebelum memulai menetaskan telur bebek, langkah pertama yang harus dilakukan adalah memilih telur yang akan ditetaskan.

 

Pemilihan Telur Yang Bagus

  • Pilihlah telur dari indukan yang bagus dan sudah berusia 4-5 bulan.
  • Indukan yang bagus adalah jenis Rambon atau lebih dikenal sebagai itik lokal asal Cirebon. Itik atau bebek Rambon memiliki sifat yang fleksibel yaitu dapat diternakkan dimana saja, dapat dikandangkan atau digembalakan.
  • Selanjutnya pilihlah telur bebek yang warnanya tidak terlalu biru atau terlalu putih (bila telur berwarna terlalu putih biasanya DOD nya kecil sedangkan bila warnanya terlalu biru biasanya susah menetas, kalaupun berhasil biasanya bebeknya lumpuh).
  • Kulit telur halus dan kondisi telur bersih.
  • Telur harus memiliki ketebalan kulit yang rata agar saat menetas bisa serempak.
  • Telur yang akan ditetaskan tidak boleh berumur 4 hari atau lebih. Sebab telur yang sudah berumur lebih dari 4 hari kualitasnya sudah jelek.
  • Selanjutnya lakukan pengetesan kualitas telur di dalam ruangan tertutup dengan mengandalkan pencahayaan lampu pijar 10 watt. Caranya, ambil telur kemudian lakukan pengamatan di bawah lampu pijar. Telur yang bagus akan terdapat guratan-guratan darah di sekitarnya. Telur yang kurang bagus kondisinya sedikit pucat di bawah lampu pijar dan tidak memiliki guratan darah.

Setelah melakukan seleksi telur, saatnya melakukan penetasan.

 

Cara Menetaskan Telur Bebek Secara Manual atau Tradisional

Cara menetaskan telur dengan sistem ini merupakan cara yang sering dilakukan peternak zaman dulu sebelum ditemukan mesin tetas modern. Jika anda baru mau memulai usaha penetasan atau pemula dan belum cukup modal untuk membeli mesin modern anda bisa mencoba menggunakan sistem ini.

Bahan

  • Sekam padi
  • Kayu papan sirap tebal 12mm
  • Karung goni
  • Keranjang bambu

Cara Menetaskan Telur Secara Manual

  • Buatlah kotak kayu dari papan dengan ukuran 100cm x 100cm.
  • Bungkus keranjang bambu menggunakan karung goni. Kemudian masukkan keranjang tersebut ke dalam kotak kayu yang telah dibuat.
  • Jemur sekam selama 4 jam kemudian sangrai hingga matang tapi jangan sampai gosong.
  • Masukkan sekam yang telah matang tersebut ke dalam kotak kayu yang terdapat keranjang bambu tadi sampi penuh. Sekam ini posisi berada diluar keranjang bambu.
  • Langkah berikutnya memilih telur yang akan ditetaskan. Telur-telur itu dimasukkan ke dalam keranjang bambu yang sudah berada di dalam kotak pengeram.
  • Selanjutnya siapkan meja penetas yang dibuat sendiri dari kayu. Cara membuat meja penetas ini cukup mudah. Yaitu dengan membuat pola meja seperti tempat tidur tapi dibuat dengan ukuran yang pas dengan kotak pengeram.
  • Meja penetas hanya digunakan pada hari 18- telur menetas yaitu pada hari ke 26 atau 27.

 

Cara Menetaskan Telur Bebek Dengan Mesin Penetas Modern

Cara yang kedua, untuk menetaskan telur bebek adalah dengan menggunakan mesin tetas modern. Dengan menggunakan mesin tetas modern hasilnya akan lebih cepat dan optimal. Mesin ini banyak dijual dipasaran dengan harga bervariatif tergantung jenis merk, tipe, dan kapasitas mesin. Atau anda bisa membuatnya sendiri dirumah.

Untuk menetaskan telur bebek menggunakan mesin penetas modern langkah-langkahnya adalah:

 

Persiapan Mesin Tetas

Mempersiapkan mesin tetas meliputi beberapa hal:

  • Melakukan fumigasi, yaitu pengendalian hama dan penyakit menggunakan pestisida pada mesin  sehari sebelum mesin digunakan. Caranya, masukkan wadah ke dalam mesin tetas. Tuang cairan KMNO4 pada wadah tersebut, kemudian tuang cairan Formalin dengan takaran 2 kali lipat dari KMNO4. Tutup mesin tetas dan lubang ventilasi. Biarkan selama 30 menit sampai 1 jam. Hubungkan mesin dengan catu daya listrik dan tunggu hingga suhu mencapai 37-38C.
  • Pemanasan mesin. Lakukan pemanasan mesin 3 jam sebelum telur dimasukkan ke dalam mesin tetas
  • Cek kondisi thermostat, lampu dll.

Setelah mesin dipastikan siap, selanjutnya masukkan telur-telur bebek yang telah diseleksi ke dalam mesin tetas secara rapi dan sejajar.

 

Pemantauan Telur Bebek Selama di Dalam Mesin Tetas

  • Saat telur bebek berada di dalam mesin tetas pastikan kondisi suhu ruangan mesin penetas dalam keadaan stabil. Jika telur berumur 1-24 hari maka suhu yang dibutuhkan adalah 38ºC atau 99ºF-101ºF jika menggunakan standar suhu Fahrenheit. Jika telur sudah berumur 25-28 hari suhu distabilkan antara 100ºF-101ºF.
  • Selain pengaturan suhu, kelembaban juga perlu diatur. Pada saat telur berumur 1-25 hari tingkat kelembaban telur bebek antara 55%-65%. Jika telur sudah memasuki usia ke 26 hari tingkat kelembaban telur bebek dinaikkan menjadi 75%.
  • Untuk mengatur kelembaban, pada mesin tetas sederhana dapat dilakukan dengan meletakkan bak/baki berisi air dibawah rak telur. Dan untuk menambah kelembaban dapat dilakukan dengan cara menyemprot telur dengan air secukupnya setelah itu diangin-anginkan. Lakukan proses tersebut 2-3 kali sehari setiap melakukan pembalikan telur. Untuk menguji tingkat kelembaban telur, anda dapat mengujinya menggunakan alat bernama “higrometer“
  • Lakukan proses candling, yaitu meneropong telur menggunakan cahaya lampu atau menggunakan alat teropong telur. Proses candling atau pemeriksaan telur dilakukan beberapa kali

– Pemeriksaan Ke-1 : Pada hari ke 4

– Pemeriksaan Ke-2 : Pada hari ke 10

– Pemeriksaan Ke-3 : Pada hari ke 20

– Jika terdapat telur yang kosong atau mati, harus segera di singkirkan. Tanda telur yang mengalami perkembangan adalah terdapat serabut darah di dalam telur apabila diteropong dan serabut tersebut terus mengalami perkembangan disetiap harinya.

  • Selalu jaga posisi telur dan lakukan pembalikkan secara teratur. Sebaiknya pembalikkan telur dilakukan pada jam yang sama dan usahakan jangan membuka box mesin penetas terlalu lama karena dapat menurunkan suhu dan kelembaban yang dapat mengakibatkan kegagalan.
  •  Letakkan telur pada rak yang sama dari awal sampai akhir penetasan. Posisi peletakan telur di dalam mesin tetas dapat diletakkan secara tergeletak atau bisa juga posisi tegak dengan bagian tumpul di atas.

 

Tips Menetaskan Telur Bebek Agar berhasil

  • Pada Hari ke 1: Setelah telur dibersihkan dan diseleksi, masukkan telur ke dalam mesin tetas dengan posisi tergeletak atau tegak (pastikan bagian yang tumpul berada di atas). Tutup ventilasi udara rapat-rapat dan pastikan kondisi suhu stabil berada di antara 37°-38°C dari hari ke-1 s.d hari ke-25. Jangan lupa atur tingkat kelembaban telur bebek antara 55%-65% dari hari ke 1-25.
  • Hari ke 2 : Suhu dan tingkat kelembaban masih stabil dan ventilasi udara juga masih tertutup rapat.
  • Hari ke 3: Lakukan pembalikan telur untuk yang pertama. Pembalikkan dilakukan 3 x sehari (pagi hari, siang dan sore). Lakukan kontrol air dibaki (jika kurang bisa ditambah) dan pastikan suhu dan kelembaban masih stabil.
  • Hari ke 4:Lakukan proses pembalikkan harian dan proses candling. Ventilasi udara mulai dibuka 1/4 bagian.
  • Hari ke 5: Balik telur dan buka ventilasi menjadi ½ bagian.
  • Hari ke 6: Balik telur lagi dan buka ventilasi menjadi ¾ bagian.
  • Hari ke 7: Balik telur dan mulailah membuka ventilasi seluruhnya.
  • Hari ke 8-9: Pembalikan telur masih dilakukan, kontrol suhu dan cek air yang ada dibaki, jika air berkurang lakukan pengisian kembali.
  • Hari ke 10: . Tetap lakukan pembalikkan telur, namun ditambah dengan proses candling, seleksi telur yang tidak mengalami perkembangan.
  • Hari ke 11-19: Pembalikkan telur masih dilakukan, kestabilan suhu dan kelembaban tetap harus dijaga.
  • Hari ke-21: Lakukan peneropongan lagi pada telur untuk mengetahui embrio yang masih hidup dan mati (Embrio yang mati ditandai dengan telur yang berwarna hitam karena bocornya lapisan rongga udara).
  • Hari ke 22-25: Balik telur dan tetap kontrol suhu dan isi bak air.
  • Hari ke 26-27: Balik telur lagi dan kelembaban mulai dinaikkan menjadi 75%.
  • Hari ke-28: Pada hari ke 28-29 biasanya telur bebek sudah mulai banyak yang menetas.
  • Lakukan pembersihan rak, keluarkan cangkang telur dari mesin tetas dan mulai pindahkan anakan bebek ke tempat yang telah disediakan.
  • Setelah telur bebek menetas semua dan anak itik telah dipindahkan, bersihkan mesin tetas untuk digunakan pada penetasan berikutnya.

Demikian Cara Menetaskan Telur Bebek Secara Cepat dan Optimal semoga dapat bermanfaat.

 

BACA JUGA

[BISNIS MENJANJIKAN] Cara Beternak Bebek Petelur yang Baik Bagi Pemula Tanpa Air

[LENGKAP] Jenis jenis Penyakit Pada Itik, Penyebab dan Cara Pengobatannya

Ternak itik Modern: Ternak Itik Tanpa Air, Strategi Baru Melipat Gandakan Produksi Telur

[PANDUAN LENGKAP] Cara Membuat Kandang Itik Petelur yang Baik dan Benar Tanpa Bau

Gravatar Image
Syahid Bilal, tinggal di daerah Pekalongan-Lampung Timur yang merupakan sentra pembibitan terbesar di daerah Lampung. Sebagai orang yang berhasrat terhadap dunia tulis-menulis dan mengagumi dunia pertanian, berbagi pengetahuan seputar dunia pertanian adalah sebuah kebahagiaan. Salam kenal :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *