Lakukan Pemangkasan Agar Srikaya Jumbo Berbuah Lebat dan Maksimal

Mengapa Tanaman Srikaya Jumbo Harus Dipangkas?

bertaniorganik.com – Banyak dikalangan pehobi tanaman buah terutama srikaya mengeluhkan kenapa tanaman srikayanya tidak mau berbuah. Kalaupun berbuah, buahnya sangat sedikit. Padahal menurut penjual bibitnya, buah srikaya yang ditanam berasal dari bibit unggul.

Nah mungkin diantara anda memiliki tanaman srikaya new varietas, dengan kondisi batang yang selalu tumbuh memanjang, dan cabang yang sedikit. Besar kemungkinan tanaman srikaya anda akan jarang berbunga dan berbuah. Kalaupun berbuah maka buahnya sangat sedikit sekali. Agar tanaman srikaya anda bisa berbunga dan berbuah lebat maka salah satu caranya adalah dengan melakukan pemangkasan dan pemotongan cabang.

Mengapa harus dipangkas? Menurut Prakoso, penangkar buah-buahan di Demak, Jawa Tengah. Pemangkasan memang perlu dilakukan agar tanaman srikaya bisa memiliki banyak cabang. Dengan jumlah cabang yang lebih banyak, bunga yang muncul pun menjadi berlipat.

Langkah-langkah Pemangkasan Srikaya

  • Bibit asal susuan dipelihara minimal 1,5 tahun. Selanjutnya pangkaslah 2-3 daun yang berada di ujung cabang dan sisakan tangkai daun sepanjang 2-4 mm.
  • Setelah pemangkasan tanaman harus diberi pupuk NPK seimbang sebanyak 1 sendok makan. Tujuannya untuk merangsang tunas agar cepat muncul.
  • 3 hari kemudian tangkai daun yang tersisa akan menguning dan rontok. Pada hari ke 6-10 dari bekas tangkai daun tersebut akan keluar tunas baru yang disusul bakal bunga.
  • Biarkan bunga membesar lalu potong setengahnya ketika masih kuncup.
  • Satu bulan kemudian bakal buah akan muncul. Buah dipelihara dan diseleksi ketika sudah seukuran kelengkeng.
  • Saat buah berukuran 6 cm, bungkus buah agar tetap mulus dan terhindar dari hama. Buah siap dipanen 3 bulan sejak bunga muncul.

Cara Tepat Memaksimalkan Buah Srikaya

  • Pemangkasan srikaya sebaiknya dilakukan pada awal musim hujan. Karena peluang berbunga lebat lebih besar dibanding pemangkasan di musim kemarau. Sebab pada saat kemarau tanaman tidak mengalami pertumbuhan. Saat kemarau, hasil fotosintesis disimpan sehingga cadangan makanan lebih banyak. Cadangan makan ini kemudian digunakan untuk pertumbuhan pada musim hujan.

  • Pemangkasan cabang harus dilakukan pada saat tanaman berumur minimal 1,5 tahun. Jika kurang dari itu buah yang dihasilkan sedikit dan berukuran kecil. Paling hanya 1-2 buah per pohon. Sebab saat tanaman belum mencapai usia 1,5 tahun pasokan makanan untuk memproduksi dan membesarkan buah belum memadai.
  • Pemangkasan harus dilakukan secara tepat agar mendapat hasil maksimal. Caranya dengan memotong 2-3 daun diujung ranting dengan menyisakan 2-4 mm tangkai daun. Tiga hari kemudian tangkai daun yang tersisa akan menguning dan rontok. Dari bekas tangkai daun itulah akan muncul tunas-tunas baru yang kemudian akan disusul bakal bunga.
  • Selesai pemangkasan tanaman harus diberi pupuk NPK seimbang sebanyak 1 sendok makan untuk memacu pertumbuhan tunas.
  • Selain faktor pemangkasan, produksi buah perpohon juga dipengaruhi oleh waktu kematangan putik dan benangsari. Pada tanaman srikaya, putik akan matang terlebih dahulu dibandingkan benangsari. Jadi agar jumlah buah dapat maksimal, penyerbukan perlu dibantu. Cara yang biasa digunakan adalah dengan mengoleskan serbuksari dari satu bunga ke kepala putik di bunga lain menggunakan kuas. Agar putik mudah diolesi, seludang bunga pembungkus putik harus dibuka terlebih dahulu.
  • Jika jumlah tanaman banyak, cara paling efektif adalah dengan memotong bunga kuncup menggunakan gunting. Pemotongan dilakukan setengah dari panjang bunga agar putik dan benang sari tidak rusak.
  • Sebulan setelah pemotongan bunga, bakal buah mulai muncul. Agar nutrisi tetap tercukupi berikan pupuk NPK seimbang sebanyak 1 sendok teh setiap 2 minggu sekali.
  • Selain itu kebutuhan air juga lebih banyak saat masa berbunga dan berbuah. Jika kekurangan air, bunga akan rontok dan pentil buah berwarna hitam kemudian gugur. Oleh karena itu, siramlah tanaman setiap hari, hingga air keluar dari pot jika untuk tabulampot. Artinya penyiraman sudah merata.
  • Untuk srikaya new varietas yang ditanam dikebun, buatlah gundukan mengelillingi batang dengan panjang jari-jari 0,5 cm. Diakhir gundukan buatlah cekungan sedalam 5 cm. Lakukan penyiraman 3 hari sekali ke gundukan hingga air memenuhi cekungan.
  • Buah yang muncul kemudian diseleksi. Hanya buah yang terlihat simetris dan bulat saja yang dipertahankan. Buah yang terlihat jelek dibuang. Misal, jika dalam satu cabang terdapat 2 buah dengan jarak kurang 20 cm, buah yang satu harus dibuang. Tujuannya agar ukuran buah maksimal dangan pasokan makanan cukup.
  • Saat buah berukuran panjang 6 cm, bungkuslah buah agar tetap mulus dan terhindar dari hama. Pembungkus yang digunakan sebaiknya transparan atau bisa meneruskan sinar sehingga buah masih bisa mendapat sinar cahaya matahari
  • Cabang yang terdapat buah sebaiknya disangga agar tak patah. Karena bobot buah dapat mencapai rata-rata 600 gram.

Demikian cara memaksimalkan buah srikaya jumbo dengan pemangkasan. Silakan dipraktikan semoga berhasil.

BACA JUGA