Begini Syarat dan Prosedur Cara Membuat Kartu Tani

Posted on

Pengertian dan Kegunaan Kartu Tani

bertaniorganik.com – Begini Syarat dan Prosedur Cara Membuat Kartu Tani – Beberapa waktu lalu pemerintah melalui Kementrian Pertanian bekerja sama dengan Kementrian BUMN dan Pemerintah Daerah membuat terobosan mekanisme pertanian yang merupakan hasil karya anak bangsa dengan melaunching Kartu Tani yang dimulai dari wilayah Jawa Timur tepatnya di Kabupaten Sumenep. Sebenarnya apa kegunaan Kartu Tani dan bagaimana cara membuatnya?

Kartu Tani seperti dilansir dari kabartani.com merupakan kartu identitas bagi para petani yang gunanya untuk menyalurkan jatah pupuk bersubsidi serta berbagai bantuan lain dari pemerintah langsung kepada petani yang tergabung dalam kelompok tani.

Namun kini kegunaan Kartu Tani telah dikembangkan lebih luas, sehingga dapat sekaligus berfungsi sebagai kartu debit (ATM) yang diterbitkan oleh bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank-Bank Negara (HIMBARA) yang terdiri dari Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Tabungan Negara (BTN), dan Bank Negara Indonesia (BNI)

Berikut ini beberapa manfaat yang didapat bagi pemegang Kartu Tani :

  • Petani mendapatkan jatah pupuk bersubsidi,
  • Petani mendapat kepastian ketersediaan saprotan,
  • Kemudahan menjual hasil panen (Bulog, PTPN dll tanpa perantara),
  • Sebagai alat transaksi (transfer, pembelian, pembayaran dll),
  • Kartu identitas petani,
  • Kemudahan pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR),
  • Pemegang Kartu Tani juga berhak mendapatkan asuransi jika gagal panen. Jumlah ganti rugi yang dibayarkan maksimal Rp 6 juta.

Sistem Kartu Tani ini juga digunakan untuk menghimpun data semua petani di seluruh Indonesia guna membentuk database petani.

Syarat dan Prosedur Cara Membuat Kartu Tani

A. Pendataan dan Verifikasi Data

1. Persyaratan Mendapatkan Kartu Tani

  • Petani harus tergabung dalam Kelompok;
  • Petani mengumpulkan Foto Copy e-KTP dan Tanda Kepemilikan Tanah bukti setoran pajak tanah, bukti sewa, anggota LMDH (tanah hutan).

2. Pendataan dan Verifikasi Data RDKK

  • Petugas Penyuluh (PPL) melakukan pendataan dan Verifikasi data ke lapangan (NIK, Luas lahan, Komoditas dan jenis pupuk);
  • PPL mengupload/mengunggah data petani kedalam SINPI.

3. Upload Data RDKK
4. Upload Alokasi Pupuk Bersubsidi

B. Penerbitan Kartu Tani

  1. Data yang dibutuhkan : e KTP dan KK
  2. Petani hadir BRI Unit Desa atau tempat yang telah ditentukan
  3. Menunjukkan KTP asli dan menyebutkan nama Ibu Kandung
  4. Petugas melakukan pengecekan ke Server BRI
  5. Proses pembuatan Buku Tabungan
  6. Penyerahan Kartu Tani dan Buku Tabungan BRI oleh petugas BRI

C. Pembelian Pupuk Bersubsidi Menggunakan Kartu tani

  • Petani membawa Kartu Tani datang ke kios yang dirujuk.
  • Kartu Tani digesek pada mesin EDC di kios pengecer pupuk bersubsidi.
  • Masukkan nomor PIN.
  • Mesin ECD menampilkan informasi data alokasi pupuk dan data petani.
  • Lakukan pembelian pupuk sesuai kebutuhan.
  • Cek kembali alokasi sisa kuota pupuk.
  • Pengecer menyerahkan pupuk ke petani.
  • Transaksi selesai, petani membawa pupuk pulang.

D. Penjualan Hasil Panen

  • Petani membawa Kartu Tani datang ke off Taker (Bulog) untuk menjual hasil panen.
  • Off Taker menimbang hasil panen.
  • Hasil panen diinput dan muncul nilai pembayaran di server SINPI.
  • SINPI mengirimkan laporan melalui sms ke HP Petani.
  • Di HP Petani ada laporan jumlah panen dan nilai jualnya (rupiah).
  • Nilai jual (Rupiah) masuk ke rekening petani, dapat cek di rekening petani melalui ATM.

NB: Bank yang ditunjuk dalam pembuatan kartu tani adalah bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank-Bank Negara (HIMBARA) yaitu BRI, BNI, BTN, dan Bank Mandiri.

Demikian Syarat dan Prosedur Cara Membuat Kartu Tani semoga bermanfaat.

 

BACA JUGA :

Panduan Lengkap Budidaya Selada Keriting Bagi Pemula

Cara Menanam Jahe Merah Dengan Metode Vertikultur di Polybag atau Karung

Keuntungan dan Cara Membuat Tanaman Hidroponik Secara Sederhana Bagi Pemula

Gravatar Image
Syahid Bilal, tinggal di daerah Pekalongan-Lampung Timur yang merupakan sentra pembibitan terbesar di daerah Lampung. Sebagai orang yang berhasrat terhadap dunia tulis-menulis dan mengagumi dunia pertanian, berbagi pengetahuan seputar dunia pertanian adalah sebuah kebahagiaan. Salam kenal :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *