Panduan Lengkap Budidaya Selada Keriting Bagi Pemula

Mengenal Budidaya Tanaman Selada di Indonesia

bertaniorganik.com – Panduan Lengkap Budidaya Selada Keriting Bagi Pemula – Selada merupakan jenis tanaman sayuran yang berasal dari daerah Mediterania dan Asia Barat dan banyak dikonsumsi oleh bangsa Romawi dan Yunani karena dipercaya memiliki khasiat untuk pengobatan. Pada umumnya tanaman selada sering digunakan untuk membuat salad. Namun saat ini selada juga serng digunakan pada makanan khas indonesia, seperti gado-gado atau juga disajikan mentah sebagai lalapan.

Sebenarnya jenis selada ada banyak macamnya. Namun yang paling banyak dibudidayakan di Indonesia adalah jenis selada Lollo verde atau selada keriting. Selada ini memiliki ciri daun yang ramping dengan ujung bergelombang. Tulang daunnya empuk dan berwarna putih. Daun selada keriting biasanya berwarna hijau muda hingga kuning muda.

Selada keriting dapat ditanam pada daerah tropis maupun daerah yang panas sekalipun. Bahkan selada ini juga dapat ditanam pada daerah perkotaan yang panas seperti Jakarta.

Syarat Tumbuh Tanaman Selada

Pada dasarnya tanaman selada dapat tumbuh pada suhu optimal antara 15-25ºC dengan ketinggian antara 900-1200 mdpl. Tanaman selada keriting sangat menyukai jenis tanah lempung berdebu, lempung berpasir, dan tanah yang banyak mengandung humus. Namun sebenarnya selada keriting memiliki tingkat toleransi yang tinggi terhadap kondisi tanah yang miskin hara, asalkan diberi pengairan yang cukup serta pupuk yang memadai.

Baca: Begini Cara Budidaya Seledri [Tanaman Sayur Berharga Mahal] Dengan Mudah

Langkah langkah Menanam Selada Keriting

Budidaya selada sebenarnya tidak terlalu rumit. Berikut ini langkah-langkahnya

Pemilihan Benih Selada

Tanaman selada dapat diperbanyak menggunakan biji. Biji selada diperoleh dengan cara menumbuhkan tanaman selada hingga berbunga dan berbuah. Setelah buah selada tua dan mengering baru diambil bijinya.

Namun jika kita tidak memiliki tanaman selada sebelumnya, kita dapat membelinya benih di toko pertanian terdekat. Beberapa varietas selada yang populer saat ini diantaranya Pen great lakes, Imperial, dan New york.

Untuk kebutuhan benih dalam satu hektar kurang lebih 250 gram. Sebelum ditanam, sebaiknya selada disemaikan terlebih dahulu agar mendapatkan hasil optimal.

Penyemaian Biji Selada

Penyemaian biji selada dapat dilakukan dengan menggunakan berbagai jenis media semai. Seperti polybag, sistem tray atau disemai di atas tanah bedengan. Pada artikel kali ini kita akan membahas cara menyemai selada dengan media semai berupa bedengan. Langkah-langkahnya adalah :

  • Bersihkan lahan yang akan digunakan untuk menyemai.
  • Cangkul tanah yang akan dibuat bedengan kemudian cacah tanah sampai menjadi gembur.
  • Selanjutnya buat bedengan dengan lebar 1 m dan tinggi 15 cm. Panjang bedengan disesuaikan dengan keadaan lahan dan kebutuhan tanam.
  • Taburkan pupuk kandang dan arang sekam ke atas bedengan dengan perbandingan 1:1.

BACA : PRAKTIS Cara Membuat Arang Sekam Padi, Lengkap Beserta Manfaat dan Kandungannya

  • Siram media semai hingga lembab tapi jangan sampai menggenang karena dapat membusukkan selada.
  • Tabur benih selada secara merata dengan tingkat kepadatan ±100 gram per 10 m².
  • Buat naungan di atas bedengan dengan menggunakan paranet atau plastik bening. Naungan berguna untuk melindungi bibit dari limpahan hujan secara langsung atau menghindari sengatan matahari yang terlalu terik.
  • Buatah naungan yang mudah untuk dibuka dan ditutup. Sehingga pada pagi dan sore hari bisa dibuka untuk mendapatkan penyinaran yang cukup.
  • Lakukan perawatan berupa penyiraman secara rutin, penyiangan gulma, serta pengawasan hama.
  • Setelah benih berdaun 1-5 helai atau berumur 3-4 minggu benih siap untuk dipindahkan.

Pengolahan Tanah dan Penanaman Bibit Selada

  • Lakukan pengolahan tanah dengan cara dibajak atau dicangkul.
  • Setelah itu tanah dicacah menggunakan cangkul agar tanah menjadi gembur.
  • Buat bedengan dengan ukuran lebar 1 m, tinggi 15 cm, dan panjang kurang lebih 1o m atau tergantung kondisi lahan.
  • Untuk kondisi lahan basah seperti bekas sawah sebaiknya bedengan ditinggikan 20 cm dan pada kiri-kanan bedengan dibuat gang untuk saluran drainase. Lebar bedengan sebaiknya tidak terlalu lebar agar memudahkan dalam pemeliharaan.
  • Tanaman selada membutuhkan kondisi tanah dengan PH ideal 6-8. Jika tanah terlalu asam sebaiknya taburkan kapur dolomit sebelum penanaman. Jika PH tanah di atas 8 atau kondisi basa sebaiknya taburkan belerang atau gipsum untuk menetralkannya.
  • Taburkan pupuk kandang atau kompos ke atas bedengan. Dosis pupuk kandang yang disarankan adalah 2 kg per meter persegi.
  • Aduk-aduk pupuk kandang agar tercampur merata bersama tanah kemudian diamkan selama 2 hari.

Penanaman Selada

  • Setelah lahan tanam sudah siap, saatnya melakukan penanaman selada keriting.
  • Sebelum penanaman, buat dahulu lubang tanam di atas bedengan dengan cara ditugal atau dilubangi saja dengan tangan. Jarak antar lubang tanam kurang lebih 10×15 cm.
  • Setelah lubang tanam siap, cabut secara perlahan bibit selada dari penyemaian untuk ditanam ke lubang yang sudah dibuat.

Perawatan Budidaya Selada Keriting

Perawatan tanaman selada merupakan hal yang sangat penting dalam budidaya selada untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Perwatan budidaya selada meliputi penyiraman, pemupukan, serta penyiangan. Penyiraman tanaman selada dapat disesuaikan dengan kondisi cuaca. Jika kondisi sedang tidak hujan penyiraman dapat dilakukan 2 kali pagi dan sore hari.

Setelah tanaman berumur 2 minggu siram tanaman selada menggunakan pupuk NPK mutiara yang sudah dicairkan untuk mendapat tanaman selada yang hijau dan subur.

Meskipun siklus tanaman selada tergolong pendek namun penyiangan tetap perlu dilakukan. Karena kondisi akar selada yang dangkal, sehingga daya saingnya dalam memperoleh makanan lebih rendah dibandingkan dengan tanaman pengganggu.

Penyiangan dilakukan dengan mencabut tanaman-tanaman yang bersifat menggannggu. Karena siklus panen selada relatif cepat maka penyiangan cukup dilakukan 1 x selama masa budidaya.

Hama dan Penyakit Pada Tanaman Selada

Meskipun tanaman selada keriting tergolong tanaman berusia pendek namun bukan berarti bebas dari serangan hama dan penyakit. Berikut ini hama dan penyakit yang sering menyerang budidaya selada keriting :

  • Jangel (Bradybaena similaris ferussac), hama ini berbentuk seperti siput berukuran 2 cm dan dapat menyerang tanaman di segala umur. Hama ini biasanya bersembunyi pada pangkal daun bagian dalam. Serangan jangel membuat daun selada berlubang.
  • Tangek (Parmalion pupilaris humb), bentuknya mirip dengan jangel namun tidak memiliki siput. Serangan hama ini juga dapat membuat lubang pada daun. Hama ini lebih sering menyerang pada musim kemarau dibanding musim hujan.
  • Busuk lunak (soft rot). Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Erwinia caratovorayang menyerang bagian daun dimulai dari tepi daun, warna daun berubanh menjadi coklat kemudian layu. Selain menyerang selada yang masih ditanam, penyakit ini juga dapat menyerang selada yang siap diangkut ke pasar.
  • Penyakit busuk pangkal daun. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Felicularia Filamentosa yang menyarang pangkal daun. Serangan biasanya terjadi menjelang panen selada.

Panen Selada Keriting

Selada keriting dapat dipanen saat tanaman berumur 20-30 hari setelah di tanam. Jadi jika dihitung dari masa penyemaian hingga panen, membutuhkan waktu sekitar 40-60 hari. Produktivitas tanaman selada sehat dapat mencapai 15-20 ton per hektar.

Panen selada dilakukan dengan mencabut tanaman sampai akar-akarnya. Setelah itu akar dicuci untuk menghilangkan kotoran yang menempel serta daun-daun yang rusak dibuang. Kemudian kelompokkan daun selada berdasarkan ukuran.

Kakukan penanganan pasca panen secara cepat dan segera agar tanaman tetap dalam keadaan baik karena selada tidak tahan terhadap panas dan penguapan.

Demikian Panduan Lengkap Budidaya Selada Keriting Bagi Pemula semoga bermanfaat.

ARTIKEL MENARIK LAIN

[panduan lengkap] Cara MENYEMAI BIBIT SELEDRI dengan Benar

Cara MENANAM SELEDRI dalam Pot atau Polybag dengan Mudah bagi Pemula

Cara Membuat BIBIT WORTEL Unggul Sendiri

Panduan Lengkap BUDIDAYA WORTEL Yang Benar bagi Pemula