Cara Membuat Bibit Jamur Trichoderma sp Sendiri Dengan Media Nasi

Manfaat Jamur Trichoderma Dalam Pertanian

Biang Trichoderma sp.

bertaniorganik.com– Cara Membuat Bibit Jamur Trichoderma sp Sendiri Dengan Media Nasi – Jamur Trichoderma sp merupakan mikroorganisme fungsional yang selama ini dikenal luas sebagai pupuk biologis tanah dan biofungisida. Sifat trichoderma yangantifungal atau antagonis terhadap jamur atau cendawan patogen diketahui efektif untuk menghambat perkembangbiakan berbagai jamur patogen seperti Rigdiforus lignosus, Fusarium oxysporum, Rizoctonia solani, Fusarium monilifome, sclerotium rolfsii dan cendawan Sclerotium rilfisil. Jamur fusarium merupakan salah satu jenis jamur patogen yang sampai saat ini belum bisa dikendalikan secara efektif dengan bahan aktif fungisida apapun. Namun dengan menggunakan agen hayati Trichoderma, perkembangbiakan dan penyebarannya dapat dihambat.

Selain itu, jamur trichoderma sebagai pupuk biologis dan agen hayati sangat efektif untuk mencegah penyakit busuk batang, busuk akar yang menyebabkan tanaman layu, dan penyakit jamur akar putih pada tanaman karet.

Langkah-langkah membuat bibit Trichoderma sp

Saat ini bibit atau biyang trichoderma sebenarnya sudah banyak yang membuat dan menjualnya kepada masyarakat. Namun dengan harga yang cukup mahal, yakni dengan kisaran harga antara Rp 100.000-200.000 per botol. Maka tidak ada salahnya jika kita membuat sendiri di rumah dengan cara yang mudah dan bahan yang juga mudah didapat.

Bahan-bahan Yang Diperlukan

  • Nasi basi 1-2 mangkuk (ukuran dapat sesuaikan dengan kebutuhan ).
  • Bambu 3 ruas (lebih bagus yang baru di tebang)
  • Tali / karet untuk pengikat
  • Alkohol 70% (bisa dibeli di apotik)
  • Kain bersih
  • Sendok bersih
  • Toples bersih

Cara Membuat Jamur Trichoderma

Bibit Trichoderma sp
  • Siapkan bambu sepanjang 3 ruas. Dari 3 ruas tadi hanya ruas tengah nanti yang akan kita isi nasi. Sedangkan ruas kanan dan kiri kita sisakan masing-masing sepanjang 10 cm.
  • Belah bambu menjadi 2 bagian.
  • Buat lubang sebesar jari kelingking diantara batas ruas bambu bagian kanan dan dikiri.
  • Bersihkan bagian dalam bambu sampai benar-benar bersih menggunakan air mengalir (jangan menggunakan air PDAM).
  • Setelah bersih, kita gosok menggunakan kain yang sudah dibasahi alkohol 70%.
  • Isi 1 bagian belahan bambu dengan nasi yang sudah basi atau nasi yang sudah dibiarkan 1 hari 1 malam (yang diisi adalah bagian ruas tengahnya).
  • Satukan belahan bambu tersebut dan ikat dengan tali plastik atau karet sampai rapat
  • Kubur di hutan atau di bawah pohon bambu atau di tanah yang subur/humus sedalam 10-20 cm, tutup kembali dengan tanah dan beri tanda untuk memudahkan pengambilan.
  • Biarkan kurang lebih 10 hari, kemudian ambil dan jika terdapat jamur berwarna putih seperti kapas maka kita sudah mendapatkan miselium Trichoderma. Miselium ini nanti akan tumbuh menjadi jamur berwarna hijau.
  • Masukkan isi bambu ke dalam toples yang bersih menggunakan sendok yang juga harus bersih. Tutup toples rapat-rapat dan biarkan miselium berubah menjadi hijau dan kita sudah mendapatkan Trichoderma F0 atau bibit trichoderma sp.
  • Selanjutnya bibit trichoderma tinggal dibiakkan sampai F1, F2, dan F3.

Selamat mencoba semoga berhasil.

BACA JUGA :

Mengenal Jamur Trichoderma dan Perannya Dalam Dunia Pertanian