Cara Mudah Budidaya Jamur Merang dengan Media Tongkol Jagung

Posted on

Jamur Merang

bertaniorganik.com – Cara Mudah Budidaya Jamur Merang Dengan Media Tongkol Jagung. Siapa sih yang tak tahu jamur merang? Rasanya yang lezat dan teksturnya yang empuk membuat jamur merang menjadi salah satu jamur favorit selain jamur tiram yang cenderung memiliki tekstur yang lebih alot.

Kalau biasanya budidaya jamur merang menggunakan jerami/batang padi sebagai media tumbuh alami jamur merang. Ternyata kita bisa lho memanfaatkan tongkol atau janggel jagung sebagai media budidaya jamur merang.

Tongkol jagung atau janggel jagung biasanya langsung dibuang begitu saja atau dibakar setelah diambil biji jagungnya. Nah dengan cara yang sangat mudah, janggel jagung dari pada dibuang atau dibakar lebih baik kita manfaatkan untuk budidaya jamur merang.

Syarat Tumbuh Jamur Merang

Jamur merang sangat membutuhkan kondisi udara yang lembab dengan suhu tinggi untuk pertumbuhannya. Untuk itu dalam budidaya jamur merang, lokasi yang yang kita gunakan harus tetap terkena sinar matahari tapi tetap terlindung dari air hujan.

Media usahakan jangan dibuat di atas lantai semen atau lantai keramik, melainkan di atas permukaan tanah. Untuk menjaga kelembapan, setiap sore media harus disiram sampai basah. Dan untuk mempercepat proses fermentasi penyiraman bisa dicampur dengan pupuk urea.

Langkah-langkah Budidaya Jamur Merang Media Tongkol Jagung

Pada panduan budidaya jamur merang dengan media janggel jagung kali ini, kita akan membuat media dengan ukuran 5×1 meter dan ketebalan 15 cm. Untuk itu alat dan bahan yang diperlukan adalah :

Alat

  • Karung goni untuk alas.
  • Terpal plastik sebagai penutup.
  • Papan sebagai pembatas janggel agar bisa ditumpiuk rata.

Bahan

  • Limbah tongkol/janggel jagung
  • Ragi tape 7 butir
  • Dedak/bekatul 5 kg
  • Urea 1 kg

Cara Pembuatan

  • Gelar karung goni di atas lantai tanah.
  • Tumpuk tongkol jagung setebal 15 cm di atas lantai tanah yang sebelumnya sudah diberi alas karung goni.
  • Haluskan ragi tape kemudian campurkan dengan dedak dan urea.
  • Aduk-aduk hingga tercampur merata kemudian taburkan campuran ragi tape dengan dedak dan urea ke tumpukan tongkol jagung.
  • Setelah itu tumpuk tongkol jagung lagi di atasnya dengan ketebalan 15 cm dan taburkan kembali di atasnya berupa campuran ragi, dedak dan urea.
  • Siram tumpukan tongkol jagung dengan air sampai basah dan tutup dengan terpal plastik agar lembab.
  • Setelah 7-10 hari kemudian jamur merang sudah mulai tumbuh.

Panen Jamur Merang

Jamur merang sudah dapat dipanen pada umur kurang lebih 14 hari dari pembuatan. Panen dapat dilakukan setiap pagi atau sore hari. Jangan lupa untuk melakukan penyiraman secara rutin untuk menjaga kelembapan.

Demikian Cara Mudah Budidaya Jamur Merang dengan Media Tongkol Jagung semoga bermanfaat.

 

BACA JUGA

Gravatar Image
Syahid Bilal, tinggal di daerah Pekalongan-Lampung Timur yang merupakan sentra pembibitan terbesar di daerah Lampung. Sebagai orang yang berhasrat terhadap dunia tulis-menulis dan mengagumi dunia pertanian, berbagi pengetahuan seputar dunia pertanian adalah sebuah kebahagiaan. Salam kenal :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *