Cara Lengkap BUDIDAYA IKAN GABUS di Kolam Terpal

Posted on

budidaya ikan gabus

Ciri ciri dan Habitat Ikan Gabus

bertaniorganik.comCara Beternak Ikan Gabus di Kolam Terpal. Ikan gabus merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang banyak dijumpai di sungai dan rawa-rawa. Ikan gabus termasuk ikan predator atau kanibal karena bisa memangsa ikan-ikan lain yang ukurannya lebih kecil, serangga, serta kodok yang menjadi incaran makanannya.

Ikan gabus memiliki ciri tubuh bulat gilig memanjang seperti peluru kendali, berkepala besar agak gepeng seperti ular dengan sisik-sisik besar di atas kepala. Sehingga ikan ini dinamakan ikan snakehead (ikan kepala ular). Dalam bahasa Jawa ikan ini juga dinamakan ikan kutuk.

Ciri lain dari ikan ini adalah memiliki gerakan yang pasif, yaitu berpindah tempat yang satu ketempat yang lain lalu diam. Ikan gabus juga mampu bersembunyi dengan mengubur dirinya ke dalam lumpur untuk menghindari ancaman. Hal ini karena ikan gabus memiliki labirin yang berfungsi untuk menyimpan oksigen. Selain itu ikan gabus juga mampu bertahan hidup di darat beberapa saat lamanya.

Ikan gabus atau ikan kutuk mempunyai rasa daging yang lezat serta pangsa pasar yang cukup tinggi. Hal ini karena jumlah produksinya masih sedikit. Untuk memenuhi permintaan pasar sebagian besar masih mengandalkan hasil tangkapan dari alam sehingga masih memiliki potensi yang sangat bagus untuk dibudidayakan.

Langkah Langkah Ternak Ikan Gabus

Setelah memperhatikan sekilas seluk beluk ikan gabus di atas serta peluang usahanya yang sangat menjanjikan, berikut ini saya uraikan bagaimana cara beternak ikan gabus dengan benar khususnya bagi pemula.

  • Membuat kolam pemeliharaan/pembesaran

Sebelum kita melakukan budidaya ikan gabus, langkah pertama adalah membuat kolam pemeliharaan. Pada panduan ini saya memilih menggunakan kolam terpal karena memiliki beberapa keuntungan seperti biaya pembuatan murah, lebih tahan lama, serta mudah perawatannya.

Untuk membuat kolam terpal ada dua cara yang bisa kita pakai

pertama, dengan kolam terpal dinding tanah. Caranya dengan menggali tanah dengan ketinggian kurang lebih 2 meter, panjang 7 meter dan lebar 4 meter. Setelah jadi kemudian dipasang terpal dengan rapi.

pemasangan terpal pada kolam dinding tanah
pemasangan terpal pada kolam dinding tanah

kedua, kolam terpal kerangka bambu/besi. Caranya buat terlebih dahulu kerangka kolam menggunakan bambu atau besi dengan lebar 4 m, panjang 6 m dan tinggi 1,2 m. Kemudian pasang terpal dengan rapi. Jangan lupa untuk membuat saluran pembuangan menggunakan pipa paralon pada sisi dasar kolam.

kolam terpal rangka besi
kolam terpal rangka besi

Sebelum benih ditebar sebaiknya kolam dicuci terlebih dahulu menggunakan sabun untuk menghilangkan bahan kimia dan bau yang melekat pada terpal. Dan biarkan mengering hingga tiga hari.

  • Penebaran Bibit Ikan Gabus

Langkah selanjutnya adalah melakukan penebaran benih ikan gabus. Sebelum benih ikan gabus disebar, masukkan tanah bercampur kotoran hewan ke dalam kolam sampai setinggi 30 cm.

Kemudian masukkan air yang sudah diberi larutan Biodicon DF setinggi 50-100 cm. Lalu diamkan air selama 1 minggu, air jangan dialirkan agar tumbuh plankton sebagai makanan alami ikan.

Tebarkan bibit ikan gabus ke dalam kolam, dan jangan diberi makan selama 2 hari.

  • Pemberian Pakan Ikan Gabus

Dalam budidaya ikan gabus, pemberian pakan hendaknya memperhatikan hal-hal berikut:

  1. Berikan pakan secara rutin, karena sifat ikan gabus yang predator/kanibal. Sehingga jika telat memberi makan akan memakan ikan lain yang lebih kecil.
  2. Dalam pemberian pakan, untuk ukuran 10.000 bibit ikan gabus membutuhkn sekitar 2kg pakan setiap harinya. Untuk pakan atau pelet ikan gabus hendaknya diperhatikan komposisinya. Komposisinya adalah lemak 15%, karbohidrat 10%, protein 15%,dan 60% sisa ampas dapur seperti anakan rayap,ikan teri, dan sisa daging.
  3. Bisa juga kita membuat pakan lain dengan komposisi 50% dedak, 20% ikan teri, jagung 10%, dan ampas tahu 20%. Cara membuatnya, giling bahan tersebut menjadi satu, kemudian dijemur hingga kering. dan haluskan pakan sebelum diberikan.
  • Panen Budidaya Ikan gabus

Tidak seperti ikan lele, nila, dan patin yang harus dipanen secara bersamaan. Ikan gabus dapat dipanen secara bertahap sesuai kebutuhan pasar. Ikan gabus memiliki daya tahan yang lebih tinggi sehingga jika dipanen bertahap tidak akan stres seperti lele atau patin.

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal lakukan penyortiran ukuran secara rutin setiap 1 bulan sekali.

Demikian Cara Lengkap Budidaya Ikan Gabus Yang Benar Bagi Pemula semoga bermanfaat.

Artikel Terkait

Gravatar Image
Syahid Bilal, tinggal di daerah Pekalongan-Lampung Timur yang merupakan sentra pembibitan terbesar di daerah Lampung. Sebagai orang yang berhasrat terhadap dunia tulis-menulis dan mengagumi dunia pertanian, berbagi pengetahuan seputar dunia pertanian adalah sebuah kebahagiaan. Salam kenal :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *