Cara Membuat Pupuk Kompos Dengan Cepat dan Mudah Dengan Dekomposer

Posted on

cara membuat kompos dengan dekomposer

Manfaat dan Keuntungan Membuat Pupuk Kompos

bertaniorganik.com – Tak bisa dipungkiri bahwa keberadaan pupuk merupakan sumber makanan utama bagi tumbuhan yang akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangannya. Ketersediaan pupuk yang cukup bagi tanaman juga akan mempengaruhi terhadap peningkatan hasil produksi pertanian.

Namun akhir-akhir ini sulitnya mendapat pupuk (terutama pupuk kimia) serta harganya yang mahal menjadi keluhan utama bagi para petani. Oleh karena itu perlu adanya solusi dan alternatif untuk mengatasi permasalahan tersebut. Salah satu alternatifnya adalah dengan membuat sendiri pupuk dengan teknik yang mudah dan bahan yang murah serta mudah didapat.

Pada artikel kali ini akan membahas cara membuat pupuk kompos dengan teknik dekomposer. Dengan memanfaatkan sumber daya alam yang ada disekitar kita.

Ada dua manfaat utama kenapa kita harus membuat pupuk kompos sendiri:

Pertama

Dengan membuat pupuk kompos sendiri dapat memangkas biaya akan pupuk kimia. Ketersediannya juga lebih terjamin dibanding dengan mengandalkan pupuk kimia.

Kedua

Cara membuat pupuk kompos juga sangat mudah dan murah. Karena menggunakan bahan yang mudah didapat, misalnya kotoran ternak, urine ternak, dedaunan, dedak/bekatul, abu dapur, dll.

Jika menggunakan bahan baku utama pupuk kandang maka akan ada beberapa keuntungan yang didapat, antara lain :

  • Kandang menjadi lebih bersih.
  • Kotoran yang  dikumpulkan dapat mengurangi pencemaran lingkungan.
  • Mengurangi populasi dari lalat yang ada di sekitar kandang.
  • Mencegah terjadinya infeksi cacing mata (Thelazia) yang sering menyerang ternak.
  • Pembuatan kompos dapat dilakukan secara alami atau menggunakan dekomposer.
  • Pupuk kompos yang telah matang dapat digunakan pada setiap pembudidayaan pertanian dan bernilai jual tinggi.

[BEGINI] CARA MEMBUAT PUPUK ORGANIK CAIR (PUPUK POC) DARI URINE SAPI/KELINCI/KAMBING TINGGI NUTRISI

JENIS JENIS PUPUK ORGANIK, PUPUK HAYATI YANG WAJIB KITA KETAHUI

Syarat Pembuatan Pupuk Kompos

Ada beberapa syarat yang harus diperhatikan dalam proses pembuatan kompos, antara lain:

  • Usahakan tempat pembuatan kompos berada lebih tinggi dari sekitarnya agar saat hujan tidak tergenang.
  • Terdapat atap atau naungan sehingga tidak terkena sinar matahari langsung atau hujan.
  • Memanfaatkan kotoran ternak serta sisa-sisa pakan untuk dijadikan pupuk organik melalui proses pengomposan.

 

Tahapan Pembuatan Pupuk Kompos Dengan Dekomposer

Bahan-bahan yang diperlukan :

  • Kotoran sapi : 80 – 83%
  • Serbuk gergaji : 5%
  • Abu sekam : 10%
  • Kalsit atau Kapur : 2%
  • Dekomposer (Stardec) : 0,25%

 

Proses Pembuatan

  • Kumpulkan kotoran sapi berupa feses dan urin kemudian tiriskan selama satu minggu untuk mengurangi kadar airnya (± 60%).
  • Kotoran sapi yang sudah ditiriskan tersebut kemudian dipindahkan ke tempat lapang dan teduh (beratap) untuk dilakukan pencampuran bahan-bahan organik seperti sebuk gergaji, abu sekam, kapur dan dekomposer (stardec).
  • Sebelum proses percampuran dekomposer, bahan organik, dan kotoran sapi, sebaiknya keempat bahan organik tersebut (serbuk gergaji, abu sekam, kapur dan stardec) dicampur terlebih dahulu, agar campuran merata. Setelah bahan organik tercampur, campurkan kembali bersama kotoran sapi yang telah disiapkan secara merata. Untuk setiap 1 ton (1000 kg) kotoran ternak maka bahan organik yang dicampurkan adalah : 50 kg serbuk gergaji, 100 kg abu sekam, 20 kg kapur dan 2,5 kg stardec.
  • Setelah proses percampuran selesai tutup pupuk tersebut dan biarkan selama 4 minggu. Lakukan pembolak-balikan pupuk setiap satu minggu sekali agar prosesnya dapat merata.
  • Pada minggu keempat pupuk telah jadi. Lakukan penyaringan untuk memisahkan kerikil atau potongan kayu dll. Dan kompos siap digunakan.

Screenshot_277

Gravatar Image
Syahid Bilal, tinggal di daerah Pekalongan-Lampung Timur yang merupakan sentra pembibitan terbesar di daerah Lampung. Sebagai orang yang berhasrat terhadap dunia tulis-menulis dan mengagumi dunia pertanian, berbagi pengetahuan seputar dunia pertanian adalah sebuah kebahagiaan. Salam kenal :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *