CARA MENANAM CABE JAWA Agar Cepat Berbuah Lebat [Tanaman Herbal Berharga Selangit]

Prospek Bisnis Budidaya Cabe Jawa

tanaman cabe jawabertaniorganik.com — Cara Menanam Cabe Jawa Agar Cepat Berbuah Lebat Saat ini budidaya cabe jawa atau cabe jamu makin diminati oleh para petani. Hal ini selain karena harganya yang cukup mahal bisa mencapai Rp.50.000-Rp.80.000 per kg buah kering, perawatannya juga mudah serta minim resiko terserang penyakit.

Cabe jawa (Piper retrofractum)/cabe jamu/ cabe puyang banyak dimanfaatkan untuk pengobatan. Beberapa daerah yang sudah mengembangkan cabe jawa ini antara lain Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Madura serta Lamongan, Jawa Timur. Pengembangan cabe jamu ini selain dengan modal mandiri sebagian juga didukung oleh pemerintah daerah setempat melalui program kemitraan antara petani dan dinas kabupaten.

Menanam cabe jamu atau cabe jawa sebetulnya tidak serumit menanam cabe keriting maupun cabe rawit. Cukup membutuhkan ketelatenan dalam perawatan seperti pembersihan gulma dan lain-lain.

Berikut ini adalah cara-cara menanam cabe jawa atau cabe jamu dengan mudah.

Syarat Tumbuh Cabe Jawa

Cara menanam cabe jawa sangatlah mudah. Cabe jawa dapat tumbuh disemua kondisi iklim dan tanah. Baik di dataran tinggi maupun rendah. Berbeda dengan cabe rawit atau cabe keriting yang hanya dapat bertahan satu tahun, cabe jawa semakin tua umurnya semakin tinggi produktifitasnya.

Untuk menanam cabe jawa yang berbuah lebat kondisi tanah yang terbaik adalah memiliki PH 5,5-7,5, curah hujan 1200-2500 per tahun, tekstur tanah gembur dengan ketinggian 1600 dpl, dan kelemba[pan 40-80%.

Cara Menanam Cabe Jawa

Untuk menanam cabe jawa langkah-langkahnya adalah:

 Persiapan Bibit

  • Sebelum melakukan penanaman cabe jawa, hal pertama yang harus kita lakukan adalah mempersiapkan benih. Benih yang akan kita gunakan bisa berbentuk biji maupun stek batang.
  • Untuk pembenihan lewat stek, bagian tanaman yang akan kita stek bisa diambil dari sulur vertikal (sulur panjat) maupun sulur tanah, tapi yang terbaik adalah dari sulur panjat karena bagian ini mudah membentuk cabang.
  • Calon batang untuk stek sebaiknya diambil dari tanaman yang telah berumur 2 tahun, memiliki sifat-sifat baik yaitu berbuah banyak, tidak terserang penyakit, batang kokoh, subur dan sehat.
  • Potongan batang yang kita stek tersebut kemudian kita tanam di polybag.

 Persiapan Lahan

  • Sebelum memulai penanaman cabe jawa siapkan dulu lahan yang akan kita gunakan untuk budidaya. Lahan sebaiknya milik sendiri bukan lahan sengketa. Lahan yang akan kita tanami bisa berupa sawah atau lahan kebun.
  • Buat parit atau selokan dengan kedalaman kurang lebih 30 cm diantara calon lubang tanam. Panjang parit mengikuti panjang lahan. Parit gunanya untuk mengurangi kadar air dalam tanah. Kadar air dalam tanah yang terlalu tinggi dapat menyebabkan cabe jawa menghitam, busuk dan mati. Namun jika lahan berupa tanah berpasir maka tidak perlu membuat selokan atau parit.

 Persiapan Batang Rambatan

  • Mengingat tanaman cabe jawa merupakan jenis tanaman merambat sehingga tiang panjat menjadi hal yang sangat penting. Tiang panjat yang kita gunakan bisa dari tiang beton dengan tinggi minimal 2 meter atau dari batang tanaman hidup seperti seno, kelor ramban/ yodium, atau dari pohon randu. Jarak penancapan tiang minimal 1,5 m x 1,5 m.
  • Tanaman cabe jawa jika sudah berumur 3 bulan pertumbuhannya sangat cepat. Jika tiang panjat menggunakan batang tanaman, sebaiknya pemasangan tiang panjat dilakukan jauh-jauh hari. Sehingga saat penanaman cabe jawa tiang panjat sudah mulai bersemi.rambatan tanaman cabe jawa

 Penanaman Cabe Jawa

Jika semua persiapan sudah selesai, langkah selanjutnya adalah penanaman cabe jawa.

  • Sebelum menanam, buat terlebih dahulu lubang tanam di bawah tiang panjat dengan ukuran 30 x 30 cm, dengan kedalaman kurang lebih 20 cm.
  • Beri pupuk kompos/kandang dengan dosis 1-1,5 kg per lubang.
  • Taburi kapur dolomit untuk menjaga keasaman tanah.
  • Biarkan selama satu minggu
  • Tanam bibit cabe jawa dengan cara melepaskannya secara perlahan-lahan dari polybag.

penanaman cabe jawa

Pemupukan Tanaman Cabe Jawa

Pemupukan dilakukan pada saat tanaman cabe jawa berusia 3 bulan dari masa tanam. Pemupukan yang terbaik menggunakan kombinasi pupuk organik dan anorganik. Berikut ini panduan pemupukan tanaman cabe jawa:

cara pemupukan tanaman cabe jawa

Penempelan Sulur

Penempelan sulur dimulai sejak bibit baru ditanam. Untuk menempelkan sulur sebaiknya menggunakan pelepah pisang yang sudah kering atau gedebok pisang. Pelepah atau gedebok pisang dalam beberapa bulan akan putus karena pelapukan sehingga tidak mengganggiu pertumbuhan tanaman.

Perawatan Tanaman Cabe Jawa

Perawatan tanaman cabe jawa meliputi penyiraman, penyiangan, dan pengendalian organisme pengganggu tanaman.

  • Lakukan pembersihan atau penyiangan terhadapa gulma-gulma yang mengganggu tanaman.
  • Pada saat musim kemarau lakukan penyiraman ekstra agar tanaman tidak mengalami kekeringan yang dapat menyebabkan kematian.
  • Untuk membantu mengurangi penguapan berikan sisa batang padi/ damen atau serabut kelapa yang ditumpuk mengelilingi tanaman. Bisa juga menggunakan batang pohon pisang.
  • Pada saat musim hujan jangan lupa bersihkan parit agar saluran air menjadi lancar dan tidak terjadi genangan.
  • Pangkas daun tiang panjat yang sudah membesar untuk meningkatkan intensitas cahaya masuk ke tanaman.
  • Lakukan pengendalian segera jika terdapat hama-hama yang mengganggu tanaman.

 Pemanenan Cabe Jawa

pemanenan cabe jawa
cabe jawa kering

Umumnya tanaman cabe jawa akan mulai berbuah setelah berumur 1-1,5 tahun. Namun tanaman cabe beberapa pembudidaya ada yang pernah berbuah pada umur 6 bulan. Jika buah sudah berwarna semburat merah sekitar 25-50% buah siap untuk dipanen. Cara pemanenannya dapat dilakukan  dengan cara memetik buah satu persatu. Untuk menjangkau buah yang di atas atau tidak terjangkau tangan pergunakan tangga sehingga tidak merusak tanaman.

Hasil produksi rata-rata tanaman cabe muda sekitar 2-3 kg per tanaman atau setara 0,5 kg buah kering. Untuk tanaman dewasa hasil produksi mencapai 4-5 kg per tanaman atau setara 1,5 kg buah kering.

Demikian panduan budidaya cabe jawa agar cepat berbuah lebat semoga bermanfaat. Jangan lupa bagikan kepada yang lain.

BACA JUGA