Keunggulan Budidaya LELE MUTIARA, Varietas Unggul 50 hari Panen Tanpa Seleksi

Mengenal Asal Usul Lele Mutiara, Varietas Lele Unggul Terbaru

varietas unggul lele mutiara
varietas unggul lele mutiara

WWW.BERTANIORGANIK.COMLele mutiara memang belum lama dikenal. Secara nama mungkin masih kalah dengan pendahulunya, yaitu lele dumbo maupun sangkuriang. Namun gaung kesuksesan para pembudidayanya sudah mulai terasa. Lele mutiara merupakan varietas unggul terbaru yang dirilis oleh Balai Penelitian Pemuliaan Ikan (BPPI) Sukamandi, Subang, Jawa Barat pada 27 oktober 2014 yang lalu.

Lele mutiara dihasilkan dari seleksi persilangan empat strain lele Afrika yang ada di Indonesia. Empat strain lele indukan itu meliputi lele Mesir, lele Phyton, lele Sangkuriang, dan lele Dumbo. Berdasarkan karakterisasi oleh BPPI, ke empat strain lele tersebut memiliki keunggulan dan kelemahan.

  • Lele Mesir, yang merupakan lele hibah dari mantan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Barat memiliki keunggulan berupa daya tahannya terhadap penyakit dan lingkungan yang kuat serta keseragaman ukurannya yang tinggi. Namun pertumbuhan dan fekunditasnya relatif rendah.
  • Lele Phyton yang merupakan koleksi dari Model Pembenihan Ikan Lele (MPIL)¬† Mojokerto memiliki keunggulan berupa pertumbuhannya yang cepat dan bagus serta efisiensi pakan yang tinggi. Namun tingkat keseragamannya rendah, sifat kanibalismenya tinggi, dan lebih rentan terhadap penyakit.
  • Lele Sangkuriang yang merupakan koleksi dari Balai Pengembangan Budidaya Air tawar (BPBAT) Cijengkol memiliki keunggulan berupa fekunditas yang tinggi dan daya adaptasinya terhadap lingkungan budidaya yang baik. Namun lele sangkuriang rentan terhadap penyakit serta pertumbuhannya yang relatif rendah.
  • Sementara lele dumbo yang diperoleh dari pembenih lokal merupakan populasi pelengkap dengan performa moderat.

Dari keunggulan masing-masing tersebut diharapkan oleh Bambang Iswanto, S.Pi.,MP., selaku Peneliti Muda Bidang Akuakultur, Balai Penelitian Pemuliaan Ikan (BPPI) Sukamandi dapat digabungkan dalam satu strain lele Afrika unggul yang baru.

Penggabungan beragam keunggulan masing-masing lele tersebut pada tahap awal dilakukan melalui persilangan diantara keempat strain lele. Karena keunggulan masing-masing strain lele tersebut tidak sama, maka jumlah masing masing induk yang digunakan dalam proses persilangan tersebut juga dibuat tidak sama.

Keunggulan Lele Mutiara

Lele mutiara yang merupakan penggabungan dari empat strain lele afrika memiliki berbagai keunggulan:

  • Laju pertumbuhan tinggi hingga 40% dibanding lele jenis lain yang saat ini dibudidayakan.
  • Waktu panen lebih cepat. Dengan bibit ukuran 5-7c m dapat dipanen dalam waktu 45-50 hari dengan ukuran 6-9 ekor/kg. Sementara lele jenis lain baru dapat dipanen pada usia 60 hari.
  • Tingkat keseragaman mencapai 80% sehingga peternak tidak perlu menyortir lagi.
  • Lele mutiara memiliki konversi pakan rendah sekitar 0,6-1,0. Artinya lebih hemat pakan.
  • Ketahanan terhadap penyakit cukup tinggi, hal ini sudah diuji oleh BPPI Sukamandi dengan merendam bibit lele mutiara ke dalam air yang diberi bakteri Aeromonas spselama 60 jam. Hasilnya 70% benih masih dapat bertahan hidup.
  • Lele mutiara tidak mudah stress karena memiliki tingkat toleransi terhadap lingkungan kolam baru yang tinggi. Sehingga harapan hidupnya lebih tinggi dibanding lele jenis lain.

Demikian keunggulan beternak lele mutiara semoga bermanfaat. Jangan lupa bagikan info ini kepada yang lain.

Jangan ketinggalan artikel menarik lainnya dari bertaniorganik.com