Budidaya Gurame Soang Kolam Terpal (Dinding Beton) Bagi Pemula [ Panduan Teknis 8 Bulan Panen]

Peluang Usaha Ternak Gurame Soang

gurame soang
gurame soang

Permintaan pasar yang semakin meningkat seiring dengan meningkatnya permintaan konsumen serta tingginya harga jual gurame membuka peluang bisnis yang menjanjikan bagi masyarakat untuk beternak ikan gurame.

Ada banyak jenis gurame yang dibudidayakan masyarakat. Namun saat ini jenis ikan gurame soang lah yang paling diminati peternak.

Pertumbuhannya yang cepat serta masa panennya yang relatif singkat menjadi alasan kenapa orang banyak membudidayakan Gurame Soang. Jika gurame jenis lain membutuhkan waktu budidaya minimal 1 tahun bahkan lebih. Namun jenis Gurame asal Jawa Barat ini dalam waktu 8-9 sudah dapat dipanen dengan bobot normal 500gr per ekor.

Gurami Soang atau gurami angsa merupakan varietas gurami asli Indonesia. Gurami soang awalnya banyak ditemukan di provinsi Jawa Barat, khususnya di sekitar daerah Ciamis. Namun kini sudah banyak dibudidayakan hampir di seluruh Indonesia.

Varietas gurami ini disebut gurami soang karena baik betina maupun jantan memiliki 2 dahi yang menonjol ke atas seperti kepala angsa. Dalam bahasa sunda soang berarti angsa. Namun gurami jantan semakin dewasa dahinya semakin menonjol dibanding betina.

Keuntungan Budidaya Gurame Soang Dalam Kolam Terpal (Dinding Beton)

kolam terpal dinding beton
kolam terpal dinding beton

Saat ini penggunaan media kolam terpal khususnya kolam terpal dinding beton dalam budidaya ikan gurame banyak diminati peternak. Hal ini karena kolam terpal memiliki beberapa keuntungan:

  • Praktis, mudah dikeringkan, dibersihkan, dan dipanen.
  • Lebih awet, kolam terpal tidak mudah bocor dan tahan sampai 5 tahun.
  • Lebih disukai pedagang maupun konsumen karena gurame yang dihasilkan tidak bau lumpur.

Langkah langkah Budidaya Gurame Dalam Kolam Terpal (Dinding Beton)

Untuk membudidayakan gurame soang dalam kolam terpal dinding beton langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

Persiapan Pembuatan Kolam

Pembuatan kolam terpal menggunakan dinding beton memiliki beberapa kelebihan dibanding menggunakan rangka bambu atau kayu:

  • Lebih praktis dan lebih mudah karena dapat dibuat menggunakan batako. Cara membuatnya pun cukup dengan menyusun dinding batako satu persatu. Kalau mau lebih awet lagi bisa kita pasang menggunakan semen.
  • Lebih aman karena saat musim hujan kita akan khawatir dinding jebol karena kelebihan air.
  • Lebih awet karena tembok batako tidak mudah lapuk dan tidak dimakan rayap.

Ukuran luas kolam yang akan dibuat disesuaikan dengan gurame yang akan dibudidayakan. Umumnya kolam terpal berukuran 4×6 m, karena di pasaran terpal dijual dengan ukuran 6×10 m. Masih sisa 2 m digunakan sebagai dinding.

Cara Pembuatan Kolam

pembuatan kolam terpal dinding beton/batako
pembuatan kolam terpal dinding beton/batako

Pada panduan ini kita akan membuat kolam berukuran 4×6 m. Caranya adalah:

  • Ratakan tanah yang akan digunakan sebagai kolam. Bersihkan dari rumput dan sampah yang mengganggu.
  • Susunlah sejumlah batako membentuk pondasi atau pematang dengan ketinggian 100 cm, lebar susunan batako 4 m dan panjang 6m. Lebih bagus jika disusun menggunakan semen.
  • Jika dinding kolam sudah selesai, sebelum pemasangan terpal taburkan sekam padi dengan ketebalan 10-15 cm. Kemudian siram dengan air.
  • Selanjutnya pasang terpal dengan rapi. Ujung terpal yang tersisa ditindih dengan batako lagi.
  • Jika semua sudah selesai cuci kolam menggunakan sabun untuk menghilangkan bau lem atau bahan kimia yang dapat membunuh benih ikan.
  • Bilas sampai bersih dan keringkan kolam selama 3 hari.

Pengisian Air Kolam

Setelah proses pengeringan selesai langkah selanjutnya adalah pengisian air:

  • Isi air kolam dengan ketinggian air 50-75cm. Tujuannya agar ikan gurame tidak mudah melompat keluar serta menghindari air meluap saat terjadi hujan.
  • Taburkan garam sebanyak 200 gram per m² untuk membasmi jamur saat pengeringan kolam. Kemudian taburkan urea 100 gram per m² sebagai pupuk katalis plankton.
  • Diamkan kolam selama satu minggu hingga plankton tumbuh dengan sempurna. Kemudian benih baru bisa ditebar.

Penebaran Benih Gurame

Setelah semua proses di atas selesai, saatnya melakukan penebaran benih

  • Ukuran kepadatan benih kurang lebih 10-15 ekor per m2. Atau untuk kolam berukuran 4×6 meter bisa diisi sekitar 1.500 ekor benih seukuran silet.

    benih gurame
    benih gurame
  • Pastikan benih yang akan kita tabur adalah benih unggul.
  • Sebelum benih ditebar benih harus diadaptasikan terlebih dahulu.
  • Cara untuk mengadaptasikannya dengan memasukkan benih gurame yang masih terbungkus dalam plastik serta tertutup rapat ke dalam kolam dan diamkan sampai mengembun (menandakan suhu air kolam dengan plastik sama).
  • Kemudian tebar benih secara perlahan.

Pemeliharaan Ikan Gurame

Tahap pemeliharaan ikan gurame meliputi pemberian pakan, penyiponan, penggantian air, pencegahan penyakit dll.

  • Ikan gurame merupakan jenis ikan herbivora (pemakan tumbuhan), akan tetapi pada saat masih benih ikan gurame merupakan karnivora.
  • Dalam budidaya di kolam terpal makanan pokok ikan gurame adalah pellet. Pemberian pellet cukup 2x sehari jangan berlebihan. Apabila terdapat makanan yang tersisa harus segera dibuang. Sebab makanan dan kotoran ikan mengandung amoniak, sehingga apabila berlebihan dapat menjadi racun bagi ikan.
  • Meskipun makanan pokok gurame di kolam terpal adalah pellet, namun pemberian pellet terlalu banyak bagi gurame juga kurang bagus. Karena sejatinya makanan alami gurame adalah tumbuhan. Untuk itu kita perlu memberikan pakan alternatif seperti daun talas, daun sente, kangkung, daun pepaya, labu, jagung rebus, sawi, dan daun taicin.

    daun talas untuk gurame
    daun talas untuk gurame
  • Selain pakan, kualitas air kolam juga perlu diperhatikan. Lakukan penyiponan atau pembersihan kotoran ikan minimal 30 hari sekali. Penyiponan atau pembersihan kotoran sangat penting dilakukan. Sebab apabila racun amoniak menumpuk akan dapat mempengaruhi bobot ikan maupun kesehatannya.
  • Penyiponan dilakukan dengan cara menyedot dasar kolam hingga air menyusut 20-30cm. Selanjutnya ditambah air baru dengan ketinggian seperti semula.
  • Untuk mengurangi efek panas matahari pada kolam kita bisa menambahkan eceng gondok.

Pemanenan Ikan Gurame Soang

Dalam budidaya pembesaran ikan gurame, biasanya ikan gurame dapat dipanen dalam waktu 1 tahun atau lebih.

Namun untuk ikan gurame jenis soang, dengan menerapkan metode ini dalam tempo 8 bulan kita sudah bisa memanennya dengan ukuran normal 500 gram per ekor.

Terima kasih sudah membaca Budidaya Gurame Soang Kolam Terpal (Dinding Beton) Bagi Pemula [ Panduan Teknis 8 Bulan Panen]semoga bermanfaat.

Tags: