Budidaya Gurame Soang (Angsa) di Kolam Terpal Bagi Pemula [Panduan Teknis 8 Bulan Panen]

gurame soang
gurame soang

Gurami Soang

Gurami Soang atau gurami angsa merupakan varietas gurami yang berasal dari Indonesia. Gurami soang dikenal juga dengan nama gurame Jawa Barat karena pada awalnya banyak ditemukan di provinsi Jawa Barat, khususnya di sekitar daerah Ciamis.

Gurame soang memiliki 2 dahi yang cukup menonjol baik jantan maupun betina. Sementara pada gurame betina jenis lain tidak ditemukan dahi menonjol tersebut. Gurame soang jantan memiliki tubuh panjang dan ramping dengan tonjolan dahi yang lebih terlihat dibanding gurame soang betina. Tubuh gurame jantan panjang dan ramping dengan tonjolan dagu yang lebih terlihat daripada gurame soang betina. Makin dewasa gurame jantan, dahinya tampak semakin menonjol ke atas mirip kepala angsa. Itulah kenapa gurame ini disebut gurami soang. Soang dalam bahasa sunda berarti Angsa.

Gurami soang merupakan jenis gurami yang paling diminati peternak saat ini dibanding jenis gurami lain. Hal ini karena pertumbuhannya lebih cepat sehingga sudah dapat dipanen dalam waktu 8-9 bulan, lebih cepat dari jenis lain yang masa pembudidayaannya mencapai 1 tahun.

Klasifikasi ikan gurame adalah sebagai berikut:

Kingdom  : Animalia.

Filum       : Chordata.

Kelas        : Actinopterygii.

Ordo        : Perciformes.

Famili      : Osphronemidae.

Genus      : Osphronemus.

Spesies    : Osphronemus Goramy.

Peluang Usaha Ternak Gurame Soang

Ikan gurame soang saat ini memang menjadi salah satu varietas gurami yang paling populer. Hal ini karena pertumbuhannya yang cepat serta masa panennya yang lebih singkat dibanding gurame jenis lain. Gurame soang sudah dapat dipanen dalam waktu 8-9 bulan, sementara gurame jenis lain harus menunggu satu tahun.

Ikan gurame merupakan jenis ikan air tawar yang unggul dan paling banyak diminati. Tingginya permintaan akan gurame tentu saja menjanjikan keuntungan lumayan besar bagi peternak.

Menurut Taufik Rahmat pembudidaya gurame soang asal Solo, permintaan ikan gurami terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. “Peminatnya adalah restoran, hotel, dan rumah makan tradisional,” katanya.

Harga jual ikan ini mencapai Rp 30.000 per Kg di tingkat peternak. Setiap 1 kg terdiri dari dua ekor dengan bobot masing-masing 500 gram.

Saat ini, Taufik Rahman memiliki sekitar 10 kolam budidaya gurami soang dengan ukuran 5×5 meter setiap kolam. Dengan kolam seluas itu, Taufik Rahman dapat memanen 400 ekor gurami dengan bobot mencapai 800 kg.

Setiap bulan, Taufik Rahman rutin memanen tiga kolam dengan omzet kurang lebih Rp 27 juta-Rp 30 juta. Laba bersihnya sekitar 20%-25% dari omzet. Selain ke Solo, Taufiq Rahman juga memasarkan hasil panennya ke Tulung Agung, Surabaya, Yogyakarta, dan Semarang.

Keuntungan Budidaya Gurame Soang Dalam Kolam Terpal

Penggunaan media kolam terpal dalam budidaya ikan gurame memiliki beberapa keuntungan:

  • Mudah dikeringkan, dibersihkan, dan dipanen.
  • Gurami yang dihasilkan tidak berbau lumpur. Sehingga lebih disukai pedagang maupun konsumen.

Langkah langkah Budidaya Gurame Dalam Kolam Terpal

Persiapan Pembuatan Kolam

Dalam budidaya ikan gurame dalam terpal ada beberapa jenis kolam terpal yang dapat kita gunakan (tergantung selera dan kondisi):

  • Kolam terpal rangka bambuscreenshot_112
  • Kolam terpal dinding tanah

    kolam terpal dinding tanah
    kolam terpal dinding tanah
  • Kolam terpal dinding batako

    kolam terpal dinding batako
    kolam terpal dinding batako

Ukuran kolam bermacam macam tergantung kepadatan ikan yang diinginkan. Namun umumnya peternak membuat kolam terpal dengan ukuran ketinggian 90-100m, lebar 4×8 meter. Karena terpal yang ada di pasaran berukuran 6×10 m, sisanya 2 meter digunakan sebagai dinding.

Taburkan sekam padi di bawah terpal sebelum terpal dipasang dengan ketebalan 10-15 cm, kemudian siram dengan air.

Selanjutnya pasang terpal pada kolam. Setelah selesai, cuci kolam dengan sabun dan bilas hingga bersih dan keringkan kolam selama 3 hari.

Pengisian Air Kolam

Setelah proses pengeringan selesai, lakukan langkah-langkah berikutnya meliputi:

  • Mengisi air kolam dengan ketinggian air 50-75cm. Tujuannya adalah agar ikan gurame tidak mudah melompat keluar serta menghindari air meluap saat terjadi hujan.
  • Taburkan garam sebanyak 2ons per m² untuk membasmi jamur saat pengeringan kolam. Kemudian taburkan urea 1 ons per m² sebagai pupuk katalis plankton.
  • Biarkan kolam selama satu minggu hingga plankton tumbuh dengan sempurna. Baru kemudian benih bisa ditebar.

Penebaran Benih Gurame

Setelah semua proses persiapan kolam selesai, kini saatnya kita melakukan penebaran benih

  • Ukuran kepadatan benih kurang lebih 10-15 ekor per m2. Atau untuk kolam berukuran 4×6 meter bisa diisi 1.500 ekor benih seukuran silet.

    benih gurame
    benih gurame
  • Pastikan benih yang akan kita tabur adalah benih unggul.
  • Sebelum benih ditebar benih harus diadaptasikan terlebih dahulu.
  • Cara untuk negadaptasikannya dengan memasukkan benih gurame yang masih terbungkus dalam plastik serta tertutup rapat ke dalam kolam dan diamkan sampai mengembun (menandakan suhu air kolam dengan plastik sama).
  • Kemudian tebar benih secara perlahan.

Perawatan ikan gurame

Perawatan ikan gurame meliputi pemberian pakan, penyiponan, penggantian air, pencegahan penyakit dll.

  • Ikan gurame merupakan jenis ikan herbivora (pemakan tumbuhan), akan tetapi pada saat masih benih ikan gurame merupakan karnivora.
  • Dalam budidaya di kolam terpal makanan pokok ikan gurame adalah pellet. Pemberian pellet cukup 2x sehari jangan berlebihan. Apabila terdapat makanan yang tersisa harus segera dibuang. Sebab makanan dan kotoran ikan mengandung amoniak, sehingga apabila berlebihan dapat menjadi racun bagi ikan.
  • Meskipun makanan pokok gurame di kolam terpal adalah pellet, namun pemberian pellet terlalu banyak bagi gurame juga kurang bagus. Karena sejatinya makanan alami gurame adalah tumbuhan. Untuk itu kita perlu memberikan pakan alternatif seperti daun talas, daun sente, kangkung, daun pepaya, labu, jagung rebus, sawi, dan daun taicin.

    daun talas untuk gurame
    daun talas untuk gurame
  • Selain pakan, kualitas air kolam juga perlu diperhatikan. Lakukan penyiponan atau pembersihan kotoran ikan minimal 30 hari sekali. Penyiponan atau pembersihan kotoran sangat penting dilakukan. Sebab apabila racun amoniak menumpuk akan dapat mempengaruhi bobot ikan maupun kesehatannya.
  • Penyiponan dilakukan dengan cara menyedot dasar kolam hingga air menyusut 20-30cm. Selanjutnya ditambah air baru dengan ketinggian seperti semula.
  • Untuk mengurangi efek panas matahari pada kolam kita bisa menambahkan eceng gondok.

Pemanenan Ikan Gurame Soang

Dalam budidaya pembesaran ikan gurame, biasanya ikan gurame dapat dipanen dalam waktu 1 tahun atau lebih.

Namun untuk ikan gurame jenis soang, dengan menerapkan metode ini dalam tempo 8 bulan kita sudah bisa memanennya.

terima kasih sudah membaca Budidaya Gurame Soang (Angsa) di Kolam Terpal Bagi Pemula [Panduan Teknis 8 Bulan Panen]semoga bermanfaat.

Tags: