6 Faktor Penyebab Meningkatnya Serangan Hama Wereng dan Cara Pencegahannya

Posted on

Penyebab Meningkatnya Serangan Hama Wereng

bertaniorganik.comFaktor Penyebab Meningkatnya Serangan Hama Wereng dan Cara Pencegahannya РAkhir-akhir ini hama wereng menjadi momok yang sangat menakutkan bagi petani. Sudah beberapa musim tanam petani harus mengelus dada karena gagal panen akibat serangan wereng yang makin mengganas. Sudah berbagai cara  dilakukan petani unutk mengatasinya, dari penyemprotan pestisida sampai penyemprotan oli dan solar. Namun apa daya serangan wereng seperti tak ada habisnya.

wereng coklat (Nilaparvata Lugens)
wereng coklat (Nilaparvata Lugens)

Hama wereng merupakan salah satu jenis serangga bertubuh kecil yang mengambil makanannya dengan cara menghisap cairan tumbuhan. Tumbuhan terutama padi yang dihisap cairannya akan mengering dan lama-lama akan mati. Wereng selain penyebab langsung kerusakan tanaman juga menjadi vektor bagi penyebaran penyakit tanaman dan kelompok virus tertentu.

Ada beberapa jenis hama wereng, diantaranya wereng coklat (Nilaparvata lugens), wereng hijau (Siphanta acuta) , dan wereng punggung putih (Sogatella furcifera). Hama wereng memiliki kemampuan adaptasi yang sangat tinggi terhadap lingkungannnya. Dan pada beberapa jenis tertentu memiliki kemampuan dalam menghasilkan keturunan yang tahan terhadap kondisi tertentu.

Ada beberapa penyebab kenapa hama wereng sangat susah dikendalikan. Bahkan populasi dan serangannya semakin meningkat:

  1. Wereng memiliki kemampuan katastropi, yakni perkembangan wereng bersifat strategis dan cepat menemukan habitat baru sebelum habitat lama.
  2. Wereng memiliki genetik plastisitas yang tinggi, yaitu mampu beradaptasi secara cepat pada varietas padi yang baru (membentuk biotipe yang lebih ganas daripada sebelumnya). Wereng juga memiliki kemampuan dengan cepat melemahkan kerja insektisida (resisten).
  3. Tingginya serangan wereng juga dipicu oleh perilaku manusia mulai dari para petani yang salah mengaplikasikan pestisida sehingga menimbulkan resurjensi, yaitu bertambahnya populasi lebih tinggi dari populasi awal sebelum disemprot insektisida.
  4. Penggunaan satu jenis varietas secara terus menerus juga bisa menjadi penyebab ledakan hama wereng.
  5. Pola tanam yang terus menerus atau tidak digilir dengan tanaman lain juga bisa menjadi pemicu bertambahnya populasi hama wereng.
  6. Terputusnya rantai makanan predator alami wereng seperti laba-laba, kumbang, kepik permukaan air, dan juga belalang bertanduk panjang juga disinyalir menjadi penyebab meningkatnya serangan wereng.
  7. Tidak adanya penjarangan jarak tanaman juga berpengaruh terhadap populasi wereng
  8. Berkurangnya peran penyuluh pertanian (PPL) dan petugas pengamat hama dalam melakukan monitoring perkembangan hama di lapangan.
  9. Kebijakan pemerintah yang kurang mendukung upaya penelitian varietas baru tanaman padi yang lebih tahan wereng.
  10. Faktor lain, pola tanam yang tidak serempak serta banyaknya petani yang menanam varietas tidak tahan wereng seperti varietas Goyang dombret, Inul, Citarum, Galur, Ketan dll.

Cara Pencegahan dan Pengendalian Hama Wereng

  1. Gunakan benih padi tahan wereng.
  2. Bersihkan gulma,singgang dari sawah dan areal sekitarnya.
  3. Hindari penggunaan pestisida secara tidak tepat yang dapat menyebabkan terbunuhnya musuh alami.
  4. Hindari pola tanam yang terus menerus, lakukan pergiliran tanaman padi dengan jenis tanaman lain seperti jagung atau palawija untuk memutus rantai hidup hama wereng.
  5. Lakukan pengendalian hama wereng dengan memanfaatkan musuh alami wereng.
  6. Lakukan penjarangan jarak tanaman untuk mengurangi serangan wereng.
  7. Lakukan koordinasi dengan petugas penyuluh lapangan (PPL) dan petugas pengamat hama dalam melakukan monitoring perkembangan hama di lapangan.
  8. Amati wereng di persemaian setiap hari, atau setiap minggu setelah tanam pada batang dan permukaan air. Periksa kedua sisi persemaian. Pada tanaman yang lebih tua, pegang tanaman dan rebahkan sedikit dan tepuk dengan pelan dekat bagian basal untuk melihat kalau ada wereng yang jatuh ke permukaan air.
  9. Gunakan perangkap cahaya waktu malam ketika terlihat ada gejala serangan wereng. Jangan tempatkan cahaya dekat persemaian atau sawah. Bila perangkap cahaya diserbu oleh berates wereng, berarti persemaian dan sawah perlu segera diperiksa; lalu amati setiap hari dalam beberapa minggu berikutnya.
  10. Gunakan pestisida alami untuk mengatasi serangan hama wereng.

Demikian artikel mengenai Faktor Penyebab Meningkatnya Serangan Hama Wereng dan Cara Pencegahannya semoga dapat bermanfaat.

 

BACA JUGA

Gravatar Image
Syahid Bilal, tinggal di daerah Pekalongan-Lampung Timur yang merupakan sentra pembibitan terbesar di daerah Lampung. Sebagai orang yang berhasrat terhadap dunia tulis-menulis dan mengagumi dunia pertanian, berbagi pengetahuan seputar dunia pertanian adalah sebuah kebahagiaan. Salam kenal :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *