Jenis-jenis Pupuk Organik, Pupuk Hayati Yang Wajib Kita Ketahui

Pengertian Pupuk Organik

bertaniorganik.com – Jenis-jenis Pupuk Organik – Pupuk organik adalah pupuk yang bahannya berasal dari alam, seperti sisa tumbuhan maupun kotoran hewan.
Pupuk organik menjadi salah satu unsur penting dalam pertanian organik karena merupakan kumpulan unsur hara yang menjadi makanan utama tanaman yang bersifat alami.
Sumber pupuk organik bisa berasal dari sisa tanaman yang membusuk dan terurai maupun dari sisa kotoran hewan. Pupuk organik atau pupuk alami sering disebut disebut sebagai pupuk komplit karena komposisi kandungan unsur haranya yang lengkap, seperti Nitrogen, Kalium, Fosfor, Magnesium, zat kapur dan sebagainya yang membantu mempercepat proses pertumbuhan.

Macam-macam Pupuk Organik

Berikut ini beberapa jenis pupuk organik yang perlu kamu tahu

  • PUPUK KANDANG
screenshot_3
Pupuk kandang adalah pupuk yang berasal dari kotoran hewan seperti sapi, kerbau, kuda, kambing, dan unggas. Ada dua macam pupuk kandang yaitu pupuk kandang padat yang berasal dari kotoran hewan dan pupuk kandang cair yang berasal dari urine hewan.
Dalam aplikasi pemupukan menggunakan pupuk kandang perlu diperhatikan juga kondisi pupuk kandang. Pupuk kandang yang bagus adalah pupuk kandang yang sudakh matang dengan ciri ciri:
    • Suhu pupuk sudah tidak panas
    • Warna kehitam hitaman
    • Bentuk rumput dan kotoran sudah tidak jelas lagi
    • Mudah untuk ditaburkan
Sedangkan jika menggunakan pupuk kandang yang masih muda akan berefek pada kematian tanaman karena kondisi gas masih tinggi sehingga suhu pupuk masih panas.
  • PUPUK HIJAU
screenshot_5
Pupuk hijau adalah pupuk yang berasal dari sisa tanaman yang telah membusuk di dalam tanah. Seperti namanya pupuk ini dalam proses pembuatannya berasal dari sisa tanaman maupun dedaunan yang telah mengalami proses fermentasi dan penguraian.
Semua jenis dedaunan bisa di buat pupuk organik namun yang paling baik menggunakan tanaman dari famili leguminosa atau kacang kacangan, karena tanaman kacang kacangan memiliki bintil akar yang mampu mengikat Nitrogen dalam tanah dan menyimpannya ke dalam akar.
Seperti kita tahu nitrogen merupakan salah satu unsur hara makro yang di perlukan tanaman dalam proses penghijauan daun. Sehingga ketika kita fermentasikan kedalam pupuk akan sangat bagus untuk kesuburan akar dan menghijaukan daun.
  • Kompos
screenshot_6
Pupuk kompos adalah pupuk organik yang berasal dari campuran sampah sampah, daun daunan, ranting ranting pohon, jerami, rumput, serta sedikit kotoran ternak yang telah tertimbun lama, membusuk dan hancur.
Pupuk kompos mengandung zat yang sama dengan pupuk kandang, hanya saja kadarnya lebih rendah. Dalam toko pertanian jenis pupuk ini biasanya di sebut juga grabage atau sisa sampah.
  • PUPUK CAIR ORGANIK
screenshot_7
Pupuk cair organik (PCO) atau bisa disebut juga pupuk pelengkap cair (PPC) biasa dipakai sebagai pupuk pelengkap, dengan cara disemprotkan ke daun atau disiramkan/dikocorkan di permukaan tanah dekat tanaman. Pupuk cair ini biasanya terbuat dari urine ternak atau dari fermentasi buah buahan, bisa juga dari air kelapa.
Demikian Jenis-jenis Pupuk Organik, Pupuk Hayati Yang Wajib Kita Ketahuisemoga bermanfaat.
Artikel Terkait